• Asri Auzar

PEKANBARU -- Anggaran sebesar Rp220 miliar dimasukan untuk Pembangunan Fly Over SKA dan Fly Over Pasar Pagi Arengka dianggarkan dalam APBD Riau Tahun Anggaran 2018. Pembangunan dua Fly over yakni Fly over SKA dan fly over Pasar Arengka ini untuk mengurai titik kemacetan di kawasan tersebut.

Anggota Komisi IV DPRD Riau Asri Auzar mengungkapkan, anggaran Rp220 miliar tersebut sudah dibahas komisi yang membidangi pembangunan dan infrastruktur bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Riau.

"Anggaran pembangunan dua flyover yang diajukan Dinas PUPR dalam APBD Riau murni 2018 sekitar 220 miliar tersebut sudah kita setujui," ungkap Asri kepada wartawan, Kamis 16 November 2017 di gedung DPRD Riau.

Secara rinci, anggaran pembangunan total Rp220 miliar tersebut yakni sebesar Rp140 miliar untuk Fly over simpang SKA dan sebesar Rp80 miliar.
Kemudian, penyelesaian pembangunan Fly over Simpang SKA Pekanbaru ditargetkan dapat diselesaikan dalam tahun 2018. Sehingga, wakil rakyat berharap agar tender dapat dilakukan awal tahun, sehingga dapat tuntas tahun depan.

"Tentunya, ditargetkan tahun depan itu pembangunannya tuntas sehingga dapat mengurai kemacetan tersebut," ujar Asri.

Rencana pembangunan kedua fly over ini sudah lama dilakukan. Terutama Fly Over Simpang SKA yang sering tertunda, bahkan rencana sempat berubah dengan pembangunan flyover dengan jalan terowongan bawah tanah (underpass) untuk mengurai kemacetan.

Namun, pembangunan akhirnya dilanjutkan, karena Detail Enginering Design (DED) sudah selesai ketika pemerintahan Gubri Rusli Zainal. Namun, pembangunan fisik tidak dilakukan ketika zaman pemerintahan Annas Ma'mun.**(rdi)