Gaungriau.com -- Memasuki bulan Ramadhan, jalan-jalan sering kali menjadi ujian kesabaran. Antrean yang panjang, cuaca yang tidak menentu, dan rasa "ingin cepat sampai" saat waktu berbuka mendekat dapat memicu reaksi emosional.
Dalam situasi seperti ini, PT Capella Dinamik Nusantara (CDN) yang merupakan Dealer Utama sepeda motor Honda di Riau aktif melakukan kampanye tentang keselamatan berkendara.
Keselamatan bukan hanya berkaitan dengan teknik pengereman atau penggunaan alat berkendara, tetapi juga tentang kemampuan mengendalikan diri dan emosi kita.
Emosi adalah reaksi dasar yang berusaha menyelesaikan masalah tertentu dengan cara yang lebih langsung, yaitu kemampuan untuk memahami sesuatu tanpa melalui proses berpikir yang panjang, bisa dikatakan emosi bertindak sebagai penilai yang cepat yang dapat mempengaruhi tindakan kita selanjutnya.
Seringkali, saat berkendara, rasa tidak sabar dapat memengaruhi cara kita berkendara, mulai dari memperhatikan lingkungan sekitar, cara berkendara, bahkan bisa mengabaikan keselamatan diri sendiri dan pengendara lain.
Ada beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk mengatasi emosi saat berkendara:
Pengetahuan dan KemampuanBerkendara
Tingkatkan pengetahuan dan kemampuan berkendara dengan mengikuti pelatihan safety riding, sharing pengalaman berkendara, dan menggunakan simulator Honda Riding Trainer yang terdapat di dealer sepeda motor Honda.
Manajemen Waktu, Musuh Utama Emosi adalah Terburu-buru
Emosi seringkali memuncak karena kita merasa "dikejar waktu". Menjelang Ramadhan, volume kendaraan meningkat drastis terutama di jam pulang kantor . Berangkatlah 15-20 menit lebih awal dari biasanya, menghindari cara berkendara yang berbahaya karena takut telat berbuka di rumah.
Empati di Balik Helm
Amati secara objektif keadaan diri anda saat ini dan buatlah respon dengan berpikir lebih rasional. Ingatlah bahwa pengguna jalan lainnya juga sedang berpuasa, lelah, atau mungkin sedang merasa haus yang sama.
Gunakan Objektifikasi diri dan Self Talk
Self talk adalah ungkapan yang muncul dari diri sendiri sebagai pemicu emosi dan perilaku. Anda bisa menggunakan Teknik self talk yang bersikap positif/bertanggung jawab pada diri sendiri, hindari sesuatu yagn bisa membangkitkan emosi.
Rama Dhandyano, Instruktur Safety Riding Honda PT. CDN mengatakan keselamatan jauh lebih mahal daripada sekadar memenangkan adu mulut atau adu cepat di lampu merah. Jadikan momen menjelang Ramadhan ini sebagai ajang "pemanasan" untuk menjadi pribadi yang lebih sabar.
“Cari Aman bukan cuma soal helm dan jaket, tapi soal hati yang tetap tenang meski jalanan sedang "panas”. Tutupnya.***






















