Dua Ribu Hektare Lahan di Rohul Akan Ditanami Kacang Kedelai
Kamis, 07 April 2016 - 00:00:00 WIB
PASIR PENGARAYAN -- Tahun 2016 ini, ditargetkan akan dilakukan penanaman kacang kedelai di 2000 hektar lahan, yang tersebar di 13 Kecamatan dari 16 kecamatan se-Rohul, dan kini sudah teraliasasi mencapai 50 persen.
Hal itu dikatakan Bupati Rohul, Drs H Achmad M,Si, yang juga Ketua Kanwil Pandu Tani Indonesia (Patani), Kamis 7 April 2016, saat ikut menanam kedelai, bersama belasan petani yang tergabung di Kelompok Tani, Bareng Tani, di Desa Rambah Tengah Utara (RTU), Kecamatan Rambah, yang dihadiri Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura (TPH), Mubrizal SP, serta para kepala dinas lainnya, kepala badan dan kantor.
Bupati mengatakan, untuk luas lahan yang akan ditanami kacang Kedelai di Rohul seluas 2000 hektar. Sedangkan untuk di Desa RTU, ada sekitar 25 hektar. “Kita kerjasama dengan pihak kelompok tani, dimana kedelai untuk tingkatkan hasil pertanian mereka, dan kita sebagai Patani tentunya harus berbuat untuk petani, sehingga kita gelar aksi tanam kedelai,” tegas Bupati.
Tambah Bupati lagi, kacang kedelai memiliki pasar yang bagus. Karena sekitar 70 persen kacang kedelai masih dinpor dari luar negeri, sehingga pihaknya berupaya meningkatkan hasil produksi tanaman kedelai petani di Rohul.
“Untuk meningkatkan produksi tanaman kacang kedelai, kita akan menggunakan pupuk mikro Google, dimana, pupuk ini dapat tingkatkan hasil produksi,” tegasnya.
Lanjut Bupati lagi, bila dalam sehektar petani dapat hasilakan 1 ton kedelai, maka dengan menggunakan pupuk mikro Google petani kedelai akan mendapatkan hasil produksi 3 ton per hektarnya. Sehingga, Patani akan menerapkan pupuk mikro Google untuk meningkatkan hasil panen di Rohul maupun di Provinsi Riau.
“Bila hasilnya lebih banyak, maka tentunya swasembada yang menjadi program pemerintah bisa berhasil dan sukses. Sehingga kita terus ada bagi para petani,” janji Bupati Achmad.
Bupati juga menyatakan, untuk pasar kacang kedalai tidak mengalami hambatan, bahkan di pasaran kedelai saat ini juga sangat bagus, dimana, per Kg nya kini mencapai Rp 8 Ribu.
Dengan tingginya harga kedelai, tentunya sangat prospek bagi para petani, sehingga dengan kombinasi pupuk mikro google, dirinya yakin, Riau bisa mencapai Swasembada pangan.
“Bantuan bibit kita dapat dari pemerintah pusat, berharap dengan adanya kerjasama dengan para petani, program yang dicanangkan di oleh pemerintah bisa tercapai,” ucapnya.
Sementara, diakui Kepala Dinas TPH Rohul, Mubrizal, tahun 2016 ini adanya bantuan benih kacang kedelai untuk 2000 hektar lahan, yang terebar di 13 kecamatan. Diakuinya, benih yang dibantu dari Kementrian Pertanian jenis Varitas Grobokan, sementara untuk benih sudah teralisasi ke seluruh kelompok tani kini tinggal Zobadium yang tengah melalui proses pelelalangan, dan bulan ini selesai seluruhnya.
“Aksi penanaman kacang kedelai di Kelompok tani Bareng Tani Desa RTU, sebagai yang perdana. Nantinya, kelompok itu menjadi petrcontohan. Dimana dalam proses penanaman kita menggunakan Pupuk Mikroba Nigo Z 2000 P. Dimana dari target 2000 hektar yang akan ditanam, 250 hektar nantinya untuk itensifikasim sedangkan 1750 hektar lagi untuk perluasan areal tanam,” sebut Mubrizal lagi.**(lim)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Selasa, 16 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Dua Ribuan Lebih Rumah Warga di Pelalawan Terendam Banjir
PELALAWAN -- Kepala Dinas Kesejahteraan Sosial (Diskessos) Pemkab Pelalawan MD Rizal Abbas sampaikan sampai saat ini banjir telah merendam 2.410 Rumah, begitu juga fasiltas umum lainya seperti Masjid/Mushollah 9 unit dan sekolah 9 unit. Sejauh ini Pemkab telah menyalurkan bantuan sembako terhadap masyarakat yang terkena dampak banjir.…
-
Selasa, 16 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Kembali Datangi Korban Banjir, PDIP Riau Bawa Obat-Obatan
PEKANBARU -- Untuk kedua kalinya DPD PDIP Provinsi Riau turun ke beberapa lokasi banjir di Provinsi Riau. Kali ini PDIP langsung menurunkan Tim Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDIP pusat. Untuk hari ini, Selasa 16 Februari 2016 Tim…
-
Selasa, 16 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Kebun Rusak Akibat PT IJA, Masyarakat Sungai Bela Terus Tuntut Kejelasan Ganti Rugi
TEMBILAHAN -- Hampir satu tahun semenjak munculnya gejolak sengketa perkebunan antara masyarakat Desa Sungai Bela dengan PT Indogren Jaya Abadi (PT IJA), belum ada kejelasan penyelesaian hingga hari ini. "Untuk kesekian kalinya kami menuntut PT IJA agar…
-
Selasa, 16 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Disdikbud Riau Tinjau Sekolah Terdampak Banjir di Inhu
RENGAT -- Setelah beberapa waktu lalu meninjau dan memberikan bantuan kepada Sekolah yang terkena dampak banjir di Kabupaten Kampar, Selasa 16 Februari 2016, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Riau kembali melakukan peninjauan, kali ini dilaksanakan di Sekolah yang berada di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu).
-
Selasa, 16 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Empat Hektar Lahan Warga Bengkalis Terbakar
BENGKALIS -- Sebanyak 4 Hektare lahan perkebunan Masyarakat di Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis terbakar. Lahan warga tersebut tepatnya di Jalan H Tengku Ilyas desa Air Putih, kecamatan Bengkalis perbatasan dengan kecamatan Bantan. Dari informasi dilapangan, bahwa berawal…
-
Senin, 15 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Masyarakat Berharap Perbaikan Jalan Batang Tuaka GAS Selesai Tahun ini
TELUK PINANG -- Harapan masyarakat dan Pemerintahan Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS) dan Kecamatan Batang Tuaka, perbaikan ruas jalan Sungai Luar Teluk Pinang dapat tuntas tahun 2016 ini. Pasalnya, dana untuk perbaikan ruas jalan yang panjangnya mencapai…
-
Senin, 15 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Menteri ESDM Tertarik Lakukan Penelitian ke Bengkalis, ini Alasannya
BENGKALIS -- Kementrian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) tertarik melakukan penelitian dan pengembangan terhadap fenomena alam, semburan gas biogenik atau gas rawa yang terjadi di Desa Bantan Sari, Kecamatan Bantan. Kedepan, fenomema alam ini dapat dimanfaatkan untuk keperluan masyarakat di daerah itu.
-
Senin, 15 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Tinjau Banjir di Langgam, Bupati Harris Serahkan Bantuan
LANGGAM -- Bupati Pelalawan HM.Harris didampingi sejumlah pejabat dilingkup pemkab Pelalawan pada Senin 15 Februari 2016 berkesempatan melakukan peninjauan terhaadap kondisi banjir di Kelurahan Langgam. Selain meninjau, Bupati Harris juga menyerahkan bantuan Secara simbolis berupa paket sembako kepada korban banjir. Mengawali perjalan menggunakn…
-
Senin, 15 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Akhir Februari, Dubes Norwegia dan Menteri LKH Kunjungi Bukit Batu
BENGKALIS -- Dijadwalkan pada akhir Februari ini, Duta Besar Norwegia Stig Travik dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya akan meninjau lokasi sekat kanal (blocking canal) di Kampung Jawa, Kelurahan Sungai Pakning Bengkalis. Untuk mempersiapkan kehadiran…
-
Senin, 15 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Hasil uji Sampel, Ikan Mati di Sungai Kerumutan Bukan Karena Limbah Perusahaan
PELALAWAN -- Hasil uji sampel air Sungai Kerumutan dari Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Propinsi Riau di Pekanbaru menyebutkan bahwa air sungai kerumutan tidak tercemar limbah dari perusahaan atau parameter limbah berada dibawah ambang batas baku. Dimana dugaan…
-
Senin, 15 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Dua Hari Satu Malam Berburu Induk Ikan di Sungai Rokan
BAGANSIAPIAPI -- Pelaksana Tugas Kadis Dinas Perikanan dan Keluatan (Diskanlut) Rohil Muhammad Amin SPi MSi, dua hari satu malam bersama seajumlah staf kantornya melakukan pencarian Induk Ikan di Sungai Rokan. Pencarian Induk Ikan tersebut dari tanggal 13-14 Februari 2016.
-
Senin, 15 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Dinas Perikanan dan Kelautan Rohil Fokus Program Tangkap dan Budidaya
BAGANSIAPIAPI -- Tahun 2016 ini Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanlut) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), fokus pada dua program perikanan, yakni perikanan tangkap dan budidaya. Demikian hal ini di sampaikan Kepala Diskanlut Rokan Hilir, M Amin saat ditemui…
-
Senin, 15 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Enam Desa dan Kelurahan di Pelalawan Waspada Banjir
PELALAWAN -- Sebanyak 6 desa yang berada dibantaran sungai Kampar di Kecamatan Pelalawan saat ini waspada banjir. Pasalnya debit air sungai Kampar hari demi hari semakin meninggi apalagi ditambah intensitas hujan yang tinggi. Dimana ketinggian air di 6 desa ini sudah mencapai diatas betis kaki.
-
Minggu, 14 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Cegah DBD
Warga RT 08 Sidomulyo Barat Pekanbaru Laksanakan Fogging
PEKANBARU -- Ibarat pepatah, 'mencagah lebih baik daripada mengobati', hal itulah yang dilakukan warga RT 08 RW 18 Kelurahan Sidmulyo Barat, Kecamatan Tampan, Pekanbaru, dengan melaksanakan pengasapan atau fogging. Meski didaearah tersebut tidak ditemukan kasus Demam Berdarah…
-
Minggu, 14 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
45 Rumah Di Kelurahan Langgam Dikepung Banjir
LANGGAM -- Hingga saat ini debit aliran sungai Kampar yang berada di Kecamatan Langgam terus naik dan menyebabka banjir hingga setinggi pinggang Orang dewasa terutama yang berada ditepian sungai. Sebagian di Kelurahan Langgam Dimana sebanyak 45 rumah sudah terendam banjir. …
-
Jumat, 12 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
LPB Muhammadiyah Riau Salurkan Bantuan Untuk Korban Banjir di Kampar
PEKANBARU -- Sebagai wujud kepedulian terhadap sesama berkaitan bencana banjir yang melanda Kabupaten Kampar, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Riau melalui Lembaga Penanggulangan Bencana (LPB), Kamis 11 Februari sore kemarin dan hari ini Jumat 12 Februari 2016 salurkan bantuan. …
-
Jumat, 12 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Bengkalis Dijadikan Pilot Project Blocking Canal, Ini Alasan Kapolda Riau
BENGKALIS -- Kepolisian Daerah Riau menjadikan Bengkalis sebagai pilot projek pembuatan blocking canal (sekat canal red) untuk pencegahan penanganan kebakaran lahan dan hutan (karlahut) di Daerah Riau. Pemilihan Bengkalis sebagai tempat percontohan tersebut bukan tanpa alasan, karena 5 kabupaten di daerah Riau bagian utara merupakan…
-
Rabu, 10 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Bupati Siak Ekspos Penanganan Karlahut
SIAK -- Selama lima hari ke depan, ada 70 orang masyarakat dari tujuh desa yang ada di Kabupaten Siak mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pengendalian Kebakaran Lahan dan Hutan (Karlahut) Berbasis Masyarakat di Aula Pinus Balai Diklat Kehutanan Provinsi Riau, di Pekanbaru, Rabu 10 Februari 2016. …
-
Rabu, 10 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Bencana Banjir, Pemerintah Pusat Dinilai Pilih Kasih
TELUKKUANTAN -- Pemerintah pusat dinilai pilih kasih dan lamban dalam menangani Bencana Banjir di Riau, serta sejumlah wilayah di Sumatera. Hal itu disampaikan Humas Pemkab Kuantan Singingi (Kuansing), Hevi H Antoni kepada wartawan, Rabu 10 Februari 2016…
-
Rabu, 10 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Anggaran Minim
DPRD Riau Minta Pemda Jangan Gengsi Tingkatkan Status Darurat Banjir
PEKANBARU -- Terus semakin meluasnya musibah banjir di Provinsi Riau, membuat sejumlah pihak merasa khawatir dan dibikin cemas. Apalagi anggaran penanggulangan bencana yang dinilai minim dan terbatas, membuat DPRD Riau menyarankan Pemerintah Daerah (Pemda) untuk tidak gengsi tetapkan status darurat banjir guna mendapatkan bantuan yang lebih meluas.…



