• Maimanah Umar

PEKANBARU -- Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI DR Hj Maimanah Umar MA mengelar Dialog Terbuka dengan tema ”Pendidikan Remaja Masa Kini”. Dialog dalam bentuk diskusi terbuka ini diikuti oleh pulahan peserta mulai dari dosen, guru, pemuka masyrakat, organissa kemasyarakatan, mahasiswa dan juga peserta didik, Senin 9 Nopember 2015 di Aula STAI Al Azhar Masmur Pekanbaru.
 
Selain Maimanah Umar yang menjadi keynote speaker, pemateri lainnya dalam diskusi tersebut yakni Direktur Program Pasca Sarjana (PPs) UIN Suska Riau Prof Dr H Ilyas Husti MA dan Rektor Universitas Riau Prof Dr Aras Mulyadi DEA.
 
Maimanah Umar dalam pemaparannya mengatakan tujuan diskusi terbuka ini untuk memberikan gambaran bagaimana pendidikan remaja pada saat ini. Mengingat kebebasan dan kecanggihan Teknologi Informasi (TI) baik media cetak dan elektronik telah membawa pendidikan remaja saat ini berada pada dua sisi yang berbeda. 

Menurut Maimanah pendidikan merupakan pondasi majunya suatu bangsa dan modal dasar untuk mencapai kesuksesan. Sedangkan remaja merupakan pioner generasi penerus bangsa. Saat ini permasalahan yang dihadapi remaja diantaranya mulai dari disipin, terjadinya dekadensi moral dan nilai etika. Salah satu penyebanya, merosotnya nilai nilai moral dalam kehidupan serta lemahnya pengawasan terhadap pendidikan remaja.

”Oleh karena sudah seharus pemerintah, lembaga pendidikan, masyarakat, orang tua dan lembaga organisasi untuk terus mengawasi terhadap pendidikan remaja saat ini. Kurang adanya pengawasan terhadap perilaku remaja saat ini mengakibatkan banyak kenakalan remaja tumbuh dari dalam diri mereka,” kata Maimanah.
 
Maimanah yang akrab disapa bunda ini juga menyoroti pentingnya pendidikan karakter ini harus dimiliki oleh bangsa Indonesia agar menjadi bangsa yang kuat, unggul dan cerdas.  Bangsa yang unggul dan cerdas ini tidak bisa dipisahkan satu sama lainnya. Pendidikan karakter ini akan menjadi pondasi bagi generasi muda dalam menjawab tantangan masa depan yang kian hari semakin mengkwatirkan.

”Saat ini pendidikan karakter mulai dari keluarga, sekolah dan lingkungan masyarakat sudah mengkwatirkan. Oleh karena itu penting bagi kita dari anggota DPD RI untuk melaksanakan sosialisasi melalui Dialog Terbuka untuk pendidikan karakter bagi masyarakat,” kata Anggota DPD RI asal Riau ini.
 
Sementara, Prof Dr H Ilyas Husti lebih menyoroti masalah peluang dan tantangan pendidikan di era globalisasi. Pengaruh dari era globalisasi dan kemajuan teknologi ini telah merubah pola pikir pendidikan dari yang sains oriented menjadi market orieanted.

"Sekarang ini masyarakat tidak hanya mencari ilmu namun bagaimana menciptakan peluang lapangan kerja sebanyak banyaknya,” kata Ilyas Husti.**(mad)