• Anggota DPRD Riau Abdul Vattah menyalami wisudawati salah satu peraih cumlaude

BENGKALIS -- Anggota DPRD Riau Abdul Vattah memotivasi luluasan Akademi Komunitas Negeri (AKN) Bengkalis harus bisa mengembangkan diri, sehingga bisa diserap oleh pasar tenaga kerja dan industri. Tidak hanya itu, jebolan AKN ditantang untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi

”Mudahan mari kita doakan semoga para lulusan AKN ini dapat langsung diserap pasar kerja/industri. Atau ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” ungkap Anggota DPRD Riau Abdul Vattah saat menghadiri pelepasan Wisudawan/ti Diploma II ke-2 AKN Bengkalis, di Gedung Cikpuan, Ahad 18 September 2016.

Abdul Vattah mengingatkan kepada lulusan AKN Bengkalis dan orang tua yang hadir pada acara itu, agar tidak mengeluh dengan biaya pendidikan. Karena diakui, untuk melanjutkan ke jenjang lebih tinggi, dibutuhkan biaya pendidikan yang besar alias mahal. Orang tua disarankan jangan pernah mengeluh soal biaya pendidikan. Sebab ada kecenderungan sebagian warga ”mendadak” miskin ketika menyekolahkan anaknya ke perguruan tinggi.

”Jangan karena ingin menyekolahkan anak, kita mendadak menjadi keluarga miskin. Banyak warga yang mengurus administrasi menjadi keluarga miskin di kantor desa/kelurahan. Meskinya kita harus bangga untuk tidak menjadi keluarga miskin,” ungkap mantan dosen di Politeknik Bengkalis ini.

Ada anggapan bahwa untuk biaya pendidikan itu mahal, kata Abdul Vattah, adalah pasti dan wajar. Namun hal itu dapat diatasi, jika para orang tua dan mahasiswa khususnya, punya tekad kuat untuk melanjutkan pendidikan, maka ada solusi mengatasi biaya pendidikan. Terlebih lagi, Pemerintah Kabupaten Bengkalis telah punya banyak program untuk memudahkan pendidikan, khususnya perguruan tinggi di daerah ini.