PEKANBARU -- Kepala Bidang Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus Dra Dewi Riyawati Andamari menyebut titengah keterbatasan yang dimiliki tidak menyurutkan anak-anak berkebutuhan khusus untuk terus mengejar prestasi.

Hal itu disampaikannya saat menutup kegiatan gerakan literasi PKPLK Anak berkebutuhan Khusus (ABK) di Sekolah Inklusi Jenjang Pendidikan SD Se Provinsi Riau, Rabu 22 Maret 2017 di Pekanbaru. Kegiatan ini ditutup dengan mengumumkan pemenang Lomba Literasi Anak berkebutuhan Khusus yang bersekolah di sekolah-sekolah Inklusi Provinsi Riau.

“Saya harap setelah mengikuti kegiatan ini, guru yang hadir dapat mengupayakan tersedianya Ruang pojok literasi untuk para ABK. Hal ini untuk menunjang kebutuhan anak didik akan bacaan-bacaan yang mendidik di sekolah,” Ujar Dewi.

Dalam kesempatan ini, pemenang Juara 1 Lomba penulisan Kreatif Meyendra membacakan hasil karya tulisnya di depan tamu undangan yang hadir, yakni membuat tulisan berupa surat yang ia tujukan kepada Gubernur Riau. Dibantu guru pendamping, Meyendra membacakan surat yang isinya meminta agar Gubernur Riau membangun SMP inklusi di Daerahnya yakni Indragiri Hulu (Inhu) agar ia bisa meneruskan cita-citanya.

Berikut nama pemenang Lomba Literasi yang digelar bidang PKPLK Disdik Riau. Pemenang Lomba Penulisan Kreatif; Juara 1 Meyendra ( SDN 016 Rengat Inhu),Juara 2 Meliana (SDN 117 Pekanbaru),Juara 3 Lide Ananta.K (SDN 95 Pekanbaru).

Sementara itu Pemenang Lomba Bercerita;Juara 1 Fadhil (SDN 95 Pekanbaru), Juara 2 Meylani (SDN 03 Pelintung Dumai), Juara 3 M. Alex (SDN 117 Pekanbaru).**(mad)