Persoalan PT DSI ada di IUP, Tarigan: Jangan Korbankan masyarakat
Selasa, 16 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
SIAK -- Terkait keluasan lahan yang di klaim oleh PT DSI menurut data yang ada seperti nya tidak sesuai dengan izin yang mereka kantongi, untuk memastikan agar benang kusut tersebut terselesaikan, Komisi II DPRD menggelar hearing bersama Pemerintah Daerah dan PT DSI diruang meeting room DPRD Siak
Selasa 16 Februari 2016.
Hearing yang di pimpin lansung oleh ketua Komisi II DPRD Siak Syamsuruzal SAg MSi didamping oleh sejumlah anggota DPRD lainnya.
Dalam pemaparan yang disampaikan oleh ketua Komisi II DPRD Siak Syamsurizal pada prinsipnya pihaknya sangat mendukung hadirnya investor didaerah ini, akan tetapi jangan ada persoalan dengan masyarakat yang muncul dipermukaan.
Anggota komisi II Ariadi Tarigan membeberkan persoalan keluasan lahan yang terjadi ini disebabkan adanya celah yang bisa dimainkan pada IUP, dan kalau melihat lahan yang dilepaskan oleh mantan Bupati Siak pada Tahun 2008 dengan luas lahan yang dikuasai oleh pT DSI ada kerancuan yang cukup mencuat.
Karena dalam permentan setiap luas lahan 25 hektar diwajibkan menguruskan IUP, tapi persoalan ini sepertinya belum dipenuhi oleh pihak PT DSI, oleh sebab itu Dia menyarankan PT DSI untuk dapat menyelesaikan IUP, "dan jangan dikorbankan masyarakat, dan hantam kepala desa nya karena dia yang mengeluarkan surat nya,"tegas Tarigan.
PT D SI Melalui kuasa hukum nya Mince Hamzah menyebut, pihaknya mendapat izin pelepasan kawasan hutan berjumlah 13.532 hektar pada 16 Juni 2008 lalu yang terletak dibeberapa titik ditiga kecamatan Dayun, koto Gasib dan Menpura.
Dan dari 8000 sekian luas lahan yang dikuasai, hanya baru sekitar 3.152 hektar saja yang mampu disertifikatkan, sebab peran PT DSI bukan pemilik lahan akan tetapi adalah pihak yang di beri kepercayaan oleh masyarakat sebagai mitra untuk mengelola nya.
"Oleh sebab itu, benang kusut terkait persoalan lahan ini, perlu diketahui dari 8000 sekian hampir 90 persen lahan yang ada sudah diganti rugi oleh pihak PT DSI,dan ini di dukung dengan bukti bukti yang dikantongi oleh pihak DSI,"tambah Mince.
Sementara, Asisten I Sekretariat Daerah KAbupaten Siakm Dr H Fauzi Asni menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah juga butuh dengan investor, dan kemudian legalitas yang dikantongi PT DSI hingga izin lokasi 2006 sudah mati dan tidak bisa diperpanjang oleh Pemerintah Daerah.
"Karena PT DSI tidak bisa memenuhi sarat sarat terhadap administrasi yang diperlukan untuk memperpanjang izin tersebut,"terang Fauzi Asmi menjelaskan.**(jas)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Selasa, 22 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kemarau Panjang
Satu Galon Air Dijual 20 Ribu Rupiah di Kecamatan Pelangiran
Gaungriau.com -- Sejak kemarau panjang melanda daerah ini, warga menjadi kesulitan air bersih untuk keperluan minum dan memasak. Akibatnya, harga air galon pun melonjak mencapai Rp 15.000 sampai Rp 20.000 di Kecamatan Pelangiran, kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Karena selama ini warga yang tinggal di pesisir Inhil, memanfaatkan…
-
Senin, 21 September 2015 - 00:00:00 WIB
Meski Cuaca Cerah
Status Tanggap Darurat Asap Riau Belum Dicabut
Gaungriau.com -- Meski cuaca dan udara di Kota Pekanbaru khsusnya dan Riau pada umumnya yang sudah mulai membaik, namun untuk mencabut status tanggap darurat Kabut asap Provinsi Riau, akan dilakukan monitoring terlebih dahulu hingga beberapa hari kedepan. Hal itu ditegaskan Danrem 031/WB Brigjend TNI Nurendi menjawab wartawan,…
-
Senin, 21 September 2015 - 00:00:00 WIB
Jadwal Kedatangan Presiden Jokowi ke Riau Belum Pasti
Gaungriau.com -- Danrem 031/WB Brigjend TNI Nurendi menyebut kalau jadawal kedatangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Provinsi Riau yang semula dijadwalkan pada 24 atau 25 September 2015 belum bisa dipastikan. "Yang jelas pada tanggal 24 September atau saat lebaran Idul Adha 1436 H, Bapak Presiden akan berada…
-
Senin, 21 September 2015 - 00:00:00 WIB
Walikota Firdaus Pimpin Apel Siaga Bencana Asap
Gaungriau.com -- Berdasarkan ketetapan Plt Gubernur Riau, tentang Riau dalam status darurat Asap, Walikota Pekanbaru melakukan gelar apel siaga bencana asap yang bertempat dihalaman Pusat Posko BPBPK, Jalan Cempaka Senin 21 September 2015 pagi. Upacara ini ikut dihadiri oleh Dandim bersama Pasukan cadangan dari Jakarta, Kadiskes dan…
-
Minggu, 20 September 2015 - 00:00:00 WIB
Menteri LHK: Penanganan Asap Tahun ini Lebih Baik dari Tahun Lalu
Gaungriau.com -- Menteri Negara Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya Bakar didampingi Plt Gubrnur Riau H. Arsyadjuliandi Rachman, Forkopimda Riau, Bupati Kampar Jefri Noer meninjau lokasi kebakaran lahan dan hutan di Desa Rimbo Panjang Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar, Minggu 20 sepetember 2015. Menteri LHK, Siti Nurbaya…
-
Sabtu, 19 September 2015 - 00:00:00 WIB
Bengkalis Dinilai Sukses Minimalisir Kasus Karhutla
Gaungriau.com -- Dibanding tahun-tahun sebelumnya, pada tahun 2015 ini Kabupaten Bengkalis dinilai banyak pihak cukup berhasil mencegah dan mengendalikan kebakaran lahan dan hutan (Karhutla). Ini dapat dilihat dari menurunnya jumlah luas lahan Karhutla yang cukup signifikan di kabupaten berjuluk Negeri Junjungan ini pada tahun 2015 ini dibanding tahun 2014 lalu.
-
Jumat, 18 September 2015 - 00:00:00 WIB
Pimpin Rakor Penanganan Asap
Plt Gubernur Minta Peran Masyarakat Ditingkatkan
Gaungriau.com -- Bertempat Balai Serindit digedung daerah Riau, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau H Arsyadjualinadi Rachman pimpin Rapat koordinasi penanganan asap akibat kebakaran lahan dan hutan di Provinsi Riau tahun 2015. Dalam arahannya saat memimpin rapat, Andi Rachman -panggilan akrab Plt gubri- berharap agar disetiap…
-
Jumat, 18 September 2015 - 00:00:00 WIB
Walikota Firdaus Tinjau Posko Kabut Asap
Gaungriau.com -- Walikota Pekanbaru, Firdaus MT melakukan kunjungan kesejumlah titik-titik posko darurat asap yang ada di Kota Pekanbaru. Dalam kunjungannya diposko darurat asap depan Ramayana, Walikota juga sempat memakaikan dan membagikan masker kepada para pengendara roda dua yang kebetulan melintas. Usai membagikan masker, peninjauan dilanjutkan keposko darurat…



