Komisi IV Pertanyakan Serapan Anggaran di Dinas PU Pekanbaru
Senin, 09 November 2015 - 00:00:00 WIB
PEKANBARU -- APBD Perubahan Kota Pekanbaru tahun 2015 sudah disahkan dan diverifikasi Pemprov Riau, dengan demikian sudah bisa digunakan. Maka kepada Dinas PU baik itu Bina Marga maupun Cipta Karya, diminta optimal melakukan pekerjaan untuk penyerapan anggaran.
"APBD kita sudah bisa digunakan, namun hingga kini masih menjadi tanda tanya bagi DPRD Kota Pekanbaru sampai saat ini kita belum melihat ada serapan terhadap kegiatan di tahun 2015 yang sudah dianggarkan dalam APBD perubahan terutama kegiatan yang bergerak di bidang fisik baik itu di Bina Marga maupun Cipta Karya," kata Ketua Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru Roni Amriel SH, Senin 9 Nopember 2015.
Roni mengatakan, seharusnya setelah APBD Perubahan disahkah dan menunggu proses verifikasi selama 14 hari, SKPD terkait sudah menyusun program PPTK termasuk juga kontrak. Ketika APBD bisa digunakan, kegiatan langsung bisa berjalan dan serapan menjadi lebih baik.
"Tapi kenapa sampai hari ini kita belum melihat ada serapan terhadap kegitan 2015 yang dilakukan PU. Padahal waktu kita tinggal 1,5 bulan lagi. Kalau ini tidak segera di launching atau diluncurkan, mengingat belum lagi nantinya menempuh problem adminsitrasi, tentu akan memakan waktu," pinta Roni.
Roni menegaskan kepada SKPD agar cerdas untuk mencari strategi percepatan pelaksanaan penyerapan anggaran agar bisa pencapaiannya hingga 100 persen terutama terhadap proyek yang langsung bersentuhan dengan masyarakat yakni kegiatan infrastruktur.
"Kita juga nanti akan menanyakan langsung ke Dinas PU, kita sudah menjadwalkan minggu ini kita undang membahas APBD tahun 2016 murni kemudian kita juga membahas penyerapan anggaran APBD Perubahan 2015 sejauh mana kerja yang sudah dilakukan," jelasnya.
Ditambahkan Roni, kepada dinas terkait ia mengingatkan agar jangan anggaran yang sudah dianggarkan tidak terserap secara maksimal. "Idealnya kalau APBD-P sudah disahkan, segera kan pekerjaan. Jangan nanti anggaran yang sudah masuk tidak terserap secara maksimal," ungkap Roni mengingatkan.**(dwi)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Rabu, 16 September 2015 - 00:00:00 WIB
Wilayah Penambangan Pasir Rupat Mulai Ada Titik Terang
Gaungriau.com -- Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Daerah, Kabupaten Bengkalis Syahrial ST, menyampaikan bahwa untuk Wilayah Penambangan Rakyat (WPR) pulau Rupat yang terus menjadi polemik sudah ada titik terangnya. Hal itu, dikatakan Syahrial, saat lintas koalisi DPRD Bengkalis melakukan rapat membahas soal Penambangan Rakyat dengan…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Pengesahan APBD-P 2015 Pekanbaru Ditargetkan 25 September
Gaungriau.com -- 17 Ranperda yang merupakan Prolegda Pemerintah kota (Pemko) untuk dibahas di DPRD Pekanbaru, sudah resmi ditetapkan sejak beberapa bulan lalu. Namun hingga pekan ketiga September ini, dari 17 Prolegda tersebut, belum ada satu pun yang disahkan. Termasuk Ranperda APBD-P 2015. Ranperda APBD-P 2015 ini,…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kabut Asap
Jual Beli Masyarakat Turun 40 Persen
Gaungriau.com -- Akibat bencana kabut asap yang sudah hampir satu bulan ini melanda Kota Pekanbaru dan mengakibatkan penurunan jual beli masyarat dipasar-pasar tradisional. Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pekanbaru, Mas Irba Sulaiman mengatakan bahwa kabut asap yang terjadi beberapa minggu belakangan ini mengakibatkan…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Bencana Asap
Nelayan Bengkalis tak Melaut
Gaungriau.com -- Dampak kabut asap semakin tebal yang melanda Kabupaten Bengkalis beberapa akhir pekan ini, khususnya di perairan selat Bengkalis membuat para nelayan pendapatan ikan mengalami kerugian besar. Salah seorang Nelayan Bengkalis, Zainal (40) warga Pambang Pesisir Kecamatan Bantan, kabupaten Bengkalis. Ia mengatakan, kerugian besar nelayan…



