Gaungriau.com (PEKANBARU) -- Dalam rangka Hari Jadi Pekanbaru ke 235, Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Pekanbaru dan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat akan melaksanakan Aksi Bersih Sungai Siak pada tanggal 20 Juni di Tepian Sungai Siak. Lokasi aksi bersih ini dimulai dari Masjid Nurul Iman, Kelurahan Kampung Baru hingga Rumah Singgah Tuan Kadi.

Kegiatan itu dihadiri langsung Walikota Pekanbaru Firdaus MT serta pejabat di lingkungan Pemko Pekanbaru. Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau Ahmad Hijazi ikut hadir sekaligus mewakili Gubernur Riau membuka kegiatan tersebut.

Dalam kesempatan itu, Walikota Pekanbaru sempat melakukan patroli aksi bersih sungai Siak di sepanjang sungai menggunakan perahu. Aksi bersih sungai ini juga melibatkan seluruh instansi/OPD/SKPD di lingkungan pemerintahan Kota Pekanbaru, Balai Wilayah Sungai Sumatera III, BKSDA, BPBD, Basarnas, Kodim 0301 Pekanbaru, Koramil 03/Senapelan, Polresta Pekanbaru, Polsek Senapelan, masyarakat dan berbagai multi stakeholder lainnya.

Mereka membersihkan eceng gondok yang menutupi permukaan sungai. Kegiatan itu berlanjut sampai ke kawasan Rumah Singgah Tuan Kadi. Di sana, Pemko membagi bibit pohon kepada masyarakat.

Walikota menyebut, kegiatan ini untuk mengajak masyarakat kembali mengingat sejarah Sungai Siak yang berkaitan dengan sejarah berdirinya Pekanbaru pada 235 tahun lalu. Selain itu, masyarakat juga diharapkan memiliki kecintaan terhadap kelestarian lingkungan, terutama sungai dan anak-anak sungai.

"Kita mengajak masyarakat kembali mengingat sejarah di Sungai Siak ini yang tidak lepas dari sejarah berdirinya Pekanbaru yang didirikan Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzam Syah," jelasnya.

Kegiatan ini juga untuk menggali potensi Sungai Siak sebagai wisata air, dan menanamkan kecintaan kepada masyarakat untuk menjaga lingkungan, terutama sungai dan anak-anak sungai.

Ia menjelaskan kegiatan aksi bersih Sungai Siak ini juga berkaitan dengan program Nasional, yaitu program Indonesia bersih yang dideklarasikan pada awal tahun lalu. Menurutnya, program Nasional tidak akan berhasil tanpa adanya dukungan dari masing-masing provinsi dan kota.

"Untuk menciptakan Negara Indonesia yang bersih tentu harus didukung oleh provinsi-provinsi. Suksesnya provinsi mendukung program tersebut harus didukung oleh kabupaten/kota di masing-masing provinsi," jelasnya.

Sekda Riau Ahmad Hijazi menyebut, untuk mewujudkan kota yang bersih, diperlukan kerjasama pemerintah dan masyarakat karena bukan tanggung jawab pemerintah saja. Tapi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.

http://gaungriau.com/gambar/foto/5995497838.jpeg

"Pemprov Riau mengimbau untuk bersama berperan aktif mewujudkan Pekanbaru, sebagai kota aman, nyaman, damai bersih dan asri," jelasnya.

Aksi bersih sungai Siak ini bukan hanya seremonial belaka, namun diharapkan melalui aksi yang telah dilakukan dapat menjadi stimulan bagi masyarakat Pekanbaru khususnya di sepanjang tepian Sungai Siak agar lebih peduli terhadap lingkungan dan menimbulkan budaya bersih sungai Siak.

"Untuk itu, kami selaku panitia pelaksana aksi bersih ini mengharapkan partisipasi aktif tamu undangan dan masyarakat yang hadir untuk bersama-sama mensukseskan aksi bersih sungai Siak ini." terang Elmawati, Sekretarias Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Pekanbaru. (ADV)