• Ingot Ahmad Hutasuhut

PEKANBARU -- gaungriau.com -- Awal pekan ini harga beras di Pekanbaru kembali naik. Kenaikan tersebut dikhawatirkan dapat memicu terjadinya inflasi tinggi bagi Provinsi Riau pada penghujung tahun mendatang.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (DPP) Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut, mengatakan bahwa awal pekan ini memang terjadi
kenaikan harga pada tiga jenis beras. Diantaranya beras jenis belida, topi koki dan ramos.

"Awal minggu ini, memang harga beras mengalami kenaikan. Kenaikan yang terjadi sekitar Rp500 hingga Rp1.500 perkilogramnya, jika dibandingkan harga pekan lalu," ujarnya, Rabu 21 November 2018.

Ingot menambahkan, jika kenaikan harga beras yang terjadi awal pekan ini dipicu karena faktor cuaca yakni musim penghujan. Sehingga mempengaruhi jumlah distribusi dari daerah penghasil.

"Pekan ini harga beras naik lagi. Sama seperti pekan lalu, harga beras juga naik," terangnya.

Berikut daftar harga beras dan gula di Pekanbaru:

Beras belida Rp12.500/kgBeras topi koki Rp12.500/kgBeras mundam/AD Rp14.500/kgBeras pandan wangi Rp15.000/kgBeras ramos Rp12.500/kg. **(saf)