KKP Salurkan Bibit Ikan Untuk Korban Banjir di Kampar
Minggu, 20 Maret 2016 - 00:00:00 WIB
KAMPAR -- Banjir yang melanda Kabupaten Kampar beberapa waktu lalu telah menyebabkan kerambah nelayan pecah dan hanyut serta kolam ikan tenggelam. Sebagai bentuk keprihatinan, Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI memberikan bantuan 1.114.000 bibit ikan.
Bantuan tersebut diserahkan langsung secara simbolis oleh Dirjen Budidaya KKP, Slamet Budiakto kepada masyarakat pembudidaya ikan air tawar, di desa Sawah Kecamatan Kampar Utara Kabupaten Kampar Provinsi Riau, Ahad 20 Maret 2016.
Slamet dalam pengarahannya mengatakan, kunjungannya ke kabupaten Kampar merupakan upaya pemerintah untuk memberikan rasa simpati dan mengucapkan turut berduka atas musibah korban banjir yang telah dialami masyarakat pembudidaya ikan air tawar di Kampar.
"Pemerintah hadir untuk memberikan semangat, kekuatan baru, dan motivasi dan jangan sampai karena musibah ini larut dalam kesedihan, kita harus membuat tekad yang baru untuk bangkit" kata Slamet.
"Pembibitan benih, pengolahan pakan di Kampar sudah cukup bagus. Ayo cepat bangkit kembali untuk bekerja, karena ini merupakan mata pencarian dan perekonomian kita bersama," katanya lagi.
Slamet Subiakto mengungkapkan 1.114 ribu ekor bibit yang diberikan pemerintah pusat memang belum cukup, dia berharap agar pemerintah kabupaten Kampar dan provinsi Riau juga ikut serta membantu masyarakat pembudidaya ikan air tawar yang terkena musibah banjir beberapa waktu lalu.
"Saya minta kita semua gotong royong dari pemerintah kabupaten sampai pemerintah provinsi Riau ikut juga membantu, paling tidak dua juta atau tiga juta ekor bibit ikan bisa kita berikan" ungkap Slamet Subiakto pada saat diwawancarai awak media.
Slamet juga menghimbau kepada masyarakat pembudidaya kabupaten Kampar agar selalu memperhatikan dan menjaga lingkungan disekitarnya.
"Musibah ini datang dari diri kita, karena ini merupakan peringatan dari Tuhan. Marilah kita secara arif menjaga dan memelihara lingkungan di sekitar kita. Jangan ada lagi penebangan-penebangan pohon dan perusakan lingkungan", himbau Slamet.
Mewakili Pelakasana tugas (Plt) Gubernur Riau, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Riau, Tin Mastina mengatakan, Sektor perikanan budidaya ikan air tawar termasuk sektor yang rusak paling parah akibat banjir, dan mengakibatkan kerugian yang sangat besar, bencana banjir merupakan pukulan yang sangat berat bagi masyarakat pembudidaya ikan air tawar di Kabupaten Kampar.
"Kami sangat menyambut baik hadirnya Dirjen Budidaya Kementerian Kelautan Perikanan, ini merupakan penghaargaan yang besar bagi masyarakat, kedepan kami akan meningkatkan koordinasi dengan Dirjen Budidaya KKP guna meningkatkan hasil budidaya ikan air tawar di Provinsi Riau," ujar Tin Mastina.
Sementara, Assisten II Pemerintah Kabupaten Kampar H Nurbit, mengatakan, beberapa waktu lalu (16-18 januari 2016) kabupaten Kampar provinsi Riau dilanda bencana banjir besar di 9 kecamatan yang terdiri dari 19 desa, bencana tersebut mengakibatkan 284 kerambah pecah dan hanyut serta 83 kolam tenggelam. Banjir besar berikutnya datang pada tanggal 8-10 februari 2016, di 6 kecamatan yang terdiri dari 30 desa, yang mengakibatkan 474 kerambah pecah dan hanyut serta 192 kolam tenggelam.
Bencana banjir ini mengakibatkan 702 kepala keluarga, pembudidaya kerambah dan kolam mengalami kerugian sebesar 14 milyar lebih dan bencana ini juga memakan satu orang korban jiwa dari Desa Ranah.
Assisten II mengatakan, kehadiran Dirjen Budidaya KKP ke kabupaten Kampar, merupakan suatu bentuk kehadiran Negara ditengah masyarakat, walaupun disadari bantuan yang diberikan belum sebanding dengan kerugian yang diderita para korban banjir beberapa waktu lalu.
"Jangan dinilai dari jumlah dan besarnya, ini merupakan bentuk kehadiran dan kepedulian Negara, tapi nilailah wujud kepedulian Kementerian kelautan dan Perikanan melalui dirjen Budidaya yang peduli dan tanggap kepada kita, walaupun memerlukan waktu interval untuk melaksanakan ini," kata Nurbit.
Jumlah masyarakat pembudidaya ikan air tawar di kabupaten kampar sebanyak 3.200 orang. Kampar merupakan pemasok terbesar (70%) ikan air tawar provinsi Riau,
Pada tahun 1999 Gubernur Riau menetapkan kabupaten Kampar sebagai lumbung ikan Provinsi Riau, dan tahun 2011 Kementrian Kelautan dan Perikanan juga menetapkan Kampar sebagai Kabupaten Minapolitan.**(rls/humas)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Rabu, 27 Januari 2016 - 00:00:00 WIB
Dukung Adipura 2016, BLH Rohul Sediakan 500 Unit Tong Sampah
PASIR PENGARAYAN -- Untuk mendukung dalam perolehan piala Adipura tahun 2016 ini, Pemerintah Daerah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) melalui Badan Lingkungan Hidup (BLH), menyediakan 500 Unit Tong sampah yang nantinya disebar di sekitar kota Pasir Pengarayan. Kepala…
-
Selasa, 26 Januari 2016 - 00:00:00 WIB
DKP Sebut Penanaman Sejuta Pohon di Tugu Zapin Tidak Tepat
PEKANBARU -- Adanya rencana Asosiasi Hutan Tanaman Rakyat Mandiri Indonesia (AHTRMI) yang akan menanam sejuta pohon di area tugu zapin Pekanbaru dinilai tidak tepat oleh Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Pekanbaru. Pasalnya, selain tidak memiliki area kosong,…
-
Selasa, 26 Januari 2016 - 00:00:00 WIB
Distarubang Pekanbaru Berharap RTRW Segera Disahkan
PEKANBARU -- Belum disahkanya Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW), membuat proses perizin pendirian bangunan jadi terhambat. Karena itu, Dinas Tata Ruang dan Bangunan (Distarubang) Kota Pekanbaru berharap pihak-pihak terkait seperti pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Riau dapat menyegerakan pengesahan tersebut. …
-
Sabtu, 23 Januari 2016 - 00:00:00 WIB
Timbun Kerusakan Jalan Nasional, Kapolres Inhil Dipuji Warga
TEMBILAHAN -- Kondisi kerusakan jalan nasional, tepatnya di depan Makam Pahlawan Tembilahan Hulu, mengundang perhatian semua pihak. Melihat kondisi jalan yang kian rusak parah membulat Polres Inhil berinisiatif menimbun badan jalan. Kapolres Inhil AKBP Hadi Wicaksono, mengerahkan…
-
Kamis, 21 Januari 2016 - 00:00:00 WIB
Cegak Karhutla, Polres Siak dan Perusahaan Tandatangani MoU
SIAK -- Guna mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten siak, dilakukan kerja sama melalui penandatangan Memorendum of Understanding (MoU) bersama Pihak kepolisian disaksikan oleh Bupati dan Wakil Bupati Siak beserta unsur Forkopinda di GTMR Kamis 21 Januari 2016. …
-
Rabu, 20 Januari 2016 - 00:00:00 WIB
Kepala BNPB Pusat Apresiasi Pemkab Inhil
TEMBILAHAN -- Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Daerah (BNPB) Willem Rampangilei mengapresiasi kepedulian Pemerintah Kabupaten Inhil terkait upaya penanggulangan bencana kabut asap. Hal tersebut disampaikannya saat memimpin rapat Koordinasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan tahun 2016 di…
-
Senin, 18 Januari 2016 - 00:00:00 WIB
2016, Disbun Rohil Programkan Penanaman Kelapa Dalam dan Karet
BAGANSIAPIAPI -- Dinas Perkebunan (Disbun) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) bakal prioritaskan program ungulan penanaman kelapa dalam dan karet pada tahun 2016 ini. Guna mengembalikan sejarah Rohil sebagai penghasil kelapa dan karet. Demikian di ungkapkan, Kadis Dibun Rohil,…
-
Kamis, 14 Januari 2016 - 00:00:00 WIB
Untuk Empat Desa di Kampar, Dinsos Riau Akan Salurkan Bantuan Melalui Jalur Provinsi Tetangga
PEKANBARU -- Untuk bisa mengirim bantuan bahan makanan dan lainnya ke Empat Desa di Kampar Kiri Hulu yang terisolir akibat putusnya jalan akibat longsor, Dinas Sosial Riau akan menggunakan jalur Tanjung Pati Payakumbuh, Sumatera Barat. Hal itu…
-
Kamis, 14 Januari 2016 - 00:00:00 WIB
Kru Damkar Siak Tempur Lagi Dengan Api
SIAK -- Baru saja selama lebih kurang Dua bulan lebih bisa istirahat dari kobaran api, sekarang ini kru pemadam kebakaran Siak kembali bertempur dengan api, pasalnya ada beberapa titik diberberapa Kecamatan lahannya terbakar. Seperti diwilayah Kecamatan Sungai…
-
Rabu, 13 Januari 2016 - 00:00:00 WIB
Jalan Poros Menuju Teluk Pinang Seperti Sawah Siap Tanam
TELUK PINANG -- Kondisi jalan poros penghubung antara Teluk Pinang ibu kota Kecamatan GAS, menuju Sungai Piring ibu kota Kecamatan Batang Tuaka rusak parah. Saat penghujan seperti sekarang ini, kondisi jalan seperti sawah yang siap tanam. Kerusakan…
-
Rabu, 13 Januari 2016 - 00:00:00 WIB
Burhan: Pekanbaru Masih Siaga Banjir, Warga Diminta Waspada
PEKANBARU -- Kota Pekanbaru masih kerap diguyur hujan. Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Kota Pekanbaru belum mencabut status siaga darurat bencana banjir. Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Kota Pekanbaru, Burhan Gurning mengatakan…
-
Rabu, 13 Januari 2016 - 00:00:00 WIB
Beberapa Desa di Pasir Penyu Inhu Terendam Banjir
RENGAT -- Tingginya curah hujan yang terjadi diberbagai daerah di Riau mengakibatkan beberapa Kabupaten mengalami Banjir termasuk Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), seperti yang terjadi di Kecamatan Pasir Penyu. Berdasarkan Informasi yang berhasil di Peroleh Lokasi Banjir di…
-
Rabu, 13 Januari 2016 - 00:00:00 WIB
Mayoritas Fraksi Dukung Penyelamatan HPT, Hutan Lindung dan Suaka Margasatwa
TELUK KUANTAN -- Langkah DPRD Kuansing menyelematkan kawasan hutan produksi terbatas (HPT) Batang Lipai Siabu, hutan lindung dan hutan suaka margasatwa dengan membentuk Panitia Khusus (Pansus) bakal berjalan mulus. Mayoritas fraksi di DPRD Kuansing memberi sinyal mendukung dibentuknya pansus tersebut. …
-
Selasa, 12 Januari 2016 - 00:00:00 WIB
Dua Rumah Rusak Berat, Kuala Enok Kembali Dilanda Tanah Longsor
KUALA ENOK -- Musibah tanah longsor kembali terjadi di Kuala Enok ibu kota Kecamatan Tanah Merah Kabupaten Inhil. Peristiwa itu terjadi Senin 11 Januari 2016 sekitar pukul 22.00 Wib di Jalan Alnujahidin Kampung Baru Kelurahan Kuala Enok. …
-
Selasa, 12 Januari 2016 - 00:00:00 WIB
Dua Hari, 7 Hektar Lahan Habis Terbakar
BUKIT BATU -- Kasus kebakaran lahan dan hutan di Bukit Batu tidak ada habisnya. Seperti kasus kebakaran lahan dan hutan yang terjadi selama dua hari berturut-turut di desa Pakning Asal Kecamatan Bukit Batu. sekitar 7 hektar lahan dan hutan hangus dilalap si jago merah.
-
Senin, 11 Januari 2016 - 00:00:00 WIB
Ayat: Saya Minta Maaf Jika Permintaan Foggingnya Belum Semua Terpenuhi
PEKANBARU -- Dimusim penghujan, jumlah kasus penyakit DBD cendrung mengalami peningkat. Hal ini tentu saja membuat masyarakat khawatir. Sehingga banyak yang mengajukan permintaan fogging atau pengasapan kepada Dinas Kesehatan. Wakil Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi, mengaku dirinya juga…
-
Jumat, 08 Januari 2016 - 00:00:00 WIB
Belum Bentuk Koperasi, Pola Plasma PT CPK Dengan Warga Rambaian Ilegal
TEMBILAHAN -- Pola plasma yang diterapkan oleh PT Citra Palma Kencana (CPK) dengan masyarakat Desa Rambaian Kecamatan GAS, harus melibatkan koperasi. Selama koperasi belum terbentuk, sistem plasma tidak punya kekuatan hukum dan masyarakat bisa membatalkan kerjasama yang ada. Hal itu terungkap saat pertemuan antara warga,…
-
Kamis, 07 Januari 2016 - 00:00:00 WIB
Akses Jalan Rusak Parah, Ratusan Truck Pengangkut TBS Mengantri
TANDUN -- Akibat Akses jalan mulai dari Simpang Pir, Kecamatan Tandun menuju Kecamatan Pendalian IV Koto rusak parah, mengakibatkan ratusan Truck pengangkut Tandan Buah Sawit (TBS) masyarakat yang akan dibawa ke Pabrik rela mengantri hingga puluhan kilometer. …
-
Kamis, 07 Januari 2016 - 00:00:00 WIB
Penghulu dan RT/RW Diminta Data Kerugian Akibat Banjir
BAGANSIAPIAPI -- Sebagian kecamatan-kecamatan di Rohil merupakan rawan banjir. Di musim hujan dan air pasang laut pada Januari 2016, dikuatirkan air yang mengenangi pemukiman, kebun dan pertanian masyarakat semakin meninggi. Camat Bangko Pusako H Sukardi mengatakan dimusim…
-
Kamis, 07 Januari 2016 - 00:00:00 WIB
BMKG Deteksi Lima Titik Hotspot di Riau
PEKANBARU -- Musim kemarau menghampiri, satelit Terra-Aqua Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kota Pekanbaru, Kamis 7 Januari 2016 kembali mendeteksi 5 titik hotspot di Provinsi Riau yang tersebar di dua Kabupaten. Kasi Data dan Informatika BMKG…



