• Zulbahri

TEMBILAHAN -- Penolakan rencana pembangunan Kantor Bupati Inhil baru terus bergulir. Kali ini datang dari Zulbahri politisi Partai Nasional Demokrat ( Nasdem), yang disampaikannya disela-sela reses yang ia lakukan di Kota Tembilahan.

Dengan kompleksnya permasalahan yang ada sedang dialami masyarakat saat ini,  sungguhlah tidak tepat pemerintah menganggarkan 120 milyar hanya untuk membangun gedung baru.

"Sikap pemerintah saat ini terkesan tidak berpihak kemasyarakat, di tengah kompleksnya permasalahan yang ada di Inhil. sangatlah tidak wajar pemerintah mewacanakan pembangunan kantor yang baru," ungkap Zulbahri

Lebih lanjut jauh dikatakannya,  dengan anggaran sebesar 120 M sangatlah banyak yang bisa dibikin pemerintah terutama di bidang yang langsung bersentuhan dengan masyarakat.

"Dengan anggaran sebesar 120 M sangatlah banyak yang bisa dibikin pemerintah terutama di bidang yang langsung bersentuhan dengan masyarakt. Seperti halnya penyelamatan kebun kelapa rakyat, normalisasi tanggul, peningkatan infrastruktur, beasiswa pendidikan," papar Zulbahri

"Terus terang saya menolaknya. Tapi kalau saya saja yang menolaknya, ada 44 orang lagi anggota DPRD Inhil yang ada itu menyetujuinya ya, kalah juga lah saya," sambungnya lagi.

Salah seorang masyarakat Tembilahan mengatakan, bukan gedung baru yang butuhkan, tapu hal yang langsung bersentuhan dengab kami. Produktivitas perkebunan kelapa masyarakat hanya tinggal berapa persen saja lagi.

"Bisa lihat sendiri kebun kelapa masyarakat disini sudah sangatlah parah dan itu baru satu contoh, belum lagi di daerah-daerah lainnya.  Sosok pemimpin yang mendahulukanlah kepentingan masyarakat yang kami butuhkan, bukan kepentingan para pejabat," tandasnya.**(suf)