TANJUNG MONTONG -- Bangunan Turap terbuat dari batu jeronjong di pantai Tanjung montong kini terus menurun ketinggiannya. Akibatnya gelombang laut yang datang dari arah Selat Malaka mudah melangkahi turap dan menerjang pesisiran pantai Tanjung Montong, KAbupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau.

Tanah pantai tanjung montong kembali tergerus air laut akibat turap yang tidak mampu menahan laju gelombang setinggi satu hinga Dua meter lebih. Pantai yang di jadikan sebagai tempat santai bagi masyarakat setempat ini mulai terancam keberadaannya.

"Kita minta perhatian pemerintah daerah, karena baru dua tahun turap ini dibuat sudah turun dan tidak mampu menahan gelombang,” kata Edi warga Montong desa Permai Kecamatan Rangsang.

Menurutnya, turap jeronjong merupakan bantuan yang direalisasikan oleh Pemerintah Provinsi Riau tahun 2013 lalu melalui anggaran Dinas PU Provinsi. Namun akibat tidak dikerjakan sesuai aturan, berpengaruh kepada ketahanan turap.

"Kami menduga pengerjaan turap asal jadi,  sehingga struktur turap batu jeronjong ini menjadi turun,” katanya.

Edi mengatakan, ada beberapa item pengerjaan turap yang tidak dilaksanakan dengan baik, pertama kaki struktur kaki luar tidak terisi batu jeronjong dan lainya tidak da pemancangan kayu mahang sebagai pondasi turap.

"Silahkan saja pihak berwajib meninjau dan melihat bangunan turap ini, sya yakini turun turap akibat tidak adanya pondasi kayu mahang dan kurang terisi struktur kaki luar” ungkapnya.**(don)