Bahas Ekonomi Kreatif, Besok Bupati Syamsuar Bertemu Jokowi
Senin, 14 Maret 2016 - 00:00:00 WIB
SIAK -- Upaya untuk memperkecil angka pengangguran sudah semakin terbuka. Sebab, saat ini sudah ada rencana pemerintah untuk membuat badan ekonomi kreatif sebagai langkah mendorong dan dan melahirkan pengusaha muda serta memajukan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
Besok, Selasa 15 Maret 2016, bertempat di Istana Negera, Bupati Siak bersama kepala daerah lainnya mengikuti pertemuan dengan Presiden RI Joko Widodo untuk membahas ekonomi kreatif.
"Dan hasil dari pertemuan tersebut itu nantinya akan disosialisasikan kepada masyarakat. Mudah-mudahan hasil dari situ ada dampak positifnya, dan bisa memunculkan minat dan semangat serta tertarik untuk menjadi pengusaha kreatif," kata Bupati Siak H Syamsuar kemarin sebelum keberangkatannya ke Jakarta, Senin 14 Maret 2016.
Saat ini masyarakat ekonomi asean (MEA) sudah berjalan meski persaingan belum begitu muncul. Akan tetapi, untuk bisa bersaing merebut sejumlah peluang bisnis yang ada, tentunya sumber daya yang ada harus membekalkan diri dengan skill dan kemampuan di bidang enterpreneur.
Bupati juga sangat tidak menginginkan masyarakat dan peminat bisnis menjadi penonton di negeri sendiri. Sebab kehadiran MEA sudah barang tentu akan membuat semakin ketatnya persaingan dalam merebut peluang kerja yang ada. "Ini lah yang harus disiapkan," kata Bupati.
Secara hitung-hitungan, angka pengangguran tahun 2014 di Kabupaten Siak masih tergolong daerah paling kecil yakni 3,56 persen. Terpaut jauh dibanding angka pengangguran terbuka di Provinsi Riau yang mencapai 6,56 persen dan nasional 5,94 persen.
Meski angkanya kecil, Syamsuar tak mau anteng-anteng saja. Pada kondisi semacam ini justru dia mau lebih bergegas lagi untuk lebih memperkecil angka tadi, sebisa mungkin zero.
“Kalau angkanya sudah besar, kita akan kelimpungan. Sama kayak memadamkan api, kalau apinya kecil tak sulit memadamkan. Beda kalau sudah besar,” tegasnya.**(jas)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Rabu, 16 September 2015 - 00:00:00 WIB
Dampingi Kepala BKPM Pusat
Firdaus Promosikan Investasi Pekanbaru di Beijing
Gaungriau.com -- Kota Pekanbaru bukan saja dikenal sebagai kota tujuan investasi terbaik seluruh Indonesia, namun juga menjadi daya tarik bagi pelaku usaha dari negara Tiongkok, Cina. Kabag Humas, Setda Pekanbaru, Alek Kurniawan, melalui pesan singkatnya, Rabu16 September 2015 mengatakan, bahwa Walikota undang untuk mendapingi Kepala BKPM pusat…
-
Rabu, 16 September 2015 - 00:00:00 WIB
Wilayah Penambangan Pasir Rupat Mulai Ada Titik Terang
Gaungriau.com -- Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Daerah, Kabupaten Bengkalis Syahrial ST, menyampaikan bahwa untuk Wilayah Penambangan Rakyat (WPR) pulau Rupat yang terus menjadi polemik sudah ada titik terangnya. Hal itu, dikatakan Syahrial, saat lintas koalisi DPRD Bengkalis melakukan rapat membahas soal Penambangan Rakyat dengan…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Pengesahan APBD-P 2015 Pekanbaru Ditargetkan 25 September
Gaungriau.com -- 17 Ranperda yang merupakan Prolegda Pemerintah kota (Pemko) untuk dibahas di DPRD Pekanbaru, sudah resmi ditetapkan sejak beberapa bulan lalu. Namun hingga pekan ketiga September ini, dari 17 Prolegda tersebut, belum ada satu pun yang disahkan. Termasuk Ranperda APBD-P 2015. Ranperda APBD-P 2015 ini,…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kabut Asap
Jual Beli Masyarakat Turun 40 Persen
Gaungriau.com -- Akibat bencana kabut asap yang sudah hampir satu bulan ini melanda Kota Pekanbaru dan mengakibatkan penurunan jual beli masyarat dipasar-pasar tradisional. Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pekanbaru, Mas Irba Sulaiman mengatakan bahwa kabut asap yang terjadi beberapa minggu belakangan ini mengakibatkan…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Bencana Asap
Nelayan Bengkalis tak Melaut
Gaungriau.com -- Dampak kabut asap semakin tebal yang melanda Kabupaten Bengkalis beberapa akhir pekan ini, khususnya di perairan selat Bengkalis membuat para nelayan pendapatan ikan mengalami kerugian besar. Salah seorang Nelayan Bengkalis, Zainal (40) warga Pambang Pesisir Kecamatan Bantan, kabupaten Bengkalis. Ia mengatakan, kerugian besar nelayan…





