• ilustrasi

Gaungriau.com -- Guna memastikan daging qurban yang dikonsumsi masyarakat aman dari berbagai penyakit. Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kota Pekanbaru bakal menurunkan tim keseluruh mesjid untuk melakukan pengecekan daging qurban usai disembeli pada hari raya Idhul Adha mendatang.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kota Pekanbaru, Elsyabrina mengatakan bahwa pihaknya pada Senin 14 September 2015 kemarin sudah menurunkan tim untuk melakukan pengecekakan kesehatan hewan qurban.

"Disamping pengecekan hewan qurban, pihaknya beberapa waktu lalu sudah mensosialisasikan kepada seluruh pengurus mesjid terkait pengecekan daging qurban,"ujar El, Selasa 15 September 2015.

Menurut Elsyabrina, dengan adanya laporan dari pengurus-pengurus mesjid kapan penyembelian. Maka tim dari Distanak akan turun untuk melakukan pemeriksaan dan uji kualitas daging qurbannya.

"Pemeriksaan ini bertujuan untuk menghindari adanya cacing-cacing pita yang bersarang pada daging qurban. Dimana pada saat masih hidup, hewan tersebut tidak terdeteksi adanya penyakit,"jelasnya.

Elsyabrina menambahkan, untuk pemeriksaan daging qurban tersebut, pihaknya akan memungut biaya retribusi pelayanan yang sesuai dengan perda yakni sebesar Rp. 20 ribu untuk sapi dan Rp. 5000 untuk kambing.

Distan juga menghimbau kepada masyarakat yang ingin membeli hewan qurban agar teliti dan berhati-hati. Jika pedagang tidak melengkapi surat kesehatan hendaknya jangan dibeli.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, kebutuhan sapi qurban  tahun ini sedikit peningkat sekitar 400 ekor jika dibandingkan tahun lalu yakni 6.417 ekor. Sedangkan untuk jenis hewan kerbau sebanyak 592 ekor, kambing 1.652 ekor.**(saf)