Bupati Ajak Masyarakat Tingkatkan Kesadaran Akan Bahaya dan Kerugian Dari Karlahut
Minggu, 13 Maret 2016 - 00:00:00 WIB
PELALAWAN -- Tak bosan-bosannya,Bupati Pelalawan HM.Harris mengingatkan kepada Seluruh Masyarakat Kabupaten Pelalawan berperan serta secara proaktif dalam mencegah serta menangulangi kebaakaran lahan dan hutan (Karlahut).
"Saya minta kesadaran masyarakat akan dampak bahaya dan kerugian yang ditimbulkan akibat terbakarnya lahan dan hutan. Keselamatan jiwa dan kesehatan akan dipertaruskan belum lgi dampak lainnya seperti melumpuhkan perekonomian dan berbagai aktifitas lainnya.Selain Itu juga pencemaran mengakibatkan pemanasa global begitu juga akan merusak habitat satwa," papar HM.Harris kepada media ini, Ahad 13 Maret 2016.
Kebakaran hutan kini sudah sering terjadi khususnya di hutan dan lahan gambut. Banyak faktor penyebab terjadinya kebakaran hutan dan lahan gambut seperti contohnya yang paling sering terjadi adalah akibat dari musim kemarau dan akibat aktivitas manusia Sepert membuka lahan perkebunan.
Dikatakan Bupati,kebakaran hutan menimbulkan banyak dampak merugikan baik dari segi ekologi hingga ekonomi. Pertama, Mengganggu kesehatan manusia, Kebakaran hutan dan lahan gambut menyebabkan polusi udara dan berdampak langsung bagi masyarakat yang tinggal disekitar wilayah hutan baik yang dekat ataupun yang tinggal puluhan kilometer dari lokasi kebakaran. Asap yang ditimbulkan dapat tersebar lebih dari puluhan kilometer. Seperti kebakaran hutan riau lalu yang mengakibatkan meningkatnya jumlah korban akibat ISPA (infeksi saluran pernapasan) dan sekolah terpaksa diliburkan dalam kurun waktu yang Cukup panjang.
Kedua, Merugikan negara secara ekonomi. Akibat asap yang mengganggu wilayah sekitar lokasi hutan, banyak aktivitas manusia yang terganggu hingga terpaksa berhenti mulai dari sekolah hingga perdagangan. Oleh karena itu juga berdampak buruk pada perputaran ekonomi di wilayah sekitar, sehingga mengalami kerugian.
Ketiga, Hilang dan rusaknya habitat satwa dan Keanekaragaman Hayati. Hutan dan lahan gambut di Indonesia memiliki beragam satwa liar yang hidup didalamnya. Beberapa wilayah hutan di Indonesia juga merupakan kawasan Taman Nasional yang juga merupakan habitat asli dan penting bagi sejumlah spesies yang dilindungi Kebakaran hutan dan lahan gambut mengakibatkan dampak negatif langsung bagi satwa-satwa tersebut sehingga statusnya kini terancam punah.
"Hutan dan lahan gambut yang terbakar juga tidak akan bisa dipulihkan seperti sedia kala, karena butuh ratusan tahun untuk mendapatkan besar pohon serta keanekaragaman hayati yang biasa terdapat alami di hutan tropis," jelasnya.
Keempat, Meningkatkan emisi gas rumah kaca penyebab perubahan iklim. Lahan gambut dan hutan yang secara alami merupakan tempat untuk menyerap gas CO2 bebas berlebih yang terdapat di atmosfer, memiliki peran penting dalam mengendalikan perubahan iklim. Apabila lahan gambut dan hutan terbakar maka justru akan melepaskan karbon dan emisi gas lainnya ke udara sehingga berkontribusi dalam pemanasan global yang kini terjadi di seluruh belahan dunia.
Mari bersama - Sama berkomitmen dalam mencegah dan menanggulangi karlahut.Saya sudah minta seluruh Kecamatan mencari solusi tepat dalam menanggulangi Karlahut. Karlahut adalah masalah serius dan harus ditangani secara serius pula.Kepada perusahaan yng tidak peduli dalam mencehlgh Karlahut tentunya Kita tidak akan melanjutkan pengurusan berbagai izin yang berkaitan dengan Pemerintah," tukas Bupati.**(ham)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Senin, 19 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Plt Gubri : Perusahaan Jangan Tutupi Informasi Karhutla
PEKANBARU -- Plt Gubri H Arsyadjuliandi Rachman menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (karhutla). Saat itu Plt Gubri meminta kepada perusahaan agar jangan menutupi informasi terkait Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Rakor yang dihadiri oleh perwakilan dari 145 perusahaan di sektor perkebunan…
-
Senin, 19 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Dari 61 Perusahaan HPH dan HTI
Hanya 22 yang Melaksanakan Rencana Aksi Pencegahan Karhutla
PEKANBARU -- Plt Gubernur Riau (Gubri) H Arsyadjuliandi Rachman mengumpulkan perusahaan sektor perkebunan dan kehutanan yang beroprasi di provinsi Riau dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (karhutla) di Riau. Rakor penanggulangan Karhutla ini diselenggarakan guna melaksanakan aksi pencegahan kebakaran hutan sesuai Peraturan Gubernur (Pergub) no…
-
Senin, 19 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Dihadapan Wisudawan UR Plt Gubri Sebut Riau Masih Mendapat Asap Kiriman
PEKANBARU -- Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau (Gubri) H Arsyadjuliandi Rachman, Senin 19 Oktober 2015 hadiri rapat senat terbuka Universitas Riau (UR) dalam rangka Milad ke -53 dan Wisuda Pascasarjana Ke-32, Profesi Ke-26, Sarjana Ke-95, Dan Diploma Ke-36, saat itu Plt Gubri menyebut kalau asap yang melanda wilayah…
-
Senin, 19 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Kebun Sawit Dirusak Oknum LSM
Warga Kuala Lemang Mengadu ke DPRD Inhil
TEMBILAHAN -- Puluhan lahan dan tanaman sawit dirusak pekerja suruhan oknum LSM Seribu Parit, warga Parit 6 dan 7 Dusun Lemang Jaya, Desa Kuala Lemang, Kecamatan Keritang didampingi Kepala Desa, Damsir Latif mengadu ke Komisi I DPRD Inhil, Senin 19 Oktober 2015. Kedatangan warga yang…
-
Senin, 19 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Tuntaskan RTRW Riau Plt Gubri Surati Menteri LHK
PEKANBARU -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau telah mengambil langkah-langkah untuk menyelesaikan proses Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Riau yang sampai saat ini belum terealisasi di permerintah pusat, dengan mengirim surat kepada Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya Bakar, agar segera menindak lanjuti proses RTRW provinsi…
-
Jumat, 16 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Api Sudah Dipadamkan
Asap Masih Selimuti Bengkalis
SIAK KECIL -- Hingga Jumat 16 Oktober 2015 siang wilayah Bengkalis masih diselimuti kabut asap dan titik api ditemukan menjalar ke lahan karet di Dusun Teluk Patah Desa Tanjung Belit Kecamatan Siak Kecil, kabupaten Bengkalis. Pantauan di lapangan tim gabungan yang terdiri dari Damkar…
-
Rabu, 14 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Plt Gubri akan Audit Perusahaan Perkebunan dan Kehutanan di Riau
PEKANBARU -- Berdasarkan peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 5 tahun 2015 tentang pelaksanaan rencana aksi pencegahan kebakaran hutan dan lahan di provinsi Riau. Plt Gubernur Riau, H.Arsyadjuliandi Rachman akan mengumpulkan pimpinan perusahaan sektor perkebunan dan Kehutanan, senin 19 Oktober 2015, di Pekanbaru. Kegiatan ini diselenggarakan…
-
Rabu, 14 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
DKP Pekanbaru Jamin Tidak Ada Penumpukan Sampah
PEKANBARU -- Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Pekanbaru menjamin tidak akan ada sampah yang menumpuk kendatipun kerjasama pengelolaan sampah dengan pihak ketiga gagal terlaksana. Kepala DKP Pekanbaru, Edwin Supradana mengatakan bahwa sejauh ini pihaknya memang belum dapat menyimpulkan ada atau tidaknya pihak ke tiga yang…
-
Rabu, 14 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Penanganan Karhutla
BEM UR Beri Apresiasi Kepada Pemprov Riau
PEKANBARU -- Plt Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman melakukan pertemuan diskusi dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Riau (UR) di rumah dinasnya, Jalan Sisingamangaraja Pekanbaru, Rabu 14 oktober 2015. Perwakilan BEM Universitas Riau, Andres Fransiska mengatakan kepada Plt Gubri, bahwa selama 18 tahun pola kebakaran…
-
Senin, 12 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Revolusi Langit Biru
Berbagai Elemen Masyarakat Riau Gelar Aksi Damai
PEKANBARU -- Mengsung hashtag "Rindu Langit Biru" ratusan elemen masyarakat Riau di Kota Pekanbaru menggelar aksi damai di Jalan Cut Nyak Diek Pekanbaru tepatnya disamping gedung Perpustakaan dan kantor Gubernur Riau, Senin 12 Oktober 2015. Aksi dalam rangka menggunagah berbagai elemen masyarakat khsusnya para pejabat…
-
Minggu, 11 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Kabut Asap Menipis
Masyarakat Inhu Merasa Lega
RENGAT -– Kepala Kantor Penanggulangan Bencana Daerah (PBD) Pemerintah Kabupaten Inhu yang juga sekretaris Karhutla PB Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Arifwan mengatakan, untuk saat ini kabut asap yang menyelimuti Kabupaten Inhu sudah mulai menipis. Menipisnya kabut asap di daerah Kabupaten Inhu empat hari terakhir ini…
-
Kamis, 08 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Peraih Adipura Diumumkan Akhir Bulan ini
SIAK -- Piala Adipura merupakan predikat kota kecil terbersih yang setiap tahunnya di incar oleh setiap kabupaten kota yang ada di indonesia, kalau tidak ada halangan penetapan daerah mana yang akan memperoleh piala Adipura akan diumumkan pada akhir bulan ini. "Sebenarnya pengumuman daerah mana yang akan dinobatkan…
-
Kamis, 08 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Kabut Asap di Pekanbaru Mulai Menipis
PEKANBARU -- Hujan dengan intensitas sedang yang mengguyur kota Pekanbaru pada Rabu 7 Oktober 2015, berdampak terhadap menipisnya kabut asap pada hari ini Kamis 8 Oktober 2015. Hujan dengan intensitas sedang yang berlangsung tidak terlalu lama kemarin tersebut, membuat udara di Kota Pekanbaru sedikit lebih segar. Aroma…
-
Selasa, 06 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
RTRW Provinsi Hambat Perencanaan Program Kerja di Riau
PEKANBARU -- Persoalan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Riau yang belum juga terselesaikan telah menghambat berbagai program kerja yang akan dilaksanakan, terutama di Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Sumber Daya Air (Ciptada) Provinsi Riau. "Baik itu program kerja yang dibuat oleh Pemerintah pusat, maupun yang…
-
Jumat, 02 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Diskusi Kabut Asap
UMRI Hadirkan Plt Gubernur Riau
PEKANBARU -- Persoalan kabut asap yang melanda Provinsi Riau kurun waktu dua bulan terakhir telah mendapat perhatian dari berbagai pihak, tak terkecuali Universitas Muhamadiyah Riau (UMRI). Meski diwilayah Riau tidak ditemukan titik api beberapa hari tekahir, kabut asap masih saja terjadi. Untuk itu lah, Jum'at 2 Oktober…
-
Rabu, 30 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kabut Asap
Anggota DPRD Inhil Tertahan di Jakarta
TEMBILAHAN – Kabut asap yang terjadi di Pulau Sumatera yakni di Provinsi Riau, Jambi, Palembang dan beberapa Provinsi lainnya membuat anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Indragiri Hilir (Inhil) yang selesai mengikuti sebuah acara di Jakarta tak bisa pulang. “Kita masih di Jakarta dan belum bisa…
-
Rabu, 30 September 2015 - 00:00:00 WIB
Penertiban Bangunan Liar di Bukit Suligi Tunggu Intruksi Bupati
PASIR PENGARAYAN -- Tim gabungan Balai Diklat Kehutanan Pekanbaru bersama Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Rohul, TNI dan Polri, sementara waktu, hentikan aktivitas penertiban puluhan bangunan liar di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Bukit Suligi. Penghentian sementara penertiban puluhan bangunan liar, karena diduga adanya protes dari…
-
Selasa, 29 September 2015 - 00:00:00 WIB
Warga Ukui Pelalawan Mulai Kesulitan Air Bersih
Gaungriau.com -- Saat ini, masyarakat di Kecamatan Ukui, Pelalawan, Riau, tak hanya harus menghadapi kabut asap saja namun juga mereka harus menghadapi kesulitan untuk mendapatkan air bersih pada musim kemarau seperti saat ini. Apalagi pemanfaatan air sungai belum dilakukan secara maksimal, karena minimnya dukungan pihak terkait. "Setiap…
-
Selasa, 29 September 2015 - 00:00:00 WIB
Pemko Pekanbaru Cairkan Dana Tanggap Darurat Asap
Gaungriau.com -- Setelah ditetapkannya Provinsi Riau khususnya Kota Pekanbaru berstatus tanggap darurat asap. Pemerintah Kota(Pemko) Pekanbaru telah menyiapkan dana cadangan sebesar Rp 1 Milyar. Kepala BPKAD Kota Pekanbaru, Musa mengatakan bahwa saat ini pihaknya sudah menerima pengajuan proposal dari Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran(BPBPK) Kota Pekanbaru…
-
Senin, 28 September 2015 - 00:00:00 WIB
Status Darurat Pencemaran Udara Akibat Kabut Asap Diperpanjang
Gaungriau.com -- Melihat kondisi kabut asap di wilayah provinsi Riau masih sangat pekat, Plt Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman memperpanjang status keadaan darurat pencemaran udara akibat kabut asap. Hal ini disampaikan Plt Gubri kepada awak media setelah menggelar rapat internal diposko Satgas Karlahut Lanud Roesmin Nurjadin…





