• Walikota Dumai H. Zulkifli AS, MSi didampingi Camat Sungai Sembilan melakukan panen raya cabai merah bersama kelompok tani Lestari di Kelurahan Tanjung Penyembal Kecamatan Sungai Sembilan, Rabu 14 Desember 2016.

DUMAI -- Kebutuhan konsumsi cabai merah di Kota Dumai mencapai 2,25 ton perhari. Sedangkan kebutuhan perbulannya mencapai 67,5 ton dan 810 ton per-tahun. Agar kebutuhan itu tercapai, diperlukan lahan seluas 115 hingga 125 hektar. Sementara lahan pertanian untuk cabai yang ada saat ini, baru tersedia sekitar 65 hektar.

Demikian disampaikan Walikota (Wako) Dumai Drs. H. Zulkifli AS, MSi saat menghadiri acara panen raya cabai merah kelompok tani Lestari di Kelurahan Tanjung Penyembal Kecamatan Sungai Sembilan, Rabu 14 Desember 2016, kemarin.

Seiring masih kurangnya lahan pertanian cabai, Zul As mengajak seluruh kelompok tani di Kota Dumai untuk memperluas lahan pertaniannya dengan cara memanfaatkan lahan-lahan tidur yang ada. "Dengan komitmen yang kuat serta dibarengi kerja keras, saya yakin swasembada cabai merah di Kota Dumai dapat kita wujudkan sehingga kebutuhan cabai merah tidak lagi bergantung dari daerah lain,"sebutnya.

Menurut Wako, swasembada cabai merah dapat diraih sepanjang dilakukannya penanaman secara terus menerus. "Pemerintah Kota Dumai akan terus berupaya membantu para kelompok tani serta melakukan pembinaan agar kelompok tani sukses memperluas usahanya dalam rangka mewujudkan swasembada cabai merah di Kota Dumai,"kata Zul As.

Zul As menyambut gembira adanya kegiatan panen raya cabai merah oleh kelompok tani Lestari Kelurahan Tanjung Penyembal Kecamatan Sungai Sembilan. "Saya menyambut gembira dengan adanya panen raya cabai merah ini, semoga hasilnya dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Dumai khususnya para kelompok tani Lestari,"ungkapnya.

Walikota juga mengaku bangga karena kelompok tani lestari berhasil mengolah lahan gambut yang ada di Kelurahan Tanjung Penyembal Kecamatan Sungai Sembilan menjadi kebun cabai. Dari hasil panen cabai merah, terbukti kualitas cabai merah Dumai tidak kalah dengan cabai yang masuk dari daerah lain. "Keberhasilan kelompok tani Lestari ini diharapkan dapat menjadi contoh dan panutan bagi kelompok tani lainnya yang ada di Kota Dumai,"pungkas Zul As.

Hal senada juga disampaikan anggota DPRD Dumai Yukhrotul Ahyuni, SE. Dia berharap, petani yang tergabung dalam kelompok tani Lestari terus meningkatkan hasil panen cabai merah dengan cara memperluas lahan pertaniannya. "Tingkatkan terus hasil panen cabai dan perluaskan lahan pertaniannya, saya yakin Dumai mampu menjadi daerah swasembada cabai merah jika ini benar-benar dilakukan,"paparnya.