• Bangunan Bank BNI Tembilahan yang berlokasi di Jalan Jendral Sudirman.

TEMBILAHAN - Bank Indonesia (BI) melalui kantor perwakilan BI Provinsi Riau melakukan sosialisasi ciri-ciri keaslian uang rupiah kepada seluruh perbankan yang ada di Kota Tembilahan. Khususnya dari pimpinan bank, pegawai bagian teller, kasir swalayan, bendahara Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) serta masyarakat umum.

Acara sosialisasi yang dihadiri lebih kurang 110 peserta ini dipusatkan di gedung Engku Klana, jalan Baharuddin Yusuf Tembilahan, Sabtu 28 Nopember 2015.

Rahmad Yusuf Rigin selaku Kepala Tim Sistem Pembayaran dan Manajemen Intern Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau menyampaikan, target sosialisasi ini menyeluruh di wilayah Indonesia. Dengan melibatkan berbagai bank lainnya untuk menyampaikan hasil sosialisasi tersebut kepada masyarakat. 

"Target sosialisasi ini lengkap, terutama untuk teller-teller bank dan masyarakat umum," katanya.

Sosialisasi ini bertujuan agar masyarakat atau nasabah serta para karyawan bank, bisa mengetahui langkah-langkah untuk tata cara permintaan klarifikasi atas uang yang diragukan keasliannya. Dengan menghadirkan narasumber dari Bank Indonesia serta melibatkan jajaran dari Kanit Tipiter Polres Indragiri Hilir (Inhil) Provinsi Riau, IPDA Andi Aceh).

Dalam penyampaiannya, Purseno selaku narasumber yang dihadirkan dari Bank Indonesia pada acara sosialisasi tersebut menyampaikan ciri-ciri keaslian uang rupiah dilihat dengan cara Dilihat Diraba Diterawang (3D).

Lanjutnya lagi, "Selain itu bisa di kaca pembesar dan sinar ultraviolet untuk melihat keasliannya yang terdapat pada tulisan mikro, cetakan yang tidak kasat mata serta nomor serinya," ujarnya.

Sementara itu David Hendrianto, narasumber yang juga didatangkan dari BI menyampaikan tata cara permintaan klarifikasi atas uang yang diragukan keasliannya.

"Jika menemukan uang yang diragukan keasliannya bisa diklarifikasikan kepada pihak bank terdekat untuk dilaporkan ke Bank Indonesia," jelasnya. ** (Suf)