JAKARTA -- Gaungriau.com -- Ketua Komite II DPD RI Parlindungan Purba memberi sambutan pada acara peluncuran dan bedah buku ‘Ayat-ayat Perumahan Rakyat’ karya tulis Muhammad Joni. Senator asal Sumatera Utara itu berharap buku tersebut dapat bermanfaat bagi bangsa dan negara.

Parlindungan mengatakan Ada tujuh bab dalam buku ini, yang pertama adalah rumah untuk rakyat. Menurutnya, masalah perumahan memang sangat dinanti oleh masyarakat khususnya di daerah.

“Saya tertarik bahwa rumah untuk rakyat ini merupakan hak untuk rakyat, ini merupakan hak dasar. Untuk itu pemerintah harus fokus terhadap masalah ini,” ucapnya di Kementerian Agraria dan Tata Ruang, Jakarta, Rabu 31 Januari 2018.

Pada bab selanjutnya yaitu membangun rumah berimbang, sebelumnya Komite II DPD RI sudah pernah membahas persolan ini bersama mitra kerja. Namun pada hal ini kita perlu mengingatkan kembali pemerintah mengenai rumah berimbang. “Kita sudah pernah berbicara soal ini bersama mitra kerja kami. Tapi kita perlu mengingatkan kembali,” tegas Parlindungan.

Ia menambahkan bab selanjutnya geliat perumahan pemungkiman dan perkotaan. Berbicara soal itu, pemerintah perlu berkaca pada negara tetangga yaitu Singapura. Pasalnya, ada beberapa survei yang mengatakan Singapura merupakan kota yang paling nyaman. “Dari sana kita bisa belajar baik itu perumahan atau infrastrukturnya dan lainnya,” ujar Parlindungan.

Disisi lain dari segi perbankan juga menjadi permasalahan tersendiri bagi masyarakat berekonomi kurang mampu. Akhirnya, mereka harus menunggu rusunawa tapi itu tidak mengusulkan.

“Pemerintah harus memberikan rumah singgah atau sementara. Hal seperti ini mungkin diperlukan pemerintah bagi masyarakat kalangan bawah. Ini semua amanat UUD 1945,” papar dia.**(rls)