PEKANBARU -- Gaungriau.com -- Harga komoditas beras mengalami kenaikan sejak pembuka tahun 2018. Pemerintah diminta untuk mengantisipasi supaya tidak terjadi gejolak kenaikan harga beras yang merupakan kebutuhan pokok masyarakat.

Apalagi, kebutuhan beras di Riau berasal dari provinsi tetangga salah satunya dari provinsi Sumatera Barat. Untuk itu, pemerintah dinilai perlu melakukan antisipasi supaya tidak terjadi gejolak harga beras yang mengalami kenaikan. Kenaikan harga beras ini tentu akan menambah beban masyarakat terutama masyarakat ekonomi menengah ke bawah.

"Pemerintah tentunya harus melakukan antisipasi supaya tidak terus terjadi kenaikan dan kenaikan harga beras ini jelas menambah beban masyarakat terutama masyarakat menengah ke bawah," ungkap Sekretaris Komisi II DPRD Riau, Mansyur kepada wartawan.

Menurut Politisi PKS ini, pemerintah juga harus selalu menjaga ketersediaan beras supaya selalu dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Riau. Dikarenakan, untuk memenuhi kebutuhan beras di provinsi Riau masih bergantung dari luar daerah Riau.

"Ini perlu dilakukan karena apalagi stok terputus tentunya akan terjadi dampak yang luar biasa. Karena, beras merupakan kebutuhan poko masyarakat," ujar Mansyur.

Sebagaimana diketahui, harga beras dan sejumlah bahan kebutuhan pokok lainnya sudah mengalami kenaikan sejak pembuka tahun 2018.

Bahkan, kenaikan harga beras ini tidak hanya terjadi di Riau bahkan secara nasional. Untuk itu, pemerintah harus melakukan antisipasi supaya tidak terjadi gejolak kenaikan harga beras.**(rud)