Harga Karet Terus Anjlok, Kehidupan Petani di Rohul Semakin Terjepit
Rabu, 02 Maret 2016 - 00:00:00 WIB
PASIR PENGARAYAN -- Kehidupan para petani karet di Kabupaten Rokan Hulu(Rohul) semakin terjepit, karena pada pekan ini harganya malah makin anjlok,namun hingga saat ini belum ada Solusi dari Pemerintah.
Sebagaiaman disampaikan salah seorang, Tokoh Masyarakat Rambah, Lahuddin Lubis, di Kota Pasir Pengarayan, Selasa 1 Maret 2016 di rumahnya mengatakan, untuk penjualan getah pekan ini turun Rp 1 ribu/kilogram. Ini sudah membuat ekonomi masyarakat semakin morat-marit.
"Kalau pekan lalu kami masih bisa menjual Rp 5 ribu/kilo, kini harganya hanya sbesar Rp 4 ribu/kilo, jadi kami mau makan apalagi, apakah pemerintah tidak mau memperhatikan nasib kami, pemerintah ini kayak tutup mata saja," tuturnya dengan nada sendu.
Lanjutnya, dirinya meminta kepada Bupati Rohul agar mencari solusi bagaimana harga Komodity sawit dan karet bisa normal kembali tolonglah ekonomi masyarakat ini, khususnya petani karet diperhatikan, kemarin katanya akan ada solusi jika harga karet anjlok, namun faktanya tak ada sama sekali.
"Apakah Pemerintah membiarkan kami petani karet ini kelaparan, sebab jika dilihat dari hasil penjualannya, tidak sebanding lagi dengan bahan yang akan dibeli seperti beras, minyak goreng dan lainnya," ulasnya.
Salah seorang warga Desa Menaming, Kecamatan Rambah, Imam, mengaku sudah memberhentikan anaknya sekolah, karena tidak sanggup lagi untuk mendanainya, karena pemerintah katanya pendidikan gratis tapi bayar uang bulanan juga, bahkan adalagi bayar ini dan itunya.
"Kami tak sanggup lagi menyekolahkan anak,hanyadengan punya kebun karet,sebab harganya seperti ini kami tak bisa berbuat apa, anak-anak pun terpksa diberhentikan sekolah," gumamnya terlihat di pelupuk matanya merona.
Sementara, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag), Tengku Rafli Armen, mengakui penyebab harga getah anjlok , karena dipengaruhi dan faktornya harga karet dunia, dan Solusinya hal ini kemarin sudah disampaikan kepada para petani supaya para memperbaki mutu dari produksi mereka. "Tapi gimanalah solusinya lagi memang begitu harga di pasar dunia," cetusnya.
Namun Bupati Rohul, Drs H Achmad MSI sempat membuat suatu terobosan untuk menalangi harga getah tersebut, jika harganya di bawah Rp 10 ribu, jelas Rafli Armen, itu sudah dikonsultasikan tapi ternyata program itu tidak dibolehkan dalam
aturan hukum.
"Gak boleh Pemda Rohul membuat dana talangan tersebut, karena melanggaran aturan keuangan," tutup Rafli Armen yang juga Ketua Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Rohul.**(lim)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Kamis, 17 September 2015 - 00:00:00 WIB
Bupati Suyatno Janji Akan Bangunkan Fasiltas Pertanian di Darussalam
Gaungriau.com -- Bupati Rokan Hilir (Rohil) H Suyatno tantang masyarakat di Kepenhuluan Darussalam mau minta dibangunkan apa, Tali air, Saluran Primer, dan apa saja pemerintah siap. Menurut Bupati masyarakat di Kepenghuluan Darusalam dinilainya sangat rajin bertani, ini terbukti dengan melihat hamparan kebun jagung, keladi ungu, kedelai dan…
-
Kamis, 17 September 2015 - 00:00:00 WIB
110,40 Km Jalan Kabupaten di Rohul Ditingkatkan Statusnya
Gaungriau.com -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, akhirnya mengakomodir 110,40 kilometer (km) jalan status kabupaten di Rokan Hulu (Rohul), untuk ditingkatkan menjadi jalan Provinsi, dengan adanya perubahan status, seluruh kewenangan jadi wewenang Provinsi Riau. Informasi tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan (BMP) Rohul Harisman,…
-
Rabu, 16 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kepala BPTP2M Rohul Optimis PAD Sektor Perizinan 2015 Over Taget
Gaungriau.com -- Badan Pelayanan Terpadu Perizinan Penanaman Modal (BPTP2M) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) mengaku optimis, pencapaian target penerimaan pendapatan asli daerah (PAD) pada tahun 2015 bisa mencapai over target. Pasalnya, sejak Januari hingga September 2015 realisasi penerimaan PAD BPTP2M Rohul, retribusi izin gangguan sudah mencapai Rp1…
-
Rabu, 16 September 2015 - 00:00:00 WIB
Sebelum Idhul Adha
Pemko Pekanbaru Tetapkan HET Gas 3 kg yang Baru
Gaungriau.com -- Sebelum lebaran Idhul Adha 1436 H mendatang, Harga Eceran Tertinggi (HET) terbaru gas elpiji ukuran 3 kilogram untuk Kota Pekanbaru sudah ditetapkan walikota Pekanbaru. Kabid Perdagangan Disprindag Kota Pekanbaru, Mas Irba Sulaiman mengatakan bahwa saat ini Disprindag Kota Pekanbaru sudah memperoleh penjelasan dari gubernur terkait…
-
Rabu, 16 September 2015 - 00:00:00 WIB
BUMdes di Rohul Siap Jual TBS Masyarakat ke PKS
Gaungriau.com -- Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan Usaha Ekonomi Desa Simpan Pinjam (UED-SP) di Rokan Hulu (Rohul) menyatakan kesiapannya ditunjuk untuk menyalurkan penjualan tandan buah segar (TBS) kelapa sawit petani langsung ke Pabrik Kelapa Sawit (PKS) se Rohul. Ditunjuknya lembaga mikro ekonomi yang berada di…
-
Rabu, 16 September 2015 - 00:00:00 WIB
Dampingi Kepala BKPM Pusat
Firdaus Promosikan Investasi Pekanbaru di Beijing
Gaungriau.com -- Kota Pekanbaru bukan saja dikenal sebagai kota tujuan investasi terbaik seluruh Indonesia, namun juga menjadi daya tarik bagi pelaku usaha dari negara Tiongkok, Cina. Kabag Humas, Setda Pekanbaru, Alek Kurniawan, melalui pesan singkatnya, Rabu16 September 2015 mengatakan, bahwa Walikota undang untuk mendapingi Kepala BKPM pusat…
-
Rabu, 16 September 2015 - 00:00:00 WIB
Wilayah Penambangan Pasir Rupat Mulai Ada Titik Terang
Gaungriau.com -- Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Daerah, Kabupaten Bengkalis Syahrial ST, menyampaikan bahwa untuk Wilayah Penambangan Rakyat (WPR) pulau Rupat yang terus menjadi polemik sudah ada titik terangnya. Hal itu, dikatakan Syahrial, saat lintas koalisi DPRD Bengkalis melakukan rapat membahas soal Penambangan Rakyat dengan…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Pengesahan APBD-P 2015 Pekanbaru Ditargetkan 25 September
Gaungriau.com -- 17 Ranperda yang merupakan Prolegda Pemerintah kota (Pemko) untuk dibahas di DPRD Pekanbaru, sudah resmi ditetapkan sejak beberapa bulan lalu. Namun hingga pekan ketiga September ini, dari 17 Prolegda tersebut, belum ada satu pun yang disahkan. Termasuk Ranperda APBD-P 2015. Ranperda APBD-P 2015 ini,…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kabut Asap
Jual Beli Masyarakat Turun 40 Persen
Gaungriau.com -- Akibat bencana kabut asap yang sudah hampir satu bulan ini melanda Kota Pekanbaru dan mengakibatkan penurunan jual beli masyarat dipasar-pasar tradisional. Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pekanbaru, Mas Irba Sulaiman mengatakan bahwa kabut asap yang terjadi beberapa minggu belakangan ini mengakibatkan…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Bencana Asap
Nelayan Bengkalis tak Melaut
Gaungriau.com -- Dampak kabut asap semakin tebal yang melanda Kabupaten Bengkalis beberapa akhir pekan ini, khususnya di perairan selat Bengkalis membuat para nelayan pendapatan ikan mengalami kerugian besar. Salah seorang Nelayan Bengkalis, Zainal (40) warga Pambang Pesisir Kecamatan Bantan, kabupaten Bengkalis. Ia mengatakan, kerugian besar nelayan…





