Duh !! Penderita Penyakit HIV di Riau Terus Meningkat
Rabu, 11 November 2015 - 00:00:00 WIB
PEKANBARU -- Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Andra Sjafril mengatakan, penderita Human Immunodeficiency Virus (HIV) di Provinsi Riau mengalami peningkatan dibanding tahun-tahun sebelumnya. Tidak hanya dari ibu hamil kepada anaknya, namun juga dari sesama laki-laki atau homo seksual. Untuk itu, Dinas Kesehatan Provinsi Riau melakukan beberapa program pencegahan.
"Dari data Dinas Kesehatan Riau menunjukkan, angka penderita HIV di kalangan penganut sesama jenis atau homo seksual pada 2013 mencapai 19 orang dan meningkat menjadi 34 orang pada 2014 atau meningkat 79 persen. Kasus pertama HIV baru ditemukan pada tahun 2007, sebanyak dua orang.," ungkapnya kepada media ini, Rabu 11 Nopember 2015.
Perkembangannya seakan stagnan karena pada tahun 2008 tidak ditemukan kasus baru. Pada 2009, baru ditemukan dua kasus HIV lain. Perkembangan pesat terjadi pada tahun 2010. Tiba-tiba saja, jumlah penderita HIV meningkat sampai 16 orang dan trennya semakin naik. Pada tahun 2014, jumlah penderitanya sudah mencapai 34 orang.
Kembali dikatakan Andra Sjafril, memang saat ini terjadi peningkatan penderita HIV dari ibu hamil kepada anaknya dan juga homo seksual. Karena itu, pihaknya membuat program khusus untuk ibu hamil kepada anaknya diminta untuk memeriksakan diri ke beberapa sarana kesehatan yang telah disediakan.
"Untuk pemeriksaan tersebut, kita sarankan semuanya untuk memeriksanakan diri. Dengan tidak melihat latar belakang apakah dia mempunyai perilaku menyimpang atau tidak, kita sarankan untuk melakukan pemeriksaan HIV," ujarnya.
Namun kalau untuk kalangan homo seksual, demikian diutarakan Kadiskes lagi, memang pihaknya mengalami kesulitan. Pasalnya kelompok ini cenderung tertutup dan jarang diketahui masyarakat banyak. Kemudian, Kadiskes juga menjelaskan bahwa saat ini tidak ada Kabupaten/Kota di Provinsi Riau yang bebas dari penderita HIV. Dengan artian seluruh Kabupaten/Kota di Riau ada penderita HIV.
"Kemudian selain itu, di Provinsi Riau sekarang ini tidak ada lagi orang yang berdasarkan pekerjaan yang tidak menserita HIV. Dengan artian, orang yang berlatar belakang pekerjaan apapun sudah ada yang menderita HIV. Semua ada, mulai dari yang tidak bekerja, PNS, tentara, polisi ada, namun yang tertinggi memang tetap dari tingkat swasta," jelasnya.
Ditambahkan Kadiskes, terkait penderita HIV dari kalangan homo seksual, Diskes sudah membentuk tim yang bekerja untuk mengajak kelompok tersebut untuk mau membuka diri dan memeriksakan diri. Namun terdapat persoalan, dimana pada homo seksual mereka tidak memiliki kelompok dan tidak terorganisir.
"Untuk pemeriksaan HIV, ada beberapa rumah sakit yang dapat dijadikan rujukan seperti RSUD Arifin Achmad, Rumah Sakit PMC dan beberapa puskesmas di Pekanbaru," jelasnya.
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kabut Asap
Pemko Pekanbaru Izinkan Pegawai Hamil dan Sensitif Libur
Gaungriau.com -- Akhirnya Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mengeluarkan kebijakan untuk mengizinkan pegawai hamil dan pegawai yang mempunyai riwayat sensitif terhadap asap untuk tidak bekerja, selama kabut asap masih menyelimuti langit bertuah. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Pekanbaru Kota Pekanbaru, Azharisman Rozie mengatakan bahwa kebijakan ini…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Pemko Dumai Canangkan Gertak PSN DBD Tahun 2015
Gaungriau.com -- Pemerintah Kota (Pemko) Dumai melalui Dinas Kesehatan mencanangkan gerakan serentak pemberantasan sarang nyamuk demam berdarah dengue (Gertak PSN DBD) Kota Dumai Tahun 2015. Pembukaan kegiatan Pencanangan Gertak PSN DBD yang dilaksanakan di halaman Kantor Camat Dumai Selatan Jalan Ramlan Jaya Bukit Datuk, dibuka Penjabat Walikota…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Hindari Penyakit
Distanak Pekanbaru Sosialisasikan Cara Mencek Daging Qurban
Gaungriau.com -- Guna memastikan daging qurban yang dikonsumsi masyarakat aman dari berbagai penyakit. Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kota Pekanbaru bakal menurunkan tim keseluruh mesjid untuk melakukan pengecekan daging qurban usai disembeli pada hari raya Idhul Adha mendatang. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kota Pekanbaru, Elsyabrina…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kabut Asap Masih Pekat
Kuansing Kekurangan Masker
Gaungriau.com -- Kondisi Udara di wilayah Kuantan Singingi sangat tidak sehat sementara kabut asap hingga kini bukannya berkurang malahan semakin pekat hinggta kemampuan jarak pandang hanya lebih kurang 50 atau 80 meter saja. Kondisi tersebut telah terasa mengganggu pernapasan dan membuat mata terasa perih. Namun untuk menghindari…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Plt Gubernur Ajak PNS dan Masyarkat Shalat Istisqo
Gaungriau.com -- Kondisi udara di Provinsi Riau dan Kota Pekanbaru pada khususnya terus memburuk dikarenakan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), ini dikarenkan musim kemarau yang melanda Provinsi Riau dalam beberapa bulan terakhir. Agar Allah Swt menurunkan rahmatnya berupa hujan, Plt Gubernur Riau H. Arsyadjuliandi Rachman mengajak seluruh…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kudus: Pemerintah Harus Tegas Tangani Asap
Gaungriau.com -- Pengamat tranportasi Univertsitas Islam Riau (UIR) H Abdul Kudus Zaini ST. MT menilai kebakaran hutan di Riau tidak hanya menimbulkan kerugian dari sektor ekonomi, namun juga dari sektor pendidikan, kesehatan dan lingkungan hidup. Kebakaran hutan mengakibatkan kabut asap hampir 80 persen menyelimuti pulau Sumatera ini telah menimbulkan kerugian…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Satpol PP Pekanbaru Kurangi Kegiatan Diluar Ruangan
Gaungriau.com -- Tidak ingin mengambil resiko terlalu jauh yang akan berdampak pada kesehatan akibat kabut asap. 60 persen dari kegiatan diluar ruangan personel Satuan polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru dikurangi. Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru, Zulfahmi Adrian mengatakan, kebijakan mengurangi aktivitas diluar ruangan dikarenakan kondisi…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Evakuasi Masyarakat, Pekanbaru Sudah Tidak Layak Huni
Gaungriau.com -- Riau telah ditetapkan berstatus Darurat Pencemaran Udara. Puskesmas dan rumah sakit diinstruksikan buka 24 jam. Status Siaga Darurat Darurat Karlahut menjadi Keadaan Darurat Pencemaran Udara. Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru, Roni Amril SH, menyebut Kota Pekanbaru sudah tidak layak untuk dihuni lagi. DPRD minta agar…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kabut Asap Bertambah Pekat
Bupati Syamsuar Tunda Lomba Foto dan Pameran Ekraf TdS
Gaungriau.com -- Suasana ceria di lapangan Tengku Maharatu Senin 14 September 2015 mendadak hening seketika, Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi yang dijadwalkan akan membuka Lomba Foto dan Pameran Ekraf Touer de Siak (TdS) 2015 tiba-tiba mengumpulkan panitia pelaksana dan memberikan arahan. "Terimakasih atas ikhtiar saudara-saudara mempersiapkan…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Penderita ISPA Di Bengkalis Capai 1488 Orang
Gaungriau.com -- Jumlah penderita Infeksi Saluran Penyakit Atas (ISPA) di Kabupaten Bengkalis mencapai 1488 orang dari tanggal 1 September hingga saat ini, hal ini dikarenakan akibat kabut asap yang melanda wilayah Kabupaten Bengkalis dalam sepekan ini, ditambah lagi tingginya Indeks Standar Pencemaran Uidara (ISPU) yang sudah mencapai level berbahaya.…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Walikota Firdaus Akui Pekanbaru Tak Layak Untuk Dihuni
Gaungriau.com -- Bencana kabut asap yang tebal akibat dari Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Mengakibatkan kota bertuah sudah tidak layak untuk ditempati dan sudah seharusnya masyarakatnya diungsikan. Pasalnya berdasarkan data BMKG saat ini, kategori udara di Pekanbaru sudah diatas berbahaya. Walikota Pekanbaru, Firdaus MT secara terang-terangan mengakui…





