PEKANBARU -- Memiliki predikat cumlaude pada ijazah tidak menjamin seseorang mampu mendapatkan posisi atau jabatan bagus ketika masuk kedunia kerja, hanya yang memiliki sof skill lah, yang akan mampu menjadi yang terbaik.

Hal itu disampaikan Majelis Dikti dan Litbang pimpinan pusat Muhammadiyah Prof Dr H Edy Suandi Hamid MEc, saat memberi sambutan pada sidang senat terbuka dalam rangka Wisuda XI, program sarjana dan diploma III Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI), Sabtu 29 Oktober 2016, dikampus II UMRI.

Dikatakannya, memiliki ijzah dengan nilai bagus hanya mendukung 20 persen dari seseorang ketika memasuki dunia kerja, 80 persen nya adalah memiliki sof skill, yang bisa diandalkan, yakni yang utama kemampuan berkomunikasi.

"Kuncinya adalah mampu berkomunikasi dengan baik, memiliki jiwa kepemimpinan, disiplin, dan kejujuran. Jadi jangan puas dengan IP tinggi saja," kata mantan Ketua forum Rektor ini.

Dia menyebut, Universitas sekarang bukan menciptakan pencari kerja. Tapi menciptakan kesempatan kerja. Apalagi sarjana dan diploma yang menganggur di Indonesia mencapai 900 ribu orang. Bahkan, Riau termasuk nomor 9 yang jumlah penganggurannya paling banyak.

Karena itu, lulusan harus menjadi pencipta lapangan kerja. Hal itu sesuai dengan cita-cita UMRI yang ingin lulusannya menjadi teknopreneur. Yaitu, wiraswasta berbasis teknologi.

Ditambahkannya, perguruan tinggi Muhammadiyah tidak sekedar memberikan ijazah dengan basis pengetahuan. Tapi juga dengan skill competent. Di antaranya enterpreneurship. Tapi hal itu tidak cukup. Karena kompetensi yang tak bisa dilupakan adalah karakter yang baik. Dimana di dalam Muhammadiyah dipelajari lewat materi Al Islam Kemuhammadiyahan.

"Lulusan UMRI harus punya ciri yang khas. Artinya, tidak sama dengan lulusan perguruan tinggi lainnya. Dan UMRI memiliki apa yang bisa menjadikan itu, karena perguruan tinggi dibawah organisasi Muhammadiyah, memiliki kelebihan yakni secara otomatis menjadi anggota Muhammadiyah, yang dimanapun berada, bisa saling mendukung dan membantu," pungkasnya.