• Kondisi SDN 38 Sekodi Bengkalis yang hampir roboh

BENGKALIS -- Mimpi menjadikan Bengkalis sebagai Kota Pendidikan, sepertinya bak panggang masih jauh dari api. Bahkan menyambut Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada Selasa tanggal 02 Mei ini, potret dunia pendidikan di Negeri Junjungan masih buram dan compang-camping diberbagai sisi.

Salah satu contohnya adalah infrastruktur di sektor pendidikan yang masih belum mendapat perhatian maksimal dari stake holder sektor tersebut. Seperti contoh Sekolah Dasar Negeri (SDN) 038 yang terdapat desa Sekodi kecamatan Bengkalis yang kondisi bangunannya hampir roboh.

Bangunan SDN 038 tersebut kondisinya sangat memprihatinkan. Bangunannya sendiri terbuat dari batu namun ada penyangga ditengah ruangan belajar menggunakan kayu sehingga mengancam keselamatan siswa. SDN yang hanya memiliki 3 ruangan belajar tersebut lantainya berlobang-lobang termasuk lantai teras dan plafon serta dinding ditambal papan.

Anggota DPRD kabupaten Bengkalis daerah pemilihan Bengkalis-Bantan dr Morison Bationg Sihite yang sempat meninjau langsung kondisi SDN itu terkejut dan tak habis pikir dengan kondisi sarana pendidikan yang sangat tidak layak dipakai untuk kegiatan belajar mengajar tersebut.

"Kondisi sekolah itu sangat parah sekali, struktur bangunannya malah bisa mengancam keselamatan siswa. Masak ada kayu dipergunakan untuk menyangga platfon bangunan ditengah ruangan belajar, kalau kayu itu tumbang dan platfon roboh tentu bisa menimpa siswa, "ucap Morison, Senin 1 Mei 2017 terkait hasil temuannya saat reses minggu lalu ke desa Sekodi.

Diceritakan Politisi Partai Demokrat tersebut, saat mengunjungi SDN 38 ia didampingi Khaidir penjabat Kades Sekodi dan anggota Badan Perwakilan Desa (BPD) Sekodi. Kerusakan parah bangunan SDN 038 itu tidak bisa hanya mengandalkan perbaikan semata, tapi harus dilakukan pembangunan baru diseluruh bangunan.

"Pada Rapat Paripurna penyampaian hasil reses di DPRD Bengkalis nantinya masalah ini akan kita sampaikan melalui Fraksi Partai Demokrat. Kita mendesak Dinas Pendidikan Bengkalis secepatnya melakukan pembangunan baru sarana belajar mengajar tersebut, sehingga representatif untuk dipergunakan, "tukas Morison.