• @merdeka.com

GAUNGRIAU.COM - Muhammad Rusdi (21), mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya ditemukan tidak bernyawa saat berenang di Segoro Anakan, Pulau Sempu, Kabupaten Malang. Korban berenang bersama empat orang temannya dengan didampingi seorang pemandu wisata, Bambang (36).

Mengutip merdeka.com. Korban diketahui sebagai warga Desa Mriyunan RT 02/ RW 01 Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik. Jenazah korban tiba di Rumah Sakit Syaiful Anwar sekitar pukul 22.00 WIB untuk menjalani visum.

"Korban ditemukan dalam posisi sudah meninggal dunia di dalam air. Guide (pemandu wisata) dan teman-temannya melakukan pencarian setelah sadar temannya hilang," kata Mujie Utomo, Kasie Penanggulangan Bencana PMI Kabupaten Malang, Jumat 13 Januari 2017 dini hari.

Berdasarkan keterangan rekan-rekan korban, Kamis 12 Januari 2017 sekitar pukul 10.00 WIB, rombongan bersama lima orang temannya tiba di pantai Sendangbiru. Mereka melanjutkan perjalanan menuju lokasi dengan menyewa perahu dan dilanjutkan berjalan kaki.

Tujuan rombongan, ke Segoro Anakan, Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, yang berada di dalam Pulau Sempu. Perjalanan ke lokasi ditempuh sekitar dua jam. Sesaat setelah istirahat dan berfoto-foto rombongan langsung berenang. Saat mandi sekitar 30 menit, rekan-rekan korban sadar kalau salah satu temannya tidak bersama mereka.

Korban akhirnya ditemukan di lokasi dasar air dengan kedalaman sekitar 2 meter sekitar pukul 13.00 WIB. Saat ditemukan, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.

"Sebelumnya berenang, guide sudah mengingatkan agar tidak berenang terlalu ke tengah. Korban diduga terlalu ke tengah kemudian terseret arus pusaran dan tenggelam," kata Bagio Setyono, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang.