PEKANBARU--gaungriau.com-- Wakil Gubernur Riau (Wagubri) Edi Natar Nasution secara resmi membuka Riau Job Fair 2019 atau Pameran Bursa Kerja 2019, Rabu 27 april 2019 di Hotel Mutiara Merdeka Jalan Yos Sudarso.
Riau Job Fair menyediakan 1.422 lowongan pekerjaan dan 180 jenis jabatan dari 40 perusahaan multinasional dan daerah. Riau Job Fair 2019 ini difasilitasi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Riau berlangsung selama tiga sampai Jumat (26/04/2019).
Wagubri menyambut baik diselengarakannya Pameran Bursa Kerja 2019 sebagai sarana informasi kepada masyarakat untuk mencari lowongan pekerjaan di berbagai bidang. Lapangan kerja baru sebagai salah satu bentuk untuk mengatasi peningkatan penawaran tenaga kerja merupakan salah satu target yang harus dicapai dalam pembangunan ekonomi daerah.
"Untuk itu pemerintah bersama dunia usaha terus berupaya melakukan kerjasama dalam perekrutan sumber daya manusia yang potensial untuk ikut dalam bursa tenaga kerja," ungkap Wagubri.
Pameran job Fair 2019 ini sebagai langkah nyata dalam memberdayakan dan meningkatkan potensi sumber daya manusia bagi pencari kerja. Pameran Job Fair 2019 berdampak positif bagi masyarakat dan salah satu alternatif bagi masyarakat untuk memasuki dunia kerja di berbagai perusahaan yang beroperasi di provinsi Riau.
"Kita harapkan dalam pelaksanaan Riau job Fair 2019 ini dapat merekrut dan menempatkan sebanyak mungkin tenaga kerja, sehingga dapat menekan angka pengangguran di Provinsi Riau," ujar wagubri.
Selama ini, pelaksanaan Job Fair telah mendapat tanggapan positif dari berbagai lapisan masyarakat. Wagubri menghimbau kepada asosiasi perusahaan dan dunia usaha agar dapat memberikan akses seluas-luasnya kepada masyarakat untuk memberikan kesempatan kerja.
"Oleh karena itu tujuan utama dari kegiatan ini adalah tercapainya persepsi kita untuk meningkatkan kesempatan kerja kepada seluruh masyarakat, dan meningkatkan kompetensi sumber daya manusia dalam dunia kerja," tandas Wagubri.
Ketua Panitia Pameran Bursa Kerja 2019 Kepala Disnakertrans Riau Rasidin Siregar menjelaskan maksud dilaksanakan kegiatan ini adalah salah satu upaya pemerintah untuk menjembatani dan mempertemukan antara pencari kerja dengan pengguna tenaga kerja (perusahaan) secara langsung, sehingga mempermudah proses penempatan.
"Dan sebagai acuan pengambil kebijakan dalam membuat program dan peranan pelatihan kerja akan datang dan diharapkan para penguna tenaga kerja juga dapat memberikan masukan kepada pemerintah tentang rencana kebutuhan tenaga kerjanya," ujar Rasyidin.
Kadisnakertrans menjelaskan tujuan Pameran Bursa Kerja program peningkatan kesempatan kerja tahun 2019 untuk memfasilitasi pencari kerja untuk mendapatkan pekerjaan sesuai dengan bakat minta dan keterampilannya. Untuk membantu perusahaan pengguna kerja menyediakan dan mendapatkan tenaga kerja yang berkualitas, terampil dan profesional sesuai dengan kebutuhan perusahaan dan memberikan informasi pasar kerja.
"Sebanyak 1.422 lowongan pekerjaan dan 180 jenis jabatan dari 40 Perusahaan Multinasional dan Daerah berbagai sektor perdagangan, perkebunan, kesehatan, perbankan, industri, dan otomotif serta sektor pendidikan," pungkas Rasyidin.** (rud)






















