DPRD Minta Pemko Buat Himbauan Terkait Penggunan Styrofoam Oleh Penjual Makanan
Senin, 07 November 2016 - 00:00:00 WIB
PEKANBARU -- Penggunaan wadah berbahan dasar styrofoam oleh penjual makan dan minuman di Kota Pekanbaru ternyata masih banyak telihat, padahal diketahui penggunaan Styrofoam ini bisa menimbulkan berbagai dampak buruk, diantaranya dapat mengancam kesehatan manusia.
Oleh karenanya kalangan legislatif di DPRD Kota Pekanbaru meminta Pemko Pekanbaru segera membuat kebijakan atau segera mengeluarkan Surat Edaran (SE) tentang pelarangan penggunaan styrofoam kepada penjual makanan, dan secepatnya untuk disosialisasikan kepada masyarakat umum.
"Kita sudah tau penggunaan Styrofoam ini sangat berbahaya buat kesehatan, menurut penilitian didalam Styrofoam terkandung zat kimia berbahaya, kalau dijadikan tempat makanan yang panas dan menguap bisa menyebabkan kanker dan berbagai penyakit berbahaya lainnya, ini harus dihindari," Ujar Anggota Komisi II DPRD Pekanbaru Roem Diani Dewi, Senin 7 Nopember 2016.
Politisi PKS ini juga berujar, dalam menghentikan pemakaian Styrofoam juga perlu kerja sama intansi terkait seperti, Koperasi yang membawahi UMKM, Dinas Kesehatan dan Badan Lingkungan Hidup untuk mensosialisasikan dampak penggunaan Styrofoam baik bagi kesehatan maupun tingginya produksi sampah Styrofoam yang dihasilkan.
Pasalnya, kata Roem lagi, hal tersebut mengacu kepada Undang- Undang Perlindungan Konsumen dan PP no 28 tahun 2004 tentang keamanan mutu, dan gizi pangan juga penyemaran terhadap pangan.
"Konsumen harus dilindungi, maka Pemerintah Pekanbaru perlu membuat regulasi yang tegas, agar makanan yang dikemas dalam wadah tertentu terjamin mutu dan kesehatannya," tuturnya.
Disamping diminta membuat regulasi atau kebijakan yang jelas terkait larangan penggunaan Styrofoam ini, Roem juga berharap pemerintah menyediakan solusi atau alternatif lain kepada para pedagang dalam menggunakan kemasan makanan atau minuman.
"Tentunya larangan itu harus diikuti dengan solusi atau alternatif lain, seperti menyediakan material yang ramah lingkungan, misalnya kotak dari bambu, atau kertas yang bisa didaur ulang dan juga harganya juga sangat terjangkau oleh pedagang untuk membelinya," ucapnya
Masih menurut Roem lagi, jika Regulasi atau kebijakan dari Pemerintah tentang larangan penggunaan Styrofoam sudah dibuat dan diterapkan, Perlu peran koordinasi Lurah sebagai ujung tombak dikelurahan untuk mensosialisasikan larangan penggunaan dan penjualan Styrofoam.
"Kita minta lurah harus ikut andil, karena mereka juga tau pedagang-pedagang dikawasan mereka yang mengunakan Styrofoam dan dihimbau tidak menggunkan lagi, termasuk pedangan grosir-grosis juga disampaikan kemereka agar tidak menjual, karena jika grosir tidak menjual tentu pedagang lecil tidak bisa membeli. Jadi jelas disini perlu peran extra berbagai kalangan dari berbagai lini," pungkasnya.**(dwi)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Senin, 28 September 2015 - 00:00:00 WIB
Waspada..!! Kasus DBD di Bengkalis Terus Meningkat
Gaungriau.com -- Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis mencatat terjadi peningkatan yang signifikan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Bengkalis. Setidaknya dalam bulan September ini tercatat 22 kasus DBD. Demikian dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Bengkalis melalui Kabid Pengendalian dan Pencegahan Diskes, Irawadi, Senin 28 September 2015.
-
Rabu, 16 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kabut Asap Merupakan Iktibar
Jefri Noer: Mari Bersama Memberantas dan Mengantisipasi
Gaungriau.com -- Bupati Kampar mengatakan, kabut asap bukan musibah tetapi I'tibar atau cobaan bagi semua untuk itu ambil pelajaran dari kejadian kabut asap dan mari sama-sama memberantas dan menyelesaikan persoalan asap, seperti sebelumnya dengan antisipasi sumber asap agar tidak terjadi kebakaran lahan dan hutan (karlahut). Hal itu…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kabut Asap
Pemko Pekanbaru Izinkan Pegawai Hamil dan Sensitif Libur
Gaungriau.com -- Akhirnya Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mengeluarkan kebijakan untuk mengizinkan pegawai hamil dan pegawai yang mempunyai riwayat sensitif terhadap asap untuk tidak bekerja, selama kabut asap masih menyelimuti langit bertuah. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Pekanbaru Kota Pekanbaru, Azharisman Rozie mengatakan bahwa kebijakan ini…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Pemko Dumai Canangkan Gertak PSN DBD Tahun 2015
Gaungriau.com -- Pemerintah Kota (Pemko) Dumai melalui Dinas Kesehatan mencanangkan gerakan serentak pemberantasan sarang nyamuk demam berdarah dengue (Gertak PSN DBD) Kota Dumai Tahun 2015. Pembukaan kegiatan Pencanangan Gertak PSN DBD yang dilaksanakan di halaman Kantor Camat Dumai Selatan Jalan Ramlan Jaya Bukit Datuk, dibuka Penjabat Walikota…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Hindari Penyakit
Distanak Pekanbaru Sosialisasikan Cara Mencek Daging Qurban
Gaungriau.com -- Guna memastikan daging qurban yang dikonsumsi masyarakat aman dari berbagai penyakit. Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kota Pekanbaru bakal menurunkan tim keseluruh mesjid untuk melakukan pengecekan daging qurban usai disembeli pada hari raya Idhul Adha mendatang. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kota Pekanbaru, Elsyabrina…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kabut Asap Masih Pekat
Kuansing Kekurangan Masker
Gaungriau.com -- Kondisi Udara di wilayah Kuantan Singingi sangat tidak sehat sementara kabut asap hingga kini bukannya berkurang malahan semakin pekat hinggta kemampuan jarak pandang hanya lebih kurang 50 atau 80 meter saja. Kondisi tersebut telah terasa mengganggu pernapasan dan membuat mata terasa perih. Namun untuk menghindari…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Plt Gubernur Ajak PNS dan Masyarkat Shalat Istisqo
Gaungriau.com -- Kondisi udara di Provinsi Riau dan Kota Pekanbaru pada khususnya terus memburuk dikarenakan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), ini dikarenkan musim kemarau yang melanda Provinsi Riau dalam beberapa bulan terakhir. Agar Allah Swt menurunkan rahmatnya berupa hujan, Plt Gubernur Riau H. Arsyadjuliandi Rachman mengajak seluruh…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kudus: Pemerintah Harus Tegas Tangani Asap
Gaungriau.com -- Pengamat tranportasi Univertsitas Islam Riau (UIR) H Abdul Kudus Zaini ST. MT menilai kebakaran hutan di Riau tidak hanya menimbulkan kerugian dari sektor ekonomi, namun juga dari sektor pendidikan, kesehatan dan lingkungan hidup. Kebakaran hutan mengakibatkan kabut asap hampir 80 persen menyelimuti pulau Sumatera ini telah menimbulkan kerugian…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Satpol PP Pekanbaru Kurangi Kegiatan Diluar Ruangan
Gaungriau.com -- Tidak ingin mengambil resiko terlalu jauh yang akan berdampak pada kesehatan akibat kabut asap. 60 persen dari kegiatan diluar ruangan personel Satuan polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru dikurangi. Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru, Zulfahmi Adrian mengatakan, kebijakan mengurangi aktivitas diluar ruangan dikarenakan kondisi…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Evakuasi Masyarakat, Pekanbaru Sudah Tidak Layak Huni
Gaungriau.com -- Riau telah ditetapkan berstatus Darurat Pencemaran Udara. Puskesmas dan rumah sakit diinstruksikan buka 24 jam. Status Siaga Darurat Darurat Karlahut menjadi Keadaan Darurat Pencemaran Udara. Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru, Roni Amril SH, menyebut Kota Pekanbaru sudah tidak layak untuk dihuni lagi. DPRD minta agar…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kabut Asap Bertambah Pekat
Bupati Syamsuar Tunda Lomba Foto dan Pameran Ekraf TdS
Gaungriau.com -- Suasana ceria di lapangan Tengku Maharatu Senin 14 September 2015 mendadak hening seketika, Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi yang dijadwalkan akan membuka Lomba Foto dan Pameran Ekraf Touer de Siak (TdS) 2015 tiba-tiba mengumpulkan panitia pelaksana dan memberikan arahan. "Terimakasih atas ikhtiar saudara-saudara mempersiapkan…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Penderita ISPA Di Bengkalis Capai 1488 Orang
Gaungriau.com -- Jumlah penderita Infeksi Saluran Penyakit Atas (ISPA) di Kabupaten Bengkalis mencapai 1488 orang dari tanggal 1 September hingga saat ini, hal ini dikarenakan akibat kabut asap yang melanda wilayah Kabupaten Bengkalis dalam sepekan ini, ditambah lagi tingginya Indeks Standar Pencemaran Uidara (ISPU) yang sudah mencapai level berbahaya.…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Walikota Firdaus Akui Pekanbaru Tak Layak Untuk Dihuni
Gaungriau.com -- Bencana kabut asap yang tebal akibat dari Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Mengakibatkan kota bertuah sudah tidak layak untuk ditempati dan sudah seharusnya masyarakatnya diungsikan. Pasalnya berdasarkan data BMKG saat ini, kategori udara di Pekanbaru sudah diatas berbahaya. Walikota Pekanbaru, Firdaus MT secara terang-terangan mengakui…






