UJUNGBATU -- Ikatan Keluarga Masjid Indonesia (IKMI) Kecamatan Ujungbatu, Rabu 25 Mei 2016 di lingkungan Masjid Syuhada Jalan Ngaso, menggelar acara khitan massal yang diikuti 40 orang peserta anak-anak yang berasal dari satu kelurahan dan empat desa di Kecamatan Ujungbatu.

Dalam pelaksanaan kegiatan sosial tersebut, Rumah Sakit (RS) AZ-Zahra Ujungbatu membantu fasilitas satu unit mobil ambulance dan dokter beserta perawat untuk pelaksanaan khitan.        
Ketua Panitia, Ustad Yonfi HM saat diwawancarai Rakyat Riau di sela-sela kegiatan khitan massal mengatakan, menyambut bulan Ramadhan 1437 Hijriah/2016 masehi, pihaknya menggelar khitan massal dan akan dilanjutkan dengan Tabligh Akbar pada hari, Jumat 27 Mei 2016 lusa bertempat di Masjid Syuhada mengahadirkan penceramah Drs H Kariman Ibrahim MA.

“Alhamdulilah, kegiatan sunat massal ini dapat dilaksanakan dengan lancar, peserta yang mengikuti khitanan ini diantaranya, 14 orang dari Kelurahan Ujungbatu, dari Desa Ujungbatu Timur dan Sukadamai masing-masing 8 orang terakhir dari Desa Pematang Tebih dan Desa Ngaso masing-masing 5 orang,” jelasnya.

Selain itu, diterangkannya bukti pengabdian kepada masyarakat khususnya di Kecamatan Ujungbatu, RS AZ-Zahra membantu pihak panitia dengan memfasilitasi satu unit mobil ambulance dan pelaksanaan khitan itu sendiri Rumah Sakit yang dipimpin dr H Nofrizal tersebut membantu dokter sekaligus perawat.           

Ustad Yonfi juga menyampaikan donatur utama dalam pelaksanaan khitan massal itu yakni Indra Gunawan atau akrab disapa Ujang Lurah. Ujang Lurah pengusaha muda Ujungbatu ini membantu panitia dengan menyediakan fasilitas tempat.

Disamping khitan massal gratis, panitia juga memberikan bingkisan berupa kain sarung beserta uang tunai untuk peserta yang mengikuti khitan massal.

Pada kesempatan yang sama, salah seorang masyarakat Desa Sukadamai, Julingarti mengaku sangat terbantu dengan khitan massal gratis yang dilaksanakan IKMI tersebut, atas bantuan itu putranya yang bernama Abdul Hafiz dapat melaksanakan khitan.

“Kami sangat terbantu dengan kegiatan khitan massal ini, karena ekonomi kami saat ini lagi sulit, dimana memasuki tahun ajaran baru ini anak-anak butuh biaya banyak,” jelasnya.**(lim)