SIAK -- Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi mengatakan bahwa Siak jangan hanya berharap pada sektor Migas dalam meraup PAD, saat ini perlu juga dicari sumber-sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) lainnya.

Hal ini sejalan dengan terus semakin memburuk kondisi ekonomi bangsa Indonesia saat ini. "Untuk mendongkrak PAD, kita tidak bisa hanya mengandalkan dari migas saja, akan tetapi aternarif lainya seperti pajak dan pariwisata dapatkan kita jadikan solusi dalam meningkat bagi lumbung berangkas," kata Syamsuar, Jumat 30 September 2016, pada acara konsultasi publik terhadap rancangan rencana pembangunan jangka menenagah (RPJMD) 2016-2021 diruang saja indra pahlawan room kantor Bupati Siak.

RPJMD ini dilaksanakan harus mengacu kepada RPJMN, karena dalam penyusunannya juga harus diselaraskan atau disesuai dengan isu-isu yang terjadi dilapangan yang harus di sikapi secara profesional dalam mendukung RPJMD itu sendiri.

"Kita semua juga sudah mengetahui bahwa sekarang ini kondisi keuangan sedang dalam keadaan yang cukup sulit,akibat dampak dari terpaan ekonomi secara global, yang mana imbas nya membuat Daerah penghasilan migas cukup terasa bebannya," sebutnya.

Oleh sebab itu lah, kata Syamsuar, dalam penerapan anggaran terhadap roda pembangunan bagi kemajuan Daerah tentunya membuat Daerah harus lebih jeli menempatkan kebijakan arah anggaran yang akan direncanakan untuk Tahun-Tahun berikutnya.

Dengan ada nya kebijakan Pemerintah melalui program Tax  Amnesti, dirinya juga berharap dapat menjadi salah satu peluang bagi Pemerintah untiuk menopang roda pembangunan untuk diberbagai sektor secara merata hingga hingga ke pelosok Daerah .

Sementara itu Kepala Bappeda Kabupaten Siak Drs H Yan Prana Jaya MSi, menyampaikan Konsultasi publik terhadap rancangan rencana pembangunan jangka menengah Daerah (RPJMD) 2016-2021 yang diselenggarakan ini bertujuan agar RPJMD yang akan dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah dapat disusun sesuai dengan rencana dan tujuannya.

Oleh sebab dalam menempatkan pemangku kepentingan pembangunan melalui arah kebijakan yang akan kita rencanakan ini dapat mendukung visi dan misi Pemerintah Daerah untuk Tahun 2016-2021.

"Dari forum konsultasi ini diharapkan dapat menelurkan ide arau masukan untuk mempertajamkan terhadap arah dan kebijakan dan RPJMD ini dalam memacu roda pembangunan bagi negeri Istana kedepan," ungkapnya.**(jas)