Gaungriau.com (SIAK) -- Bantuan paket sembako yang diberikan kepada wartawan yang bertugas di Kabupaten Siak, murni bentuk panggilan dan niat hati untuk ikut merasakan beban ekonomi akibat dampak wabah covid-19 yang dirasakan saat ini.

Hal itu dikatakan BupatiSiak Drs H Alfedri, M.Si disela membagikan paket sembako untuk awak media yang bertugas di Kabupaten Siakdihalaman kantor Bupati Siak Kamis 23 April 2020.

Saat itu ikut mendampingi Bupati Alfedri dalam penyerahan 100 paket Sembako tersebut antara lain Kadis Kominfo Drs H Arfan Usman, M.Pd , dan Asisten l dan Asisten ll Sekretariat Daerah Kabupaten Siak.

Dikatakan Bupati Alfedri, sebaik apapun program yang terus diselenggarakan oleh Pemerintah, jika tidak diliput wartawan dan dipublikasikan olehmedia, makatidak akan didiketahui oleh masyarakat.

Berbagai kemajuan untuk diberbagai berbagaisektorpembangunan yang telah dibuktikan oleh Pemerintah Kabupaten Siak, didalamnya juga terdapatperandari wartawanyangsudah cukup membantu Pemerintah Daerah.

"Apalagi dengan saat ini, terpaan wabah covid 19 ini , semua liniterkena dampaknya , terutama sektor ekonomi, yang cukup terasakanbagi masyarakat menengah kebawah, sudah barang tentu begitu sulit, dan Pemerintah Daerah juga sudah mulai memberi bantuan sejumlah paket sembako kepada masyarakat yang cukup terdampak," tegas Bupati Alfedri.
Danbegitu juga tenaga medis adalah garda terdepan dalam menjalankan tugas untukmenyelamatkan nyawa setiap orang yang terkena wabah covid 19 , begitu juga dengan tugas yang telah dilakukan oleh wartawan dilapangkan menyangkut bahaya covid 19 dan sebagainya, sehingga apa yang disajikan oleh media massa juga termasuk pekerjaangarda terdepan.

"Dengan demikian, rekan - rekan media yang bertugas ditengah - tengah wabah virus Corona ini khususnya di siak juga merupakan salah satu orang paling berjasa, disamping tenaga medis, para dokter, sukarelawan dan pihak - pihak yang terlibat dalam penanganan memutus mata rantai Covid 19 ini," sebutnya.

Yang mana wartawan yang mempublikasikan melalui media masing - masing yang senantiasa memberikan informasi kepada masyarakat, bagaimana pencegahan dari penularan wabah virus Corona ini, mulai publikasi wajib memakai masker, jaga jarak, cuci tangan dan sebagainya.

"Sehingga masyarakat tau atas publikasi yang disampaikan rekan media artinya sebagai pemerintah daerah juga tetap menerima atau tidak pernah merasa alergi atas kritikan yang disampaikan ,ataupun usulan dan buah pikiran dari teman - teman media yang intinya untuk kepentingan masyarakat dan juga usulan bagaimana percepatan dalam penanganan memutuskan mata rantai penyebaran virus Corona ini," tutur dia.

Wartawan juga merupakan salah satu unsur terdepan dalam penyampaian informasi yang akurat didalam kondisi saat ini Covid 19 termasuk dikabupaten Siak, karena masyarakat mengetahui dari apa yang sudah disajikan atau dipublikasikan oleh media.

"Mudah-mudahan dengan kondisi penularan wabah virus Corona di Siak yang masih 1 positif dan hasil tes lainnya masih negatif, mari kita berdoa bersama inilah yang pertama positif dan itu jugalah yang terakhir," ajaknya.

Bupati juga pada kesempatan tersebut secara pribadi memberikan bantuan pribadinya berupa sembako kepada seratusan awak media yang bertugas di siak, dia meminta janganlah dipandang dari apa yang diberikan maupun harganya, "ini memang tulus dari hati membantu teman-teman wartawan yang bertugas di Siak,"ujarnya.

Pada kesempatan ituAlfedri juga atas nama pemerintah daerah dan mewakili dari seluruh instansinya mengucapkan kepada rekan media selamat menyambut bulan suci ramadhan, jika ada kesilapan dan kesalahan mohon dimaafkan.

Sementara Kadiskominfo Siak Drs H Arfan Usman MPdmenyampaikan, hingga saatini kita semua ini masihmasih terbebas dari wabah korona ini-19, dan semoga apa yang menjadi harapan kita semua agar rantai penyebaran wabah covid 19 ini cepat berakhir.

"Kami juga berterima kasih kepada rekan-rekan wartawan sebagai mitra kerja Pemerintah Daerahyang sudah berperan aktif dilapangandalam menyajikan berbagai pemberitaanbagi kemajuan tiga pembanguan di Negeri bekas kerajaan ini,"sebut Arfan Usman.**(ADV/jas)