• Salah seorang Calon Dosen tengah menjalani tes urine. (Humas UIR)

PEKANBARU -– Sebanyak 52 Calon dosen Universitas Islam Riau (UIR), Sabtu 10 Oktober 2015 kemarin menjalani tes urine guna mengecek pengunaan narkoba di kalangan calon tenaga pengajar. Tes urine ini dilakukan mendadak tanpa pemberitahuan sebelumnya kepada yang berkanaan.

Dari rilis yang diterima, sebelum dilaksanakan tes urine seluruh calon dosen UIR sebelumnya diberi pengarahan oleh Rektor Universitas Islam Riau (UIR), Prof Dr Detri Karya SE MA dan Wakil Rektor I Bidang Akademik, Dr Nurman S Sos MSi di ruang rapat rektorat latai empat.

Dalam kesempatan itu, Rektor menekankan kepada calon dosen yang telah mengikuti beberapa tahapan tes, tentang arti pentingnya disiplin kerja dan kemampuan berkerja dalam tim.

“Kita di UIR ini memiliki cita-cita yang tinggi, yakni unggul dan terkemuka di Asia Tenggara tahun 2020. Modal yang dibutuhkan untuk menggapai cita-cita tersebut salah satunya adalah sumberdaya manusia yang harus di perkuat. Oleh karenanya, kita ingin dosen-dosen yang kita rekrut yang terbaik,” kata Rektor UIR, Prof Dr Detri Karya SE MA.

Dalam pengembangan UIR di masa mendatang, Rektor Detri Karya mengharapkan, calon dosen yang dinyatakan lulus nantinya untuk untuk melanjutkan studi ke S3.

Setelah diberi pengarahan, Wakil Rektor I Bidang Akademik, Dr. Nurman M.Si, langsung memberikan pengumuman, bahwa calon dosen yang hadir harus menjalani tes urine yang berkerja sama dengan UIRA Healt.