• Ilustrasi virus corona

Gaungriau.com (PEKANBARU) -- Pasien terkonfirmasi positif corona atau covid-19 di Pekanbaru mencapai 31 kasus. Dari jumlah tersebut sejak dua hari terakhir tidak mengalami penambahan kasus positif.

Juru Bicara Bidang Kesehatan Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Pekanbaru, dr Mulyadi mengatakan dalam konferensi pers, Ahad 10 Mei 2020 sore, bahwa kasus covid-19 mengalami perlambatan di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

"PDP (Pasien Dalam Pengawasan) meninggal dunia nihil hari ini. Kasus positif corona juga nihil," kata Mulyadi.

Dirincikannya, perkembangan kasus sejak 3 Maret di Pekanbaru yaitu total kasus positif mencapai 31 orang. 15 orang diantaranya sudah sembuh dan pulang. Sebanyak 12 orang masih dirawat dan 4 orang meninggal dunia.

"Hari ini, ada satu orang pasien positif corona yang sembuh," jelasnya.

Sementara itu, untuk total kasus PDP mencapai 401 orang. Sebanyak 175 orang sembuh dan pulang. Sebanyak 182 orang masih dirawat dan 44 orang meninggal dunia.

Sedangkan total kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 4.303 orang. Rinciannya, 4.026 selesai pemantauan dan 277 masih dalam pemantauan.

Pemeriksaan rapid test juga telah dilakukan kepada 1.381 ODP. Rinciannya, 1.371 orang negatif dan 10 orang positif.

Untuk sebaran kasus positif terbanyak masih berada di Kecamatan Tampan yaitu 13 kasus positif. Diikuti Kecamatan Marpoyan Damai 4 kasus positif.

Kecamatan Bukit Raya 4 kasus positif. Kecamatan Tenayan Raya 3 kasus positif. Kecamatan Limapuluh 2 kasus positif. Kecamatan Sail 2 kasus positif.

Kecamatan Rumbai Pesisir 1 kasus positif. Kecamatan Rumbai 1 kasus positif, dan Kecamatan Payung Sekaki 1 kasus positif.

"Kasus corona sudah mulai mengalami perlambatan di Pekanbaru sejak penerapan PSBB. Karena, masyarakat telah diminta bekerja, belajar, dan beribadah di rumah," papar Mulyadi

Ia menyebut dalam waktu dekat, Provinsi Riau juga akan melaksanakan PSBB dan diharapkan dapat memutus penyebaran kasus Covid-19.**(saf)