25 Siswa Kelas IV SDN 47 Belajar Diruangan Berdindingkan Papan Pagar Sekolah
Minggu, 13 Maret 2016 - 00:00:00 WIB
PEKANBARU -- Sekolah Dasar (SD) Negeri 47 Pekanbaru di Jalan Sialang Bungkuk Pekanbaru kondisinya sangat memperhatinkan. Ruang belajar yang nyaman seharus dinikmati oleh siswa, ternyata tidak dirasakan oleh sebagian siswa di sekolah tersebut.
Hasil pantauan dilapangan, dari 7 ruang kelas yang digunakan untuk belajar, dua diantaranya kondisinya tidak layak dijadikan lokal. Ruang belajar yang berukuran 3 x 4 meter dengan tinggi 3 meter ini terbuat dari papan juga merupakan dinding batas pagar sekolah.
Ruang belajar berisikan 25 siswa kelas IV itu harus duduk sempit-sempitan. Sementara satu lokalnya lagi bekas kantin sekolah dijadikan ruang kelas yang kondisinya sama, siswa juga harus belajar dengan kondisi yang sempit-sempitan.
Tak hanya itu, ruang majelis gurunya pun jauh dari kesan layak. Ruang yang memakai bekas rumah penjaga sekolah itu diatur sedemikian rupa agar bisa dipakai menjadi ruang majelis guru, ruang kepala sekolah dan unit kesehatan sekolah (UKS). Saking sempitnya, tak semua guru tertampung di ruangan tersebut.
Sekolah yang pernah mendapat bantuan rehab empat tahun lalu belum bisa memenuhi faktor kenyaman belajar siswa yang jumlahnya mencapai 352 orang.
Sementara itu, ruang UKS yang ada di sekolah tersebut juga tak jauh berubah dibanding tahun 2013 lalu. UKS masih berada di bekas toilet yang akses masuknya hanya ditutupi selembar tirai sederhana. Bahkan satu ranjang yang ada di UKS itu diletakkan tepat di atas bekas kakus.
Pustakanya tak kalah memprihatinkan. Pihak sekolah memanfaatkan celah kosong yang ada di antara kelas satu dengan kelas lainnya. Lebarnya sekitar semeter. Panjangnya sekitar enam meter dengan nama pustaka mini
Kepala SDN 47, Nurlaili SPd menjelaskan, pemanfaatan celah antarbangunan untuk dijadikan pustaka adalah pilihan terakhir. Karena ruangan yang bisa dipakai untuk pustaka tidak ada lagi. "Ya akhirnya kami pakai di situ saja. Yang penting ada perpustakaan," kata Nurlaili, Ahad 13 Maret 2016.
Dia mengakui, masih ada kelas yang belum memenuhi standar efektifitas untuk proses belajar mengajar. Karena terlalu sempit dan kondisinya kurang memadai.
Sejauh ini, upaya mendapat bantuan gedung baru sudah dilakukan Nurlaili sejak tahun 2014 lalu. Namun, jawaban yang ia terima, pengajuan belum bisa dipenuhi dengan alasan pemerintah belum ada anggaran. Akhirnya, ia hanya bisa bersabar. Apalagi alasannya memang masalah anggaran yang tak ada.
Tahun 2016 ini ia juga mendapat jawaban dari Dinas Pendidikan kota Pekanbaru bahwa belum ada anggaran untuk perbaikan SD. Nurlaili berharap, di tahun 2017 anggaran itu sudah ada. Sehingga, bangunan sekolahnya bisa diperbaiki.i
Sementara, Kadisdik Pekanbaru Abdul Jamal sudah mendengar adanya kekurangan ruang belajar dan kondisi ruang majelis guru yang belum layak, namun Disdik belum bisa berbuat banyak mengingat keterbatasan dana yang ada sekarang ini.
"Memang kepala sekolah tahun 2014 lalu telah mengusulkan perbaikan ruang belajar dan ruang mejelis guru namun belum bisa di laksankaan karena keterbatasan anggaran yang kita miliki," kata Jamal.
Namun demikian, kata Jamal, dirinya akan mengusahakan tahun 2017 mendatang supaya perbaikan SDN 47 dapat terwujud." Perbaikan SDN 47 akan menjadi skala prioritas kita pada tahun 2017 mendatang," sebut Jamal.**(zal)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Kamis, 08 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Komisi E DPRD Riau Serahkan Bantuan Masker dari Perusahaan
PEKANBARU -- Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau Kamis 8 Oktober 2015, serahkan 40 Ribu lembar masker ditambah 240 kaleng susu kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Riau. Masker dan susu tersebut merupakan bantuan dari beberapa perusahaan perkebunan. Seketaris Komisi E DPRD Riau, Makarius Anwar…
-
Kamis, 08 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Merasa Dianak Tirikan
PGSPR Pekanbaru Minta Perhatian Walikota
PEKANBARU -- Sebanyak 4230 Guru Swasta yang tergabung di Perhimpunan Guru Swasta Provinsi Riau (PGSPR), kota Pekanbaru meminta agar Walikota Pekanbaru untuk tidak membedakan soal tunjangan fungsional antara Guru-guru swasta atau non PNS/GBPNS dibawah naungan Yayasan dengan guru MDA. Pasalnya, selain memiliki payung hukum yang sama…
-
Rabu, 07 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
PDGI Wilayah Riau Serahkan 1.300 Masker ke Disdikbud Riau
PEKANBARU -- Sebagi wujud kepedulian terhadap dunia pendidikan, khususnya bagi siswa-siswi di Provinsi Riau yang harus menggunakan masker saat sekolah, Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Wilayah Riau berikan bantuan 1.300 buah masker. Masker tersebut diserahkan perwakilan dari PDGI Riau mewakili Ketua PDGI Wilayah Riau Drg. Hj Sriasih…
-
Rabu, 07 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Kabut Asap
UTS di Rohul Ditunda
KUNTO DARUSSALAM -- Akibat Kabut Asap yang semakin hari semakin menggelapkan langit, dan Kondisi udara di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) sudah tidak bersahabat terhadap Kesehatan manusia sehingga menyebabkan ribuan pelajar di Rohul terpaksa diliburkan. Hal itu setelah mendapatkan intruksi langsung dari Bupati Rohul melalui Disdikpora yang…
-
Selasa, 06 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Ini Tujuh Rekomendasi Hasil FGD Disdikbud Riau
PEKANBARU -- Selasa 6 Oktober 2015 pagi, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Riau gelar acara Forum Group Discussion (FGD) bersama Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), Kelompok Kerja Guru (KKG) dan Pengawas Sekolah, lahirkan Tujuh rekomendasi. Ketujuh rekomendasi yang dihasilkan…
-
Senin, 05 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Pendaftaran Secara Online
Seleksi Penerimaan Praja IPDN Telah Dibuka
PEKANBARU -- Mulai hari ini Senin 5 Oktober 2015, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah membuka penerimaan Calon Praja Instuitut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Tahun 2015. Pendaftaran dilakukan secara online. Menurut Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Riau, Asrizal, pendaftaran seleksi Praja IPDN ini telah dibuka…
-
Senin, 05 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Generasi Riau Terancam Bodoh Akibat kabut Asap
PEKANBARU -- Kabut asap yang melanda Riau beberapa bulan terakhir tidak hanya menyebabkan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan gangguan pernapasan lain. Tapi, dampak lain yang juga lebih ganas yang mengancam Riau yakni memiliki generasi bodoh. Hal ini diungkapkan Dokter Umum, dr Meri yang juga bertugas di…
-
Senin, 05 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Siswa di Rohil Kembali Diliburkan
BAGANSIAPIAPI -- Dua hari belakangan ini kabut asap tebal menyelimuti wilayah Rokan Hilir (Rohil). Di Bagansiapiapi pada pagi hari disaat waktu anak didik kesekolah jarang pandang hanya berkisar 50 meter. Akibatnya siswa di Bangko dan Rohil kembali diliburkan. Pihak Dinas Pendidikan Rohil khawatir kabut tersebut menganggu kesehatan…
-
Minggu, 04 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Besok Sekolah
60 Ribu Masker Telah Diserahkan Disdikbud Riau ke Disdik Pekanbaru
PEKANBARU -- Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Riau Dr H Kamsol mengatakan bahwa sesuai dengan kesepakatan dalam Diskusi publik tersebab asap beberapa hari lalu, besok, Senin 5 Oktober 2015, siswa-siswi akan bersekolah dengan menggunakan masker. Keputusan tersebut menurut Kamsol didasari oleh dampak…
-
Jumat, 02 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Sekolah Dua Hari dalam Sepekan
Kamsol : Peserta Didik dan Guru akan Diberi Masker
PEKANBARU -- Dari hasil Diskusi Publik Tersebab Asap yang diadakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Riau, Kamis 1 Oktober 2015 kemarin, didapati kesepakatan peserta didik akan bersekolah selama Dua hari pada setiap pekannya. Keputusan itu dimabil dalam rangka mengejar ketertinggalan pelajaran yang dialami oleh peserta didik di…
-
Kamis, 01 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Kabut Asap
Jakiman : Lebih Baik Anak Didik Bersekolah
PEKANBARU -- Praktisi pendidikan Riau Jakiman menilai ditengah kondisi kabut asap yang terjadi saat ini, anak-anak didik lebih baik bersekolah. Hal itu dikemukakan Jakiman dalam Diskusi Publik Tersebab Asap yang dilaksanakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Riau, Kamis 1 Oktober 2015, di gedung Graha Pena. …
-
Rabu, 30 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kabut Asap Kian Pekat
Pelajar di Rohul Diliburkan Hingga Sabtu
PASIR PENGARAYAN -- Pihak Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), kembali liburkan seluruh pelajar mulai tingkat Taman Kanak-kanak hingga SLTA, akibat kian memburuknya kabut asap yang dianggap membahayakan kesehatan. Dikatakan Kepala Disdikpora Rohul, HM Zen, bahwa seluruh pelajar kembali diliburkan dari aktivitas…
-
Selasa, 29 September 2015 - 00:00:00 WIB
Bupati Diminta Lakukan Pemerataan Guru di Inhil
Gaungriau.com -- Sekretaris Komisi IV, Herwanisitas meminta kepada Bupati Indragiri Hilir (Inhil) untuk melakukan pemerataan guru di daearah ini. Hal itu dalam upaya agar pendidikan yang jauh dari pusat ibu kota Kabupaten dan Kecamatan tidak semakin termarjinalkan. “Pada dasar jumlah guru yang bertugas di Inhil cukup. Hanya…
-
Selasa, 29 September 2015 - 00:00:00 WIB
Pustaka Bengkalis Raih Juara Terbaik I
Gaungriau.com -- Prestasi kembali diraih Kabupaten Bengkalis di tingkat Provinsi Riau. Kali ini dari ajang lomba Perpustakaan Khusus tahun 2015 yang ditaja Badan Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi (BPAD) Provinsi Riau. Betapa tidak, meskipun baru kali pertama mengikutinya, Perpustakaan Khusus Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kabupaten Bengkalis dinobatkan…
-
Selasa, 29 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kamsol: Pendataan Penerima Dana BOS Harus Akurat
Gaungriau.com -- Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Riau Dr H Kamsol mengharapkan daerah Kabupaten dan Kota agar bisa mengirim data yang akurat terkait dengan jumlah penerima dana Bantuan Opersasional Sekolah (BOS). "Itu dimaksudkan agar dalam perencanaan kegiatan, penganggaran, pelaksanaan dan pelaporan dana BOS ditingkat satuan pendidikan…
-
Selasa, 29 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kabut Asap
Libur Sekolah Harus Dievaluasi Setiap Pekannya
Gaungriau.com -- Akibat kabut asap yang melanda Provinsi Riau, hampir Dua bulan sekolah-sekolah telah diliburkan, kondisi itu tentu sangat merugikan peserta didik, karena itu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Riau mendorong seluruh guru agar memberi tugas setiap harinya. Hal itu menurut Kepala Disdikbud Riau Dr H Kamsol,…
-
Selasa, 29 September 2015 - 00:00:00 WIB
Orang Tua Khawatir Dampak Kabut Asap Ganggu Nilai Anak
Gaungriau.com -- Para orangtua dan wali murid sudah barang tentu mulai merasa khawatir terhadap dampak dari kebijakan libur bagi anak sekolah akibat kabut asap. Sebab hal ini bisa mempengaruhi prestasi atau nilai anak mereka. "Sudah lebih kurang sebulan lebih anak saya libur, saya mulai khawatir apakah mereka…
-
Senin, 28 September 2015 - 00:00:00 WIB
Besok, Sekolah di Pekanbaru Masih Libur
Gaungriau.com -- Kabut asap semakin tebal, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru kembali meliburkan sekolah disemua tingkatan mulai dari TK hingga SLTA sederajat. Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru, Prof Zulfadhil mengatakan, kebijakan meliburkan para peserta disemua tingkatan mulai dari TK sampai SLTA akibat kabut asap yang semakin…
-
Senin, 28 September 2015 - 00:00:00 WIB
Bupati Rohil Hadiri Peringatan Hari Jadi SMAN I Bangko
Gaungriau.com -- Bupati Rokan Hilir (Rohil) H Suyatno menghadiri peringatan hari jadi SMA Negeri I Bangko ke-52, Senin 28 September 2015. Saat melakukan pemotongan kue ulang tahun yang dijejer oleh masing-masing kelas bupati galau,rupanya bupati mencari kue bolu Ultah yang besar. Setelah ia temui lalu ia…
-
Senin, 28 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kualitas Pendidikan di Kampar Menurun
Gaungriau.com -- Dahulu guru sangat dihormati karena peran guru dimasyarakat Sangat besar, sekarang guru tidak lagi berperan. Kualitas pendidikan dikabupaten Kampar kian hariPun kian menurun, karena mutu pendidikan kurang diperhatikan. Demikian dikatakan Bupati Kampar Jefry Noer ketika dirinya memberikan arahan pada acara pembukaan Pendidikan dan pelatihan…





