• Teks foto : kapal nelayan Pambang saat ini diamankan dibibir laut desa Pambang yang mengalami kerusakan Senin 7 Nopember 2016.

BENGKALIS -- Gara-gara masuk diperairan Muntai, kapal nelayan desa Pambang ditabrak   kapal nelayan Muntai Senin 7 Nopember 2016 sekitar pukul 10.00 Wib pagi tadi. Terkait hal tersebut, kapal nelayan Pambang mengalami rusak dan sedang dalam proses Penyidikan pihak kepolisian Polres Bengkalis.

Hal tersebut dibenarkan langsung oleh Kapolres Bengkalis AKBP Hadi Wicaksono melalui Kasat Polair AKP Yudhi ketika dikonfirmasi kepada Gaungriau.com Senin, 7 Nopember 2016.

Dikatakan Kasat, untuk pendalaman penyidikan siapa pelaku perusakan kapal nelayan Pambang tersebut saat ini sejumlah saksi saksi dari pihak korban sudah dimintai keterangan.

"Pelaku masih dalam pencarian, saat ini kepolisian Polres Bengkalis masih meminta keterangan saksi -saksi korban pemilik  kapal yang diduga dirusak oleh kapal nelayan Muntai. Selain itu juga kepolisian sudah mengamankan berupa barang bukti  (BB) kapal nelayan Pambang yang saat ini sedang dilakukan pemeriksaan di Polsek Bantan," ungkap Kasat.

Berdasarkan sejumlah sumber Senin 7 Nopember 2016 di perairan muntai telah terjadi keributan antar nelayan muntai dan nelayan pambang yang sedang mencari ikan di laut perairan muntai.

"Nelayan pambang yang sedang mencari ikan di laut dengan menggunakan alat tangkap jaring di sekitar perairan muntai, tiba-tiba datang nelayan muntai menghampirinya dengan menabrakan kapalnya ke arah kapal nelayan dari pambang dan mengakibatkan pertengkaran adu mulut, kapal nelayan pambang menglami kerusakan," kata udin warga setempat.

Dari kejadian tersebut Nahkodah kapal nelayan pambang melaporkan kejadian tersebut kepada pengurus kapal dan melaporkan ke polair dan posmat sei.Kembung pada pukul 11.00 anggota polair dan anggota posmat sei.kembung turun ke tempat kejadian dan menjumpai kapal korban yang mengalami kerusakan.**(put)