• Walikota Dumai H. Zulkifli As berfoto bersama Lurah Tanjung Palas Kecamatan Dumai Timur berfoto bersama usai menerima piala dan hadiah pada lomba gotong-royong tingkat Provinsi Riau Tahun 2016, di Taluk Kuantan Kabupaten Kuantan Sengigi belum lama ini.

DUMAI -- Kelurahan Tanjung Palas Kecamatan Kota Dumai yang menjadi wakil Kota Dumai pada lomba Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke 13 Tingkat Provinsi Riau Tahun 2016, berhasil meraih juara III. 

Atas keberhasilan itu, Kelurahan Tanjung Palas dianugrahi piala dan uang tunai sebesar Rp 10 juta oleh Pemerintah Provinsi Riau yang disampaikan langsung oleh Gubernur Riau H. Arsyadjuliandi Rahman pada puncak hari BBGRM tingkat Provinsi Riau tahun 2016 di Taluk Kuantan  Kabupaten Kuantan Seginggi, belum lama ini.

Gubernur Riau (Gubri) H. Arsyadjuliandi Rahman pada kesempatan itu menyampaikan, bahwa gotong royong merupakan pondasi dari karakter bangsa  yang sejak dahulu diwariskan kepada kita, dan menjadi nilai kebanggaan tersendiri bagi bangsa Indonesia. 

"Kita bergiat membangun Indonesia sejahtera yang mampu maju tampil kehadapan Dunia internasional, juga mengandalkan semangat gotong royong sebagai nilai luhur sebuah bangsa. Gotong royong (Goro) juga mencerminkan budaya kearifan lokal,"ujarnya.
      
Kata Gubri, semangat gotong royong dan pemanfaatan teknologi tepat guna harus dipadukan dalam mencapai kesejahteraan masyarakat. "Dalam kunjungan Gubri ke-beberapa kota dan kabupaten di Riau, sungguh banyak potensi kekayaan lokal, seperti kuliner, perikanan, pertanian dan lain-lain yang membutuhkan Teknologi tepat guna dan kreatifitas harus lebih dikembangkan agar memiliki daya saing dengan daerah lain di luar propinsi Riau,"terang Arsyadjuliandi Rahman.
     
Sementara Walikota Dumai Zulkifli As, menyampaikan ucapan selamat kepada Keluarahan Tanjung Palas yang telah meraih juara III pada lomba gotong royong kelurahan tingkat Provinsi Riau tahun 2016. Atas keberhasilan ini, Zul As minta kelurahan Tanjung Palas dan seluruh kelurahan lain yang ada di Kota Dumai agar meningkatkan jiwa gotong royong di masyarakat.

"Dengan bergotong royong tidak hanya pekerjaan berat menjadi lebih mudah, tetapi dapat memupuk jiwa sosial kemasyarakatan sesama kita,"sebutnya.

Sedangkan terkait teknologi tepat guna, Walikota Dumai minta Dinas Koperasi UKM Pemberdayaan Masyarakat Kota Dumai yang merupakan Satker yang mempunyai Tupoksi dalam pelestarian budaya Gotong Royong dengan berbagai kegiatan serta upaya penggerakan pemberdayaan teknolgi tepat guna (TTG) dalam percepatan pembangunan di setiap lini, supaya dapat memanfaatkan unsur kekayaan alam  yang adadi sekitarnya.

"Dinas terkait, agar dapat menggali kreatifitas Teknologi Tepat Guna dan terus bergiat mengembangakan produk serta potensi lokal dalam mendukung program peningkatan ekonomi pembangunan yang pro kerakyatan,"harap Zul As.**(rls/hms)