Tahun Ini Pemkab Bengkalis Berlakukan BPJS, Ini Syaratnya
Selasa, 10 Januari 2017 - 00:00:00 WIB
BENGKALIS -- Meski jaminan kesehatan masyarakat daerah dikenal dengan Jamkesmasda dihapus untuk masyarakat kabupaten Bengkalis namun tahun ini, tetap melayani khusus bagi masyarakat miskin kurang mampu dinamakan dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).
Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Bengkalis Moh. Sukri menegaskan untuk jaminan kesehatan bagi masyarakat miskin kurang mampu pada Anggran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) di tahun 2017 ini yang sudah terintergrasi ada sebanyak 30.828 jiwa sedangkan dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) telah terdata atau terintergrasi ada sebanyak 11.3912 jiwa.
Sukri mengakui, memang adanya perubahan untuk mendapatkan jaminan kesehatan pada tahun sebelumnya dimana untuk berobat kerumah Sakit bagi masyarakat miskin cukup menunjukan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) saja dan itu masih pada Jamkesmasda.
Sedangkan tahun 2017 ini sesuai program pemerintah pusat Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) ada bantuan dari APBN dan APBD. Untuk pengajuan pada APBD tahun 2017 ini pihaknya pemerintah daerah ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Bupati nomor 438/KPS/XII/2016 pada tanggal 7 desember 2016 ada sebanyak 35.828 jiwa yang sudah terintergrasi tercatat sebanyak 30.690 jiwa atau yang disahkan oleh BPJS.
“Artinya ada sekitar 5.000 jiwa yang belum terdata. Jika masyarakat miskin kurang mampu yang belum memiliki BPJS atau mengurus berkeinginan untuk mendapatkan jaminan kesehatan BPJS harus melengkapi persyarakat terutama surat miskin dari RT/RW setempat kemudian rekening listrik 900 Whatt dan KTP serta Kartu Keluarga (KK) diserahkan pihak dinas sosial pemkab Bengkalis dan secara berskala 3 bulan sekali pihak dinas sosial akan memperbarui data BPJS tersebut,”kata Sukri kepada media ini Selasa 10 Januari 2017 diruang kerjanya.
Lebih lanjut Sukri mengatakan, sedangkan untuk bantuan BPJS dari APBN tahun ini ada sebanyak 11.5012 jiwa yang terdaftar ada sebanyak 11.3912 yang disahkan BPJS. “Yang belum terdata ada sekitar 2.900 jiwa hal tersebut sama dengan persyaratan BPJS dari bantuan pemerintah daerah kabupaten Bengkalis,”lanjutnya.
Selain itu untuk Puskesmas maupun rumah sakit dalam rujukan ke rumah sakit harus benar benar selektif atau meneliti data Penerima Bantuan Iuran (PBI) sebelum melakukan rujukan dan jangan membuat pasien bingung.
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Rabu, 30 September 2015 - 00:00:00 WIB
Masyarakat Cukup Lapor
Petugas akan Jemput Untuk Evakuasi
PEKANBARU -- Tidak ingin mengambil resiko terlalu jauh dengan kondisi kualitas udara yang terus memburuk. Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru sejak kemarin sudah membuka ruangan evakuasi khusus bagi ibu hamil, bayi serta ibu menyusui di Aula Kantor Walikota Pekanbaru. Setelah seluruh fasilitas pendukung disiapkan, hari ini, Rabu 30…
-
Rabu, 30 September 2015 - 00:00:00 WIB
Walikota Pekanbaru Distribusikan PMT ASI ke Tiga Puskesmas
PEKANBARU -- Walikota pekanbaru Dr H Firdaus ST MT, secara langsung mendistribusikan Pendamping makanan tambahan (PMT) ASI di Puskesmas rawat inap Sidomulyo, Rabu 30 September 2015. Kegiatan ini dihadiri juga oleh kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Anggota DPRD kota Pekanbaru Zainal Abidi, Camat tampan dan Dr.…
-
Selasa, 29 September 2015 - 00:00:00 WIB
4.150 Warga Bengkalis Menderita ISPA
Gaungriau.com -- Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis melalui Kabid Pengendalian Masalah Kesehatan dan Lingkungan Irwandi mengatakan bahwa hingga akhir September 2015 penderita Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) di Kabupaten Bengkalis akibat kabut asap meningkat tajam mencapai 4.150 orang. "Dari data yang kita terima penderita ISPA hingga akhir…
-
Selasa, 29 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kabut Asap Mengganas
Kantor Walikota Jadi Tempat Evakuasi Bayi
Gaungriau.com -- Menyusul semakin pekatnya kabut asap akibat dari kebakaran lahan dan hutan (Karlahut) di Provinsi Riau dan juga asap kiriman dari Provinsi lain. Hal ini sudah berdampak pada kesehatan dan bahkan sudah ribuan warga Pekanbaru yang terkena penyakit asap. Tak hanya orang dewasa bahkan anak-anak dan…
-
Senin, 28 September 2015 - 00:00:00 WIB
Waspada..!! Kasus DBD di Bengkalis Terus Meningkat
Gaungriau.com -- Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis mencatat terjadi peningkatan yang signifikan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Bengkalis. Setidaknya dalam bulan September ini tercatat 22 kasus DBD. Demikian dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Bengkalis melalui Kabid Pengendalian dan Pencegahan Diskes, Irawadi, Senin 28 September 2015.
-
Rabu, 16 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kabut Asap Merupakan Iktibar
Jefri Noer: Mari Bersama Memberantas dan Mengantisipasi
Gaungriau.com -- Bupati Kampar mengatakan, kabut asap bukan musibah tetapi I'tibar atau cobaan bagi semua untuk itu ambil pelajaran dari kejadian kabut asap dan mari sama-sama memberantas dan menyelesaikan persoalan asap, seperti sebelumnya dengan antisipasi sumber asap agar tidak terjadi kebakaran lahan dan hutan (karlahut). Hal itu…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kabut Asap
Pemko Pekanbaru Izinkan Pegawai Hamil dan Sensitif Libur
Gaungriau.com -- Akhirnya Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mengeluarkan kebijakan untuk mengizinkan pegawai hamil dan pegawai yang mempunyai riwayat sensitif terhadap asap untuk tidak bekerja, selama kabut asap masih menyelimuti langit bertuah. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Pekanbaru Kota Pekanbaru, Azharisman Rozie mengatakan bahwa kebijakan ini…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Pemko Dumai Canangkan Gertak PSN DBD Tahun 2015
Gaungriau.com -- Pemerintah Kota (Pemko) Dumai melalui Dinas Kesehatan mencanangkan gerakan serentak pemberantasan sarang nyamuk demam berdarah dengue (Gertak PSN DBD) Kota Dumai Tahun 2015. Pembukaan kegiatan Pencanangan Gertak PSN DBD yang dilaksanakan di halaman Kantor Camat Dumai Selatan Jalan Ramlan Jaya Bukit Datuk, dibuka Penjabat Walikota…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Hindari Penyakit
Distanak Pekanbaru Sosialisasikan Cara Mencek Daging Qurban
Gaungriau.com -- Guna memastikan daging qurban yang dikonsumsi masyarakat aman dari berbagai penyakit. Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kota Pekanbaru bakal menurunkan tim keseluruh mesjid untuk melakukan pengecekan daging qurban usai disembeli pada hari raya Idhul Adha mendatang. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kota Pekanbaru, Elsyabrina…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kabut Asap Masih Pekat
Kuansing Kekurangan Masker
Gaungriau.com -- Kondisi Udara di wilayah Kuantan Singingi sangat tidak sehat sementara kabut asap hingga kini bukannya berkurang malahan semakin pekat hinggta kemampuan jarak pandang hanya lebih kurang 50 atau 80 meter saja. Kondisi tersebut telah terasa mengganggu pernapasan dan membuat mata terasa perih. Namun untuk menghindari…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Plt Gubernur Ajak PNS dan Masyarkat Shalat Istisqo
Gaungriau.com -- Kondisi udara di Provinsi Riau dan Kota Pekanbaru pada khususnya terus memburuk dikarenakan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), ini dikarenkan musim kemarau yang melanda Provinsi Riau dalam beberapa bulan terakhir. Agar Allah Swt menurunkan rahmatnya berupa hujan, Plt Gubernur Riau H. Arsyadjuliandi Rachman mengajak seluruh…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kudus: Pemerintah Harus Tegas Tangani Asap
Gaungriau.com -- Pengamat tranportasi Univertsitas Islam Riau (UIR) H Abdul Kudus Zaini ST. MT menilai kebakaran hutan di Riau tidak hanya menimbulkan kerugian dari sektor ekonomi, namun juga dari sektor pendidikan, kesehatan dan lingkungan hidup. Kebakaran hutan mengakibatkan kabut asap hampir 80 persen menyelimuti pulau Sumatera ini telah menimbulkan kerugian…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Satpol PP Pekanbaru Kurangi Kegiatan Diluar Ruangan
Gaungriau.com -- Tidak ingin mengambil resiko terlalu jauh yang akan berdampak pada kesehatan akibat kabut asap. 60 persen dari kegiatan diluar ruangan personel Satuan polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru dikurangi. Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru, Zulfahmi Adrian mengatakan, kebijakan mengurangi aktivitas diluar ruangan dikarenakan kondisi…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Evakuasi Masyarakat, Pekanbaru Sudah Tidak Layak Huni
Gaungriau.com -- Riau telah ditetapkan berstatus Darurat Pencemaran Udara. Puskesmas dan rumah sakit diinstruksikan buka 24 jam. Status Siaga Darurat Darurat Karlahut menjadi Keadaan Darurat Pencemaran Udara. Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru, Roni Amril SH, menyebut Kota Pekanbaru sudah tidak layak untuk dihuni lagi. DPRD minta agar…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kabut Asap Bertambah Pekat
Bupati Syamsuar Tunda Lomba Foto dan Pameran Ekraf TdS
Gaungriau.com -- Suasana ceria di lapangan Tengku Maharatu Senin 14 September 2015 mendadak hening seketika, Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi yang dijadwalkan akan membuka Lomba Foto dan Pameran Ekraf Touer de Siak (TdS) 2015 tiba-tiba mengumpulkan panitia pelaksana dan memberikan arahan. "Terimakasih atas ikhtiar saudara-saudara mempersiapkan…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Penderita ISPA Di Bengkalis Capai 1488 Orang
Gaungriau.com -- Jumlah penderita Infeksi Saluran Penyakit Atas (ISPA) di Kabupaten Bengkalis mencapai 1488 orang dari tanggal 1 September hingga saat ini, hal ini dikarenakan akibat kabut asap yang melanda wilayah Kabupaten Bengkalis dalam sepekan ini, ditambah lagi tingginya Indeks Standar Pencemaran Uidara (ISPU) yang sudah mencapai level berbahaya.…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Walikota Firdaus Akui Pekanbaru Tak Layak Untuk Dihuni
Gaungriau.com -- Bencana kabut asap yang tebal akibat dari Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Mengakibatkan kota bertuah sudah tidak layak untuk ditempati dan sudah seharusnya masyarakatnya diungsikan. Pasalnya berdasarkan data BMKG saat ini, kategori udara di Pekanbaru sudah diatas berbahaya. Walikota Pekanbaru, Firdaus MT secara terang-terangan mengakui…





