BAGANSIAPIAPI -- Dinas Perkebunan (Disbun) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) bakal prioritaskan program ungulan penanaman kelapa dalam dan karet pada tahun 2016 ini. Guna mengembalikan sejarah Rohil sebagai penghasil kelapa dan karet.

Demikian di ungkapkan, Kadis Dibun Rohil, Syahril, Senin 18 Januari 2016 di rungan kerjanya. "Program prioritas di tahun 2016 selain pembagian bibit sawit, kita juga programkan pembagian bibit  kelapa dalam dan karet,"katanya.

Dipaparkan Syahril bahwa dulunya Rohil penghasil kelapa terutama di Sinaboi, Palika, Kubu, Batu Hampar, dan Bangko Pusako. "Jadi ini akan kita kembalikan lagi guna meningkatkan perekonomian masyarakat,"katanya.

Tahun 2016 kelapa dalam Hibrida unggul. Terutama saat sekarang melalukan survei di lapangan sebelum di tanam. Kelapa sekarang sudah mulai langka, dulunya penghasil kelapa sekarang malam kelangkaan kelapa.

Banyak keuntungan dari menanam kelapa, bisa diolah apa saja. Bisa untuk di konsumsi sebagai makan seperti minyak kelapa dan lainya.

"Kelapa dalam Jika di tanam tidak mengangu tanaman lain. Beda dengan kelapa Sawit. Bahkan kepala sawit dan kelapa dalam bisa di tanam dalam satu hamparan tergantung penempatan jaraknya,"paparnya.

Selain kelapa dalam, penanam karet juga menjadi prioritas Disbun. "Karet juga akan kita tenan kembali, terutama di kecamatan yang dulunya potensi penghasil karet,"ungkapnya.

"Untuk melaksanakan program tersebut perlu survei kelapang daerah mana yang cocok untuk menanam Kelapa dalam dan karet,"kata Syahril.

Kedua program ungulan ini, harga tetap stabil. Jika turun tidak terlalu parah seperti kelapa sawit. "Kita akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang keungulan dan keuntungan menanam kepala dalam dan karet. Bahkan kita akan undang narasumber dari PKS Medan. Kita prioritas penanaman Kelapa dalam dan karet. Bukan berati kita akan alih fungsi lahan. Tatapi disamping tanam sawit tetapi juga tanam kelapa,"Jelasnya.**(Us)