• H Suyatno

BAGANSIAPIAPI -- Bupati Rokan Hilir (Rohil) H Suyatno menyebutkan penyerapan anggaran APBD tahun 2015 bisa mencapai angka 74 persen lebih, bupati mengaku masih banyak kendala-kendala seperti ia sebut banyak lagi program yang belum dituntaskan tahun anggaran 2015.

"Setiap Satker itu ada yang belum di proses lelang makanya itu kita munculkan lagi di tahun 2016 dengan ketentuan yang sudah punya perencanaan itu yang akan kita prioritaskan nanti,"kata bupati H Suyatno saat di temui di Bagansiapiapi ditanyai wartawan, menyangkut realisasi APBD tahun lalu.

Bupati mengaku bangga dengan peningkatan daya serap anggaran di lingkungan SKPD se- kabupaten Rohil pada 2015 lalu. Dari target yang diinginkan, pencapaian realisasi anggaran bahkan lebih tinggi.

"Sampai hari ini diketahui realisasi APBD Rohil 2015 mencapai 74 persen, saya pikir ini sangat baik. Tentunya karena tumbuh kesadaran untuk bekerja maksimal apalagi dalam tiga bulan terakhir terjadi peningkatan sehingga apa yang menjadi target sebesar 70 persen malah dapat dilampaui," kata Suyatno.

Realisasi anggaran yang cukup tinggi menurut bupati sekaligus kesan bahwa pemerintah telah bekerja dengan maksimal.Untuk kegiatan di tahun ini bupati menegaskan ingin seluruh SKPD dan pejabat yang dipimpinnya bergerak cepat menyelesaikan kegiatan yang sudah tertuang dalam APBD.

"Jangan ada kesan sengaja memperlambat karena alasan yang tidak mendesak.Saya maunya kerja cepat, serapan anggaran cepat. Jangan ada lagi lambat-lambat,di semua satker untuk menggesa kinerja dan penyerapan anggaran ini, tidak ada waktu lagi bermain-main karena jabatan yang saya peroleh adalah amanah dari masyarakat kepada saya dan wakil bupati terpilih Drs Jamiludin, amanah ini harus dijalankan sehingga apa yang menjadi harapan masyarakat bisa tercapai,"ujarnya.

Ditambahkan Bupati bahwa dirinya meminta peranan Pers untuk ikut memantau kinerja dari SKPD dan rekanan yang dinilai tidak sesuai aturan,sebab dirinya dalam menjalankan visi misi pembagunan agar bisa dirasakan langsung masyarakat manfaatnya.

"Kalau ada yang tidak sesuai aturan kepada rekan-rekan Pers tolong sampaikan kepada saya untuk minta tanggapan,kalau memang salah saya akan panggil instansi tersebut akan ada sanksinya, makanya kita harus kerjasama,saya tidak bisa bekerja baik kalau informasi itu tidak muncul bagai mana,"katanya mengakhiri.**(Adv/Humas/Us)