PELALAWAN -- Untuk pengamanan di bidang kesehatan jelang lebaran ini, Dinas Kesehatan Pelalawan menurunkan 30 personil yang terdiri dari tenaga medis, paramedis dan supir. Dari jumlah 30 personil tenaga kesehatan itu, akan disebar di lima titik yang ada di Kabupaten Pelalawan.

"Kalau untuk kita dari Diskes, seperti biasanya untuk posko lebaran kita berintegrasi dengan Dishubkominfo dan Polres Pelalawan. Kita hanya sebatas menurunkan personil bagi tenaga kesehatan saja," terang Kadiskes Pelalawan Dr Endid RP melalui Sekretaris Diskes Pelalawan, Asril SKM, via selulernya, Ahad 26 Juni 2016.

Asril menjelaskan bahwa nantinya tiap titik itu akan diisi oleh lima (5) personil tenaga kesehatan. Mereka akan memulai bertugas dari H-7 sampai H+7, pasca lebaran. Posko kesehatan ini sendiri fungsinya hanya sebagai posko pertolongan pertama saja bila terjadi kecelakaan di wilayah tersebut.

"Jadi bukan semata-mata posko bisa menanggulangi semuanya, karena jika tergolong berat maka tetap rujukannya adalah RSUD Selasih,"katanya.

Tahun lalu, sambungnya, ada lima titik posko yang ditetapkan. Diantaranya yakni di Pangkalankerinci 2 titik yaitu di KM 55 dan depan Ramayana, di Bandar Seikijang di daerah Simpang Beringin, kemudian di Ukui dan di Pangkalankuras. Tapi kalau saat ini, pihaknya belummengetahui titik-titik mana saja yang telah ditetapkan menjadi posko.

"Kalau kita dari Diskes mengikuti saja karena yang menentukan soal titik-titik posko itu adalah Polres Pelalawan. Namun yang jelas,kita telah siapkan personil untuk mengisi lima titik tersebut," ujarnya.

Dalam satu posko itu, lanjutnya, selain diisi oleh tenaga medis, paramedis dan supir dengan sistim shift, juga masing-masing posko akan dilengkapi dengan mobil ambulance. Pihaknya mengharapkan di tahun ini tidak banyak lagi terjadi peristiwa kecelakaan sehingga
arus jalur mudik bisa lancar dan selamat sampai ke rumah.

"Kalau untuk puskesmas sendiri, memang saat ini harus buka 24 jam, dan itu sudah mulai terhitung tanggal 1 Januari 2016 lalu,"pungkasnya.**(ham)