Dalam sambutannya Walikota menyampaikan bahwa pemuda merupakan tombak terdepan kemajuan suatu bangsa, jika pemudanya baik maka baiklah suatu bangsa. Pemuda merupakan penerus perjuangan generasi terdahulu untuk mewujukan cita-cita bangsa.
"Pemuda menjadi harapan dalam setiap kemajuan di dalam suatu bangsa, Pemudalah yang dapat merubah pandangan orang terhadap suatu bangsa dan menjadi tumpuan para generasi terdahulu untuk mengembangkan suatu bangsa dengan ide-ide ataupun gagasan yang berilmu, wawasan yang luas, serta berdasarkan kepada nilai-nilai dan norma yang berlaku di dalam masyarakat," kata Dia.
Lanjut Firdaus, didasari atau tidak, pemuda sejatinya memiliki peran dan fungsi yang strategis dalam akselerasi pembangunan termasuk pula dalam proses kehidupan berbangsa dan bernegara. Pemuda merupakan aktor dalam pembangunan. Generasi muda harus mempunyai karakter yang kuat untuk membangun bangsa dan negaranya, memiliki kepribadian tinggi, semangat nasionalisme, berjiwa saing, mampu memahami pengetahuan dan teknologi untuk bersaing secara global.
"Pemuda juga perlu memperhatikan bahwa mereka mempunyai fungsi sebagai Agent of change, moral force and sosial kontrol sehingga fungsi tersebut dapat berguna bagi masyarakat," sebutnya.
Firdaus berharap, para pengurus FPRM kota pekanbaru dapat menerapkan Tri Logi kota pekanbaru yang akan merubah pola fikir masyarakat untuk suatu kemajuan. Pengurus FPRM diharapkan juga mampu mengajak dan menjadi contoh oleh para pemuda kota pekanbaru sehingga cita-cita kota pekanbaru menjadi kota metropolitan yang madani terwujud.
Acara ini ikut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama kota Pekanbaru Drs.Edwar S Umar MA, Ketua FKUB kota Pekanbaru Ismardi, Anggota DPRD kota Pekanbaru Aidil Amri, Camat Sekota Pekanbaru, dan undangan lainnya.**(saf)













