BNK, Kasus Narkoba di Siak Meningkat
Rabu, 06 Januari 2016 - 00:00:00 WIB
SIAK -- Beratnya hukuman yang diterapkan oleh pemerintah melalui kejagung dengan mengeksekusi mati terhadap pengedar narkoba yang telah dilakukan di negara ini, sepertinya tidak mampu menghentikan gerak para pelaku pengedar narkoba, sebab di kabupaten Siak kasus yang satu ini terus meningkat tajam dari Tahun ke Tahun
"Kenapa demikian, sebab kalau kita melihat angka perkembangan terhadap kasus narkoba khusus nya di wilayah Kabupaten siak kalau dibandingkan dengan tahun 2014 terjadi peningkatan yang cukup signifikan di Tahun 2015 ,"Kata ketua BNK Siak H Sukman kepada GaungRiau, Rabu 6 Januari 2016.
Dia menyebut, penyebab kasus narkoba bis meningkat pertama adalah jalan untuk mereka cukup terbuka luas dalam mengembangkan sayapnya, dan kemudian terkadang cukup mudah tergiur dengan keuntungan dari hasil penjualan cukup menjanjikan walaupun ia nya beresiko tinggi bagi dirinya.
Untuk itulah sebagai upaya pencegahan pihak BNK terus gencar melakukan sosialisasi secara maraton kesetiap kecamatan-kecamatan kepada masyarakat terutama kepada remaja terutama yang berasal dari kalangan pelajar.
Karena terhadap anak sekolah cukup gampang terpengaruh dengan barang haram tersebut, apa lagi didukung dengan pergaulan anak yang cukup bebas, tentunya yang seperti ini cukup mudah bagi setiap pengedar narkoba untuk menambah relasinya.
Maka dari itu, pihaknya menghimbau kepada seluruh orang tua, agar dapat mengawasi anaknya secara rutin, diantaranya dengan siapa dia berteman, karena kalau si anak berteman dengan anak yang baik-baik secara otomatis prilakunya sudah barang tentu akan baik juga, tapi jika si anak berkawan dengan anak nakal, maka prilakunya juga akan ikutan jadi nakal juga.
"Untuk itulah guna mencegah supaya barang haram ini tidak terus merambah kepada generasi muda kita, maka saru-satu jurus nya adalah harus kita persempit ruang gerak nya, dan kepada pihak kepolisian dan elemen masyarakat mari terus kita perangi narkoba yang harus kita tekan secara bersama,"ajaknya.**(jas)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Rabu, 16 September 2015 - 00:00:00 WIB
Takut Melanggar Aturan
Tiang Besi Hasil Penertiban Belum Dilelang
Gaungriau.com -- Sudah satu tahun lebih lamanya tiang besi hasil penertiban Satpol PP Kota Pekanbaru belum juga dilakukan pelelangan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. Menanggapi hal tersebut, Kepala Satpol PP Kota pekanbaru, Zulfahmi Adrian mengatakan bahwa pihaknya belum melakukan pelelangan ini dikarena belum adanya titik terang.…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Akui Diperiksa Sebagai Saksi
AF Bantah Terlibat Dugaan Korupsi Bansos
Gaungriau.com -- Polikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Azmi Fatwa (AF) membantah terlibat dalam kasus dugaan korupsi dana bantuan sosial (bansos) sebesar Rp290 miliar pada anggaran tahun 2012 silam. Dia tak menampik kalau dirinya diperiksa oleh penyidik Polda Riau, namun hanya sebatas dimintai keterangan (saksi) atas tersangka…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Penyalahgunaan Lem di Kalangan Anak
Pemkab dan Aparatur Inhil Diminta Serius Menyikapi
Gaungriau.com -- Maraknya fenomena 'ngelem' di kalangan anak-anak di Indragiri Hilir (Inhil), terutama di kota Tembilahan terkesan ada pembiaran oleh pemerintah Kabupaten Inhil. Sejauh ini belum ada langkah konkrit dari pemerintah untuk menyelamatkan generasi muda Inhil ini. Menanggapi hal itu, ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia cabang Inhil,…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Satu Celana Loreng dan Puluhan Stiker TNI Ditertibkan
Gaungriau.com -– Satu Celana Loreng dan Puluhan Stiker yang berlabel TNI di tertibkan Sub Detasemen Polisi Militer (Denpom) I/3-1 Kota Dumai dalam operasi Pekan Disiplin TNI yang digelar di dua lokasi berbeda yakni di Jalan Sudirman dan Jalan Lintas Bukit Timah Dumai, Selasa 15 September 2015. Celana…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Terkait Dugaan Korupsi Bansos
Jamal Abdillah Sebut Politikus PKS Ikut Terlibat
Gaungriau.com -- Mega korupsi dana hibah atau bantuan sosial (Bansos) tahun anggaran 2012 sebesar Rp 290 miliar yang melibatkan mantan Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis Jamal Abdillah ternyata masih banyak yang keterlibatan sejumlah anggota dewan yang masih aktif. Selain Jamal Abdillah yang sudah ditetapkan sebagai tersangka, juga…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
PKK Kampar dan Granat Berikan Penyuluhan Bahaya Narkoba
Gaungriau.com -- Tim Penggerak PKK Kabupaten Kampar bekerjasama dengan Granat (gerakan Nasional Anti Narkotika) Kabupaten Kampar mengadakan penyuluhan bahaya narkoba terhadap siswa dan siswi SLTA dari 5 Kecamatan yang ada di Kabupaten Kampar yakni Bangkinang Kota, Bangkinang, Salo, XIII Koto Kampar, dan Koto Kampar Hulu, dilaksanakan di Aula Kantor Bupati…





