PEKANBARU - Kendatipun sudah serah terima antara pusat dan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. Namun penempatan Rumah susun sewa (Rusunawa) Rejosari yang  yang berdiri di lahan eks Teleju masih menunggu Peraturan Walikota (Perwako).

Kepala Dinas Cipta Karya dan Permukiman Kota Pekanbaru, Zulkifli Harun mengatakan bahwa pengoperasian Rusunawa ini tinggal menunggu Peraturan Walikota (Perwako).

"Semua sudah siap, kita tinggal menunggu Perwako saja. Dalam Perwako inilah akan diatur bagaimana teknis pengoperasian, besaran sewa dan sebagainya," kata dia.

Zulkifli mengaku, Pemerintah pusat sudah sering melayangkan surat yang intinya meminta Pemko segera memfungsikan Rusunawa yang sudah berdiri hampir tiga tahun ini.

"Kita sebenarnya menginginkan juga Rusunawa itu segera dioperasikan. Pasalnya semua fasilitas sudah hampir rampung dikerjakan, seperti air, listrik, dan lain-lain," sebutnya.

Ketika ditanya kapan diperkirakan Rusunawa dapat ditempati masyarakat, Zulkifli memprediksi dua bulan ke depan Rusanawa Rejosari itu sudah dapat ditempati.

"Mudah-mudahan dalam dua bulan kedepan rusunawa sudah bisa ditempati. Saat ini sudah ada 163 orang yang mendaftar untuk menempatinya. Meski demikian,  pihak tetap akan menunggu kepastian terbitnya Perwako. Pasalnya disana akan diatur besaran sewanya,"paparnya.

Disinggung soal tarif sewa yang dikenakan kepada penyewa Rusunawa, Zulkifli memperkirakan besarannya tidak sampai Rp500 ribu perbulan. Tarifnya pun akan disesuaikan dengan berdasarkan tingkatan atau lantai kamar di Rusunawa.

"Kita sudah ke Batam untuk mengambil contoh Perwako Rusunawa dan perkiraan sewa nanti serta klasifikasi masyarakat mana yang pantas untuk menempati Rusunawa. Mengenai biaya sewa Rusunawa nanti, jika mencontohkan seperti di kota Batam biaya sewanya yakni 1/3 dari Upah Minimum (UMK) Batam atau sekitaran Rp700 perbulan, namun untuk biaya sewa Rusunawa Rejosari mungkin tidak mengacu kesana, paling tidak di bawah Rp500 ribu/bulan," paparnya.

Sementara untuk Rusunawa yang ada di jalan Yos Sudarso Rumbai Pesisir, sampai kini belum bisa dipastikan kapan pengoperasiannya. Bahkan, tahun 2016 ini, belum tentu akan dapat dioperasikan. Hal ini lantaran fasilitas, pendukung seperti air, listrik, Jalan, tempat parkir dan fasilitas lainya belum terpenuhi.

"Kalau Rusunawa di Yos Sudarso itu belum dapat fungsikan. Fasilitas pendukung tidak ada, tidak mungkin kita menyewakan kepada masyarakat dengan kondisi seperti itu," tutupnya.**(saf)