Menuju Riau Sehat, Pelayanan Kesehatan Terus Ditingkatkan
Jumat, 23 September 2016 - 00:00:00 WIB
PEKANBARU -- Perhatian Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau kepada masyarakat miskin sangat besar, bahkan Pemprov telah menganggarkan dana untuk pelayanan kesehatan masyarakat miskin dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Riau.
Pembangunan kesehatan pada periode 2015-2019 adalah Program Indonesia Sehat dengan sasaran meningkatkan melalui upaya kesehatan dan pemberdayaan masyarakat yang didukung dengan perlindungan finansial dan pemerataan pelayanan kesehatan. Oleh sebab itu tantangan program untuk pilar pelayanan kesehatan, kita perlu melakukan monitoring dan evaluasi program kefarmasian dan alkes yaitu dengan melakukan manajemen obat dan perbekkes di fasilitas kesehatan serta peningkatan akses dan mutu pelayanan kefarmasian dan penggunaan obat rasional untuk tercapainya pelayanan kesehatan yang optimal dan keselamatan pasien.
Hal itu disampaikan Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman beberapa waktu lalu, Dia menyebut kalau Pemprov Riau terus memberikan pelayanan kesehatan terbaik pada masyarakatnya. Berbagai program kesehatan dilaksanakan menuju Riau sehat.Â
"Pelayanan pada masyarakat harus ditingkatkan. Masyarakat miskin juga harus diperhatikan dalam haknya mendapat kesehatan," ujar Gubri.
Dalam pelayanan kesehatan, Pemprov Riau telah melakukan berbagai program seperti Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda). Program itu bertujuan meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat dari kalangan ekonomi lemah. Jamkesda merupakan jaminan kesehatan berskala daerah. Aspek pembiayaan, kepesertaan, pelayanan kesehatan dan pengorgangisasiannya ditetapkan Pemprov Riau.
Masyarakat pun mendapatkan jaminan berobat gratis jika sudah mendapatkan kartu Jamkesda ini secara resmi dengan data yang valid. Anggaran yang dikeluarkan pemerintah untuk asuransi kesehatan, Jamsostek, dan lain-lain.
Pelaksanaannya Jamkesda hanya berlaku secara administrasi terdaftar sebagai warga Riau yang dibuktikan pada kepemilikan Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga, dan membawa surat rujukan dari Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas).
Pelayanan kesehatan masyarakat ini dilakukan secara terstruktur dan berjenjang yang sesuaikan dengan penyakit yang diderita. Seperti pelayanan kesehatan tingkat satu di rumah sakit daerah, dan pelayanan kesehatan tingkat dua di RSUD Arifin Achmad dan rumah sakit yang telah bekerjasama dengan pemerintah daerah.
Sementara itu Dinas Kesehatan Provinsi Riau, melakukan pertemuan koordinasi dan evaluasi upaya kesehatan masyarakat yang diikuti jajaran dinas kesehatan se-Riau dan juga pengelola Puskesmas se-Riau dalam rangka akreditasi Puskesmas se Provinsi Riau.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Andra Syafril, menjelaskan, ada beberapa hal penting mengenai program upaya kesehatan masyarakat di jajaran Dinas Kesehatan dan Puskesmas di Riau, di antaranya mengenai kinerja pelayanan di Puskesmas. "Saat ini masyarakat semakin mempunyai banyak pilihan, mereka sekarang bebas memilih di mana mereka merasa nyaman untuk berobat, maka mereka berobat ke sana. Selama ini, puskesmas dengan hanya ada petugas sampai jam 12 siang, sementara klinik berobat menyediakan layanan berobat 24 jam penuh. Lama-kelamaan puskesmas akan ditinggalkan masyarakat. Jadi, perlu dilakukan akreditasi puskesmas," ujarnya.
Menurut Andra, yang menjadi tantangan bagi pelaku kesehatan masyarakat di Riau, terutama untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Apalagi, saat ini sudah diberlakukan sistem pelayanan kesehatan dengan menggunakan BPJS Kesehatan. "Banyak hal yang perlu dibenahi, mulai dari keramahan petugas, hingga jam layananan. Kami harus iri dan belajar dari keramahan petugas kesehatan di rumah sakit swasta. Akibatnya, masyarakat pun rela antre berlama-lama di rumah sakit swasta itu. Nah, bagaimana dengan puskesmas atau pun rumah sakit pemerintah," ungkapnya.
Dalam rangka mencapai tujuan pembangunan kesehatan yaitu terwujudnya derajat kesehatan manusia Indonesia yang setinggi-tingginya, Kementrian Kesehatan menetapkan Visi Masyarakat Sehat yang Mandiri dan Berkeadilan. Guna mencapai visi tersebut ditempuh melalui misi diantaranya menjamin ketersediaan dan pemerataan SDM Kesehatan dengan beberapa strategi utama diantaranya melalui pelayanan kesehatan yang merata, terjangkau, bermutu dan berkeadilan, serta melaksanakan pengembangan dan pendayagunaan SDM Keseharan yang merata dan bermutu
Untuk kelancaran terselenggaranya pelaksanaan upaya kesehatan, berbagai langkah pencapaian diperlukan Dinas Kesehatan Provinsi Riau akan melaksanakan kegiatan Pemutakhiran Data Tenaga Kesehatan Kab/Kota Se-Provinsi Riau, dimana kegiatan yang dilakukan sebagai dasar pelaksanaan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 75 Tahun 2014 tentang Pusat Kesehatan Masyarakat di Fasilitas Kesehatan tingkat pertama memiliki peranan penting dalam sistem kesehatan nasional, khususnya subsistem upaya kesehatan
Pemutakhiran Data Tenaga Kesehatan Kab/Kota Se-Provinsi Riau merupakan upaya Dinas Kesehatan Provinsi Riau dalam meningkatkan kualitas pengelolaan data tenaga kesehatan di daerah (Provinsi/Kab/Kota). Dengan Pemutakhiran Data Tenaga Kesehatan maka diharapkan kedepannya terselenggara koordinasi dan kerjasama pengelolaan data dan informasi pengembangan diri dan pemberdayaan SDM Kesehatan agar diperolehnya kualitas dan kuantitas data terkini, Dokumen Deskripsi Data Tenaga Kesehatan dan Peta SDM Kesehatan diwilayah Kab/Kota.
Dalam rangka menunjang pencapaian MDGs Dinas Kesehatan Provinsi Riau menetapkan visi "Masyarakat Riau Yang Mandiri Untuk Hidup Sehat Pada Tahun 2020". Pencapaian visi tersebut perlu didukung oleh akses terhadap obat yang aman, berkhasiat, bermutu, terjamin dalam jenis dan jumlah sesuai kebutuhan pelayanan kesehatan, serta tersedia secara merata di seluruh Indonesia.
Sehubungan dengan hal tersebut, Seksi Farmakmin dan Alkes Dinas Kesehatan Provinsi Riau menetapkan sasaran yang tertuang dalam rencana strategis tahun 2014 sampai dengan 2018 yaitu meningkatkan ketersediaan, keterjangkauan, pemerataan, mutu obat dan vaksin serta pengawasan sediaan farmasi, makanan minuman dan alat kesehatan yang beredar di masyarakat.
Untuk mencapai sasaran tersebut dilakukan melalui Peningkatan ketersediaan obat publik dan perbekalan kesehatan, Peningkatan pelayanan kefarmasian, Peningkatan produksi dan distribusi kefarmasian, Peningkatan produksi dan distribusi Alkes dan PKRT yang hasilnya dapat dievaluasi melalui pencapaian indikator keberhasilan yang telah ditentukan.**(Adv/Humas)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Jumat, 19 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Pisah Sambut, Nursal Minta Dukungan Seluruh Pegawai Humas
TEMBILAHAN -- Jum’at 19 Februari 2016, bertempat di ruangan Bagian Humas Setda Kabupaten Inhil di laksanakan serah terima jabatan Kepala Bagian Humas dari Ahmad Ramani kepada Nursal MSi, yang sebelumnya sebagai Camat Mandah. Serah terima jabatan Kepala…
-
Kamis, 18 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Pekan Depan, PNS Rohil Gunakan Seragam Dinas Baru
BAGANSIAPIAPI -- Pelaksana Tugas (Plt) Sekda Rohil Surya Arfan menginstruksikan kepada seluruh Pegawai Negri Sipil (PNS) yang ada di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) agar senin pekan depan agar menggunakan seragam dinas baru sesuai arahan Mentri Dalam Negri (Mendagri).
-
Kamis, 18 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Minta di Evaluasi
Perbup No 04 Tahun 2015 Dinilai Tidak Berpihak Pada Dunia Pendidikan
TEMBILAHAN -- Adanya Peraturan Bupati Kabupaten Inhil no 04 tahun 2015 tentang biaya penelitian di RSUD Puri Husada Tembilahan mendapat tanggapan serius oleh masyarakat Inhil, khususnya bagi pemuda dan mahasiswa. Pengurus Cabang Barisan Muda Riau (PCBMR) meminta…
-
Kamis, 18 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Hutan Mangrove Pantai Solop Akan Jadi Pusat Penelitian Mangrove
TEMBILAHAN -- Diklaim sebagai hutan mangrove yang bagus pertumbuhannya, Pantai Solop yang terdapat di Pulau Cawan Kecamatan Mandah akan didirikan pusat penelitian magrove se Kabupaten Indragiri Hilir (inhil). Rencana pembagunan pusat penelitian tersebut yang menjadi fokus Dinas…
-
Rabu, 17 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Kinerja BPMPD Lamban, Dewan: Proses Pekerjaan Akan Terhambat
TEMBILAHAN -- Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menilai kinerja Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD) Inhil lamban. Kondisi itu dinilai akan memperlambat proses pekerjaan nantinya. Penilaian ini ia sampaikan Ketua…
-
Rabu, 17 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Pemkab Rohil Akan Cari Pemasukan PAD Dari Sektor Lain
BAGANSIAPIAPI -- Pendapatan Dana Bagi Hasil (DBH) Minyak Bumi dan Gas (Migas) di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) mengalami penurunan akibat anjloknya harga minyak dunia. Maka dana masing-masing SKPD akan dipangkas sekitar 20 sampai 40 persen dari anggaran…
-
Rabu, 17 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Berkas Administrasi Pelantikan Bupati Terpilih di Mendagri
BAGANSIAPIAPI -- Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rokan Hilir (Rohil) H Syamsuri Achmad mengatakan bahwa administrasi pelantikan Bupati Rohil terpilih sudah di Menteri Dalam Negeri (Mendagri). "Ya, setakad ini berkas administrasi sudah di Mendagri. Kita tinggal…
-
Rabu, 17 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Sekda Terkesan Dengan Persiapan Kecamatan Kateman Jadi Tuan Rumah MTQ
TEMBILAHAN -- Kecamatan Kateman terus berbenah dalam rangka persiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-46 tahun 2016 tingkat Kabupaten Inhil. Belum lama ini Sekdakab Inhil H Said Sarifudin di dampingi Asisten II Drs Rudiansyah, Ketua Lembaga Pengembangan…
-
Selasa, 16 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
FPK Inhil Diminta Bersinergi Dengan Pemkab
TEMBILAHAN -- Bupati Inhil HM Wardan berharap keberadaan Forum Pembaruan Kebangsaan (FPK) dapat memberikan kontribusi positif untuk kemajuan daerah. Untuk itu buatlah program yang betul-betul menyentuh kemasyarakat. "Insya Allah Pemda Inhil siap untuk memberikan suport sesuai Ketentuan…
-
Selasa, 16 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Dana Alokasi Desa, Dewan Minta Gunakan Untuk Perbaikan Kebun Kelapa
TEMBILAHAN -- Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, harus segera membuat regulasi penggunaan Alokasi Dana Desa (ADD) untuk penyelamatan perkebunan kelapa yang kerusakan semakin parah. "Pasalnya lebih dari 80 persen masyarakat Inhil menggantungkan hidupnya dari bidang perkebunan,…
-
Selasa, 16 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Akhir Februari, Pemkab Rohil Bakal Tempati Kantor Bupati Baru
BAGANSIAPIAPI -- Meski sempat tertunda beberapa kali dari jadwal yang ditentukan, ahirnya kantor bupati yang baru Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) yang berada di lokasi perkantoran Batu Enam bakal ditempati akhir bulan Februari ini. "InsyaAllah senin depan kita…
-
Selasa, 16 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
PAW Dewan Bakal Dilantik Terpisah
BAGANSIAPIAPI -- Sekretaris Dewan DPRD Rokan Hilir (Rophil) H Syamsuri Achmad membenarkan proses administrasi bakal Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota dewan dari PDI Perjuangan, Marusaha telah masuk ke sekretariat melalui ketua DPRD Rohil untuk segera diproses sesuai dengan peraturan berlaku. …
-
Senin, 15 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Baru 30 Persen Warga Inhil Nikmati Listrik
Dewan Dorong PLN Lanjutkan Pembangunan PLTU
TEMBILAHAN -- Hanya sekitar 30 persen warga Kabupaten Inhil yang bisa menikmati fasilitas listrik. Artinya, masih terdapat sekitar 70 persen masyarakat yang rumahnya belum teraliri listrik. Hal ini diungkapkan oleh Ketua Komisi III Bidang Pembangunan Dewan Perwakilan…
-
Senin, 15 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Tanam Pohon Khas Daerah, Wardan Satker Kelola Taman Kota Dengan Baik
TEMBILAHAN -- Bupati Indragiri Hilir (Inhil) Drs HM Wardan MP menginstruksikan satuan kerja terkait, untuk menghiasi taman dengan tanaman-tanaman yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir. Tujuannya tidak lain dalam rangka untuk mengenalkan jenis flora yang ada di…
-
Senin, 15 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Penghulu Dilarang Keluarkan Surat Tanah
BAGANSIAPIAPI -- Bupati Rokan Hilir (Rohil) H Suyatno mengingatkan datuk kepala kepenghuluan supaya tidak sembarangan mengeluarkan surat tanah,apa lagi didaerah kawasan rawan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Demikian dikatakan bupati Rokan Hilir H Suyatno saat melantik puluhan…
-
Minggu, 14 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Minta Tingkatkan Kinerja
Wardan Tetap Ingatkan Petugas Kebersihan Untuk Laksanakan Shalat
TEMBILAHAN -- Meski berharap petugas kebersihan meningkatkan kinerjanya setelah kenaikan gaji dari Rp 500 ribu menjadi Rp 1,2 juta, petugas kebersihan tetap diharus untuk mengutamakan melaksanakan shalat daripada tugas. Hal itu dikatakan Bupati Kabupaten Indragiri Hilir, HM Wardan saat memberikan sambutan pada acara…
-
Minggu, 14 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Bupati: Masih Ada Kendala Dalam Penyerapan Anggaran Tahun Lalu
BAGANSIAPIAPI -- Bupati Rokan Hilir (Rohil) H Suyatno menyebutkan penyerapan anggaran APBD tahun 2015 bisa mencapai angka 74 persen lebih, bupati mengaku masih banyak kendala-kendala seperti ia sebut banyak lagi program yang belum dituntaskan tahun anggaran 2015. …
-
Sabtu, 13 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Bupati Wardan Wacanakan Pembentukan BPRS
TEMBILAHAN -- Untuk memberikan pelayanan yang maksimal terhadap masyarakat terutama dibidang kesehatan Bupati Inhil HM Wardan MP menilai perlu kiranya agar dibentuk Badan Pengawas Rumah Sakit (BPRS) di Inhil. Pembantukan BPRS di Inhil dipandang perlu oleh Wardan mengingat beberapa faktor yang menjadi pertimbangann diantaranya ada…
-
Sabtu, 13 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
173 Praja IPDN Rohil Ikuti Praktek Lapangan
BAGANSIAPIAPI -- Direktur Institut Pemerintahan Dalam Negri (IPDN) Kampus Riau bersama jajarannya, mengadakan rapat sosialisasi rencana praktek lapangan tahap tiga bagi praja IPDN, tempat dilantai empat kantor bupati Jum'at 12 Februari 2016 malam lalu. Sebanyak 173 orang…
-
Jumat, 12 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Bupati Resmikan Tiga Kelurahan, Ambil Sumpah 61 Lurah dan Pjs Penghulu
BAGANSIAPIAPI -- Bupati Rokan Hilir (Rohil) H Suyatno meresmikan Tiga kelurahan, sekaligus melantik Pj lurahnya dan melantik 61 Pjs Penghulu. Ketiga Kelurahan baru yang diresmikan Kelurahan Melayu Besar Kota, Kelurahan Pasir Limau Kapas Kota dan Kelurahan Sinaboi kota.Peresmian dan pelantikan dipusatkan di Bagansiapiapi, Jumat 12 Februari 2016.…



