Kekhawatiran Fraksi Gabungan Terhadap MY Sampah Mulai Terlihat
Selasa, 22 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
PEKANBARU -- Tampaknya Kekhawatiran Fraksi Gabungan DPRD Kota Pekanbaru yakni Fraksi PPP, PKS, NasDem yang sejak sejak awal tidak setuju akan pengelolaan sampah di Pekanbaru di multiyears kan. Ternyata mulai terlihat bukti pengelolaan sampah tidak maksimal.
"Itu makanya kami (fraksi Gabungan) menolak, terlebih angkanya sangat fantastis. Sekarang lihat masyarakat mengeluh. Padahal seharusnya, permasalahan sampah ini jika benar dikerjakan tidak ada alasan lagi bagi pemerintah melalui pihak ketiga yang bersangkutan untuk tidak mengangkut sampah. Kenapa Anggarannya kan sudah disiapkan. Itu kan yang diminta Pemko pekanbaru, kenapa sekarang gagal," cetus Anggota Fraksi Gabungan Zulfan Hafiz ST, Selasa 22 Desember 2015.
Dikatakan Politisi Nasdem ini, dari awal pihaknya memang melihat anggaran pengelolaan sampah yang di-multiyears-kan sebesar Rp53 miliar terlalu berlebihan. Karena tanpa hal tersebut dari dulu Pekanbaru justru sudah beberapa kali memperoleh piala adipura sebagai kota bersih.
"Maka alasan Fraksi Gabungan menolak multiyears sampah itu karena melihat kondisi yang diajukan oleh Pemerintah Kota (Pemko) melalui Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) banyak yang tidak sesuai dengan apa yang diharapkan," ungkapnya
Dikatakan Zulfan lagi, Fraksi gabungan tidak bisa menentang anggaran Rp 53 miliar masuk ke multiyears sampah, karena pihaknya kalah dalam foting pengambilan keputusan.
"Saat paripurna kan jelas aksi penentangan kita, bahkan kita melakukan walk-out. Namun apa boleh dibuat kita kalah dukungan," tuturnya
Seharusnya saat ini, kata Zulfan, setelah anggaran itu berjalan, ketika pengelolaan sampah tidak maksimal, maka masyarakat boleh saja menuntut.
"Masyarakat berhak marah, berhak protes. Jadi di sini kami hanya mengingatkan bahwa hal ini sudah tidak benar lagi dan pengelolaan sampah yang ditangani oleh pihak ketiga ini harus dievaluasi, karena pengelolaan sampah sudah tidak sesuai harapan," ujarnya.
Zulfan juga berharap kepada rekannya di Komisi IV untuk melakukan hearing bersama pihak ketiga dan DKP. Karena bagaimanapun, Zulfan secara pribadi sampai saat ini juga masih saja mendapatkan laporan keluhan masyarakat tentang tumpukan sampah di beberapa ruas jalan Pekanbaru.
"Jadi sudahlah, kami maunya kerja nyata saja. Tidak usah berlasan lagi. Kalau memang tidak mampu mengurus itu sebaiknya mundur saja. Tak perlu dipaksa kalau memang tidak mampu," ucapnya.
Ketika ditanya, dalam hal ini siapa yang harus mundur? Zulfan mengatakan, siapa pun yang berkompeten di situ.
"Ini masalah penggunaan uang rakyat, bukan sembarangan. Angkanya juga fantastis, dan jangan sampai nanti malah menimbulkan dampak hukum," tegasnya.
Disamping itu, Zulfan juga meragukan kenapa perusahaan dari luar selaku pihak ketiga yang memenangkan pengelolaan sampah, sementara notabene-nya perusahaan yang bersangkutan belum tahu persis dengan kondisi wilayah Kota Pekanbaru.
"Inilah salah satu contoh tidak adanya persiapan dari mereka. Boleh saja perusahaan luar yang mengelola, tetapi yang perlu digarisbawahi mereka sudah memahami wilayah ini dan mereka sudah menunjuk orang-orang yang berkompeten dalam hal ini dan bagaimanapun tak ada masalah sebetulnya kalau sudah siap sehingga penumpukan sampah tidak terjadi lagi," katanya.
"Bukankah perusahaan yang bersangkutan mengakui bahwa mereka masih melakukan pendataan wilayah. Seharusnya, kalau sudah tanda tangan kontrak mereka sudah siap dengan segala sesuatunya. Jadi tak perlu beralasan banyak beralasan kendala ini itu sebagainya," pungkasnya.**(dwi)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Rabu, 16 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kabut Asap Merupakan Iktibar
Jefri Noer: Mari Bersama Memberantas dan Mengantisipasi
Gaungriau.com -- Bupati Kampar mengatakan, kabut asap bukan musibah tetapi I'tibar atau cobaan bagi semua untuk itu ambil pelajaran dari kejadian kabut asap dan mari sama-sama memberantas dan menyelesaikan persoalan asap, seperti sebelumnya dengan antisipasi sumber asap agar tidak terjadi kebakaran lahan dan hutan (karlahut). Hal itu…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kabut Asap
Pemko Pekanbaru Izinkan Pegawai Hamil dan Sensitif Libur
Gaungriau.com -- Akhirnya Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mengeluarkan kebijakan untuk mengizinkan pegawai hamil dan pegawai yang mempunyai riwayat sensitif terhadap asap untuk tidak bekerja, selama kabut asap masih menyelimuti langit bertuah. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Pekanbaru Kota Pekanbaru, Azharisman Rozie mengatakan bahwa kebijakan ini…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Pemko Dumai Canangkan Gertak PSN DBD Tahun 2015
Gaungriau.com -- Pemerintah Kota (Pemko) Dumai melalui Dinas Kesehatan mencanangkan gerakan serentak pemberantasan sarang nyamuk demam berdarah dengue (Gertak PSN DBD) Kota Dumai Tahun 2015. Pembukaan kegiatan Pencanangan Gertak PSN DBD yang dilaksanakan di halaman Kantor Camat Dumai Selatan Jalan Ramlan Jaya Bukit Datuk, dibuka Penjabat Walikota…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Hindari Penyakit
Distanak Pekanbaru Sosialisasikan Cara Mencek Daging Qurban
Gaungriau.com -- Guna memastikan daging qurban yang dikonsumsi masyarakat aman dari berbagai penyakit. Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kota Pekanbaru bakal menurunkan tim keseluruh mesjid untuk melakukan pengecekan daging qurban usai disembeli pada hari raya Idhul Adha mendatang. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kota Pekanbaru, Elsyabrina…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kabut Asap Masih Pekat
Kuansing Kekurangan Masker
Gaungriau.com -- Kondisi Udara di wilayah Kuantan Singingi sangat tidak sehat sementara kabut asap hingga kini bukannya berkurang malahan semakin pekat hinggta kemampuan jarak pandang hanya lebih kurang 50 atau 80 meter saja. Kondisi tersebut telah terasa mengganggu pernapasan dan membuat mata terasa perih. Namun untuk menghindari…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Plt Gubernur Ajak PNS dan Masyarkat Shalat Istisqo
Gaungriau.com -- Kondisi udara di Provinsi Riau dan Kota Pekanbaru pada khususnya terus memburuk dikarenakan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), ini dikarenkan musim kemarau yang melanda Provinsi Riau dalam beberapa bulan terakhir. Agar Allah Swt menurunkan rahmatnya berupa hujan, Plt Gubernur Riau H. Arsyadjuliandi Rachman mengajak seluruh…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kudus: Pemerintah Harus Tegas Tangani Asap
Gaungriau.com -- Pengamat tranportasi Univertsitas Islam Riau (UIR) H Abdul Kudus Zaini ST. MT menilai kebakaran hutan di Riau tidak hanya menimbulkan kerugian dari sektor ekonomi, namun juga dari sektor pendidikan, kesehatan dan lingkungan hidup. Kebakaran hutan mengakibatkan kabut asap hampir 80 persen menyelimuti pulau Sumatera ini telah menimbulkan kerugian…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Satpol PP Pekanbaru Kurangi Kegiatan Diluar Ruangan
Gaungriau.com -- Tidak ingin mengambil resiko terlalu jauh yang akan berdampak pada kesehatan akibat kabut asap. 60 persen dari kegiatan diluar ruangan personel Satuan polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru dikurangi. Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru, Zulfahmi Adrian mengatakan, kebijakan mengurangi aktivitas diluar ruangan dikarenakan kondisi…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Evakuasi Masyarakat, Pekanbaru Sudah Tidak Layak Huni
Gaungriau.com -- Riau telah ditetapkan berstatus Darurat Pencemaran Udara. Puskesmas dan rumah sakit diinstruksikan buka 24 jam. Status Siaga Darurat Darurat Karlahut menjadi Keadaan Darurat Pencemaran Udara. Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru, Roni Amril SH, menyebut Kota Pekanbaru sudah tidak layak untuk dihuni lagi. DPRD minta agar…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kabut Asap Bertambah Pekat
Bupati Syamsuar Tunda Lomba Foto dan Pameran Ekraf TdS
Gaungriau.com -- Suasana ceria di lapangan Tengku Maharatu Senin 14 September 2015 mendadak hening seketika, Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi yang dijadwalkan akan membuka Lomba Foto dan Pameran Ekraf Touer de Siak (TdS) 2015 tiba-tiba mengumpulkan panitia pelaksana dan memberikan arahan. "Terimakasih atas ikhtiar saudara-saudara mempersiapkan…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Penderita ISPA Di Bengkalis Capai 1488 Orang
Gaungriau.com -- Jumlah penderita Infeksi Saluran Penyakit Atas (ISPA) di Kabupaten Bengkalis mencapai 1488 orang dari tanggal 1 September hingga saat ini, hal ini dikarenakan akibat kabut asap yang melanda wilayah Kabupaten Bengkalis dalam sepekan ini, ditambah lagi tingginya Indeks Standar Pencemaran Uidara (ISPU) yang sudah mencapai level berbahaya.…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Walikota Firdaus Akui Pekanbaru Tak Layak Untuk Dihuni
Gaungriau.com -- Bencana kabut asap yang tebal akibat dari Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Mengakibatkan kota bertuah sudah tidak layak untuk ditempati dan sudah seharusnya masyarakatnya diungsikan. Pasalnya berdasarkan data BMKG saat ini, kategori udara di Pekanbaru sudah diatas berbahaya. Walikota Pekanbaru, Firdaus MT secara terang-terangan mengakui…





