Harga Kelapa Sawit Anjlok, kata Gapki ini Penyebabnya
Selasa, 23 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
PEKANBARU -- Kampanye negatif yang dilancarkan secara masif oleh Non-governmental organization (NGO) di Tanah Air yang berpihak kepada kepentingan Eropa, turunnya harga minyak mentah, anjloknya ekonomi dunia. Merupakan penyebab terjadinya penurunan harga kepala sawit di Indonesia.
Hal itu disampaikan Ketua Harian Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Cabang Riau Wisnu Oriza, saat menjadi pembicara dalam acara diskusi "Tantangan dan Masa Depan Industri Kelapa Sawit," yang ditaja oleh Solidaritas Wartawan untuk Transparansi (SOWAT), Selasa 23 Februari 2016 di Pekanbaru. Dikatakan, tidak hanya itu, menumpuknya CPO di dalam negeri yang tidak sebanding dengan kebutuhan di Indonesia juga mempengaruhi harga.
Diskusi tersebut juga menghadirkan akademisi Universitas Riau Prof Dr Almasdi Syahza SE MP, Head Area Bank Mandiri Pekanbaru, Agus Sanjaya.
Dia menjelaskan, saat ini produksi crude palm oil (CPO) di Indonesia mencapai 30 juta ton sementara kebutuhan di dalam negeri hanya sebanyak 7 juta ton sehingga sisa 23 juta ton harus diekspor ke luar negeri agar pengusaha tidak menanggung biaya yang lebih besar lagi.
Namun demikian Wisnu mengaku optimistis harga CPO akan kembali meningkat pada tahun 2016 setelah pada 2015 lalu sempat anjlok. Namun demikian harga CPO juga terancam jika harga minyak mentah dunia tidak kembali meningkat. "Saya sangat yakin semakin-yakinnya kalau harga harga sawit akan kembali meningkat pada tahun ini," ujarnya.
Pada kesempatan yang sama Wisnu juga mengungkapkan kondisi petani kelapa sawit swadaya di Riau saat ini yang memprihatinkan. Hasil panen Tanda Buah Segar (TBS) kelapa sawit petani swadaya dijual dengan harga yang murah.
Ia menyebutkan murahnya harga TBS petani swadaya disebabkan karena mereka tidak memiliki jaringan terhadap perusahaan sekitar, tidak adanya asosiasi yang bisa memutus mata rantai dengan tengkulak, asal bibit yang tidak jelas hingga cara panen yang tidak benar. "Perusahaan tidak akan mau menerima buah yang tidak bagus mutunya,"pungkasnya.
Almasdi juga sejalan dengan apa yang dikatakan Wisnu. Menurut Almasdi, turunnya harga kelapa sawit khusunya di kalangan petani swadaya akibat petani sendiri. Ia menyebutkan saat ini petani swadaya masih menjadi target dari para tengkulak sehingga menyebabkan harga TBS jatuh.
Kedepan petani swadaya kelapa sawit harus mendapatkan pemahaman dari pihak-pihak terkait terutama pemerintah. "Kelapa sawit masih akan memiliki prospek yang bagi selagi negara-negara Eropa belum mengganti bahan makanan dengan berbahan sintetis. Oleh sebab itu petani-petani swadaya juga harus mendapatkan pemahaman dan edukasi tentang kelapa sawit," ujarnya.
Ia juga mengajak petani kelapa sawit untuk lebih cerdas dalam menyiasati lahan. Salah satunya adalah dengan tumpang sari yakni kelapa sawit yang disisipi dengan pohon meranti. Tujuannya jika sudah berusia 25 tahun pohon meranti bisa ditebang dan dijual guna pembiayaan pada masa replanting (peremajaan) kelapa sawit. Hal seperti ini sudah diujicobakan di Kabupaten Rokan Hulu.
Sementara Head Area Bank Mandiri Pekanbaru, Agus Sanjaya menyampaikan Bank Mandiri terus memberikan edukasi terhadap petani kelapa agar sejak dini bijak menggunakan uang mereka salah satu dengan cara menabungkan hasil panen.
"Kita juga mengingatkan para petani untuk tidak konsumtif secara berlebihan," ujarnya.
Jika demikian ketika harga TBS anjlok atau masa replanting mereka masih memiliki dana atau bahkan asuransi.**(mad)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Rabu, 02 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
BPS Rohul Sosialisasi Sensus Ekonomi tahun 2016
PASIR PENGARAYAN -- Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Rohul, Rabu 2 Desember 2015 melaksanakan Sosialisasi Sensus Ekonomi untuk tahun 2016. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Bappeda Rohul, sosialisasi tersebut bertujuan untuk memudahkan pelaksanaan Sensus Ekonomi. Sosialisasi yang…
-
Rabu, 02 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Atasi Trio Tata Air Perkebunan Inhil, Plt Gubri Akan Kaji Penggunaan ADD
TEMBILAHAN -- Pada kesempatan kunjungan ke Inhil, Plt Gubernur Riau (Gubri), Arsyajuliandi Rahman juga melihat langsung lahan perkebunan kelapa rakyat yang rusak akibat intrusi air laut. "Inhil sejak dulu memang tidak bisa dilepaskan dari komoditi kelapa rakyat…
-
Rabu, 02 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Pj Bupati Bengkalis Terima LHP Manajemen Aset
PEKANBARU -- Penjabat Bupati Bengkalis diwakili Sekretaris Daerah Burhanudin menerima laporan hasil pemeriksaan (LHP) manajemen aset tahun 2014 dan semester I tahun 2015, dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Perwakilan Riau, Rabu 2 Desember 2015. LHP manajemen aset…
-
Selasa, 01 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Penetapan UMK Siak 2016 Tunggu SK Gubri
SIAK -- Dewan Pengupahan bersama Pemkab Siak telah menyepakati Upah Minimum Kabupaten (UMK) tahun 2016 sebesar Rp 2.210.000, UMK tersebut naik dari UMK tahun ini yang hanya Rp 1.982.000. Saat ini UKM itu masih menunggu SK penentapan dari Plt Gubernur Riau. …
-
Selasa, 01 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Harga TBS Kelapa Sawit Naik Tipis
PEKANBARU -- Setelah dua pekan lalu terus mengalami penurunan, pada pekan ini harga Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit mengalami kenaikan tipis. Dimana pada pekan ini, harga TBS untuk tanaman umur tiga tahun berada di lever harga Rp 917,43 per Kilogram (Kg) nya dan untuk umur 10…
-
Selasa, 01 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Plt Gubri Ajak Pengrajin Inhil Ke Vietnam
TEMBILAHAN -- Dianggap mampu bersaing dipasaran asia, pengrajin anyaman pandan asal Kabupaten Indragiri Hilir yang tergabung dalam Dewan Kerajinan Nasional Daerah, direncanakan akan diikut sertakan di iven internasional di Vietnam. Hal ini diungkapkan Plt Gubernur Riau, Arsyad…
-
Senin, 30 November 2015 - 00:00:00 WIB
Disperindag Taja Pelatihan Pembuatan Makanan Ringan
TEMBILAHAN -- Meningkatkan usaha kecil dan menengah, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Indragiri Hilir (Inhil) melaksanakan pelatihan pembuatan makanan ringan dari bahan kelapa. Pelatihan tersebut dilaksanakan di Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) di Jalan SKB, Tembilahan, Senin…
-
Senin, 30 November 2015 - 00:00:00 WIB
3,1 Triliun Rupiah, Akhrinya APBD 2016 Kota Pekanbaru Disahkan
PEKANBARU -- Senin 30 Nopember 2015, akhirnya Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2016 kota Pekanbaru disetujui dan disahkan sebesar Rp3,101 triliun. Berdasarkan nilai APBD Perubahan tahun 2015 yang mencapai Rp3,115 triliun lebih, di tahun ini penurunan sekitar Rp13 miliar.
-
Sabtu, 28 November 2015 - 00:00:00 WIB
Antisipasi Uang Palsu, BI Perwakilan Provinsi Riau Lakukan Sosialisasi
TEMBILAHAN - Bank Indonesia (BI) melalui kantor perwakilan BI Provinsi Riau melakukan sosialisasi ciri-ciri keaslian uang rupiah kepada seluruh perbankan yang ada di Kota Tembilahan. Khususnya dari pimpinan bank, pegawai bagian teller, kasir swalayan, bendahara Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) serta masyarakat umum. …
-
Jumat, 27 November 2015 - 00:00:00 WIB
Pemkab Janji Bantu Pengrajin Perahu Fiber
TEMBILAHAN - Pada Hari Kamis tanggal 26 Nov 2015, Bupati Inhil HM Wardan meninjau pembuatan fiberglass di Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) yang berlokasi di Jalan SKB Tembilahan. Dalam kunjungannya, Bupati didampingi oleh Kepala Dinas Perindustrian dan…
-
Jumat, 27 November 2015 - 00:00:00 WIB
Kerusakan Kebun Kelapa Luas, Ranperda Resi Gudang Dinilai Belum Tepat
TEMBILAHAN - Permasalahan yang menimpa sektor perkebunan di Inhil terutama kelapa sangat komplek. Untuk mengurai itu semua, kita harus mengkajinya secara utuh dan Sistematis. Saat ini ada dua persoalan yang harus diselesaikan. Pertama persolan hulu yang menyangkut…
-
Kamis, 26 November 2015 - 00:00:00 WIB
Maret 2016, KUD SSJ Siap Lakukan RAT
RENGAT - Sesuai dengan hasil rapat yang difasilitasi pihak Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menegah (UMKM) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) yang dipimpin langsung Ir Selamat MM, bahwa bulan maret tahun 2016 mendatang Koperasi Unit Desa (KUD) Sawit Sepakat Jaya (SSJ) Desa Aur Cina Kecamatan Batang Cenaku siap…
-
Rabu, 25 November 2015 - 00:00:00 WIB
Eksekutif dan Legislatif Diminta Fokus Benahi Kerusakan Kelapa Rakyat
TEMBILAHAN -- Eksekutif dan legislatif Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) diminta untuk fokus pada pembenahan kerusakan perkebunan kelapa masyarakat. Tidak perlu kebijakan baru dengan membuat Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Resi Gudang, dimana kebijakan tersebut malah menimbulkan polemik baru di masyarakat.
-
Rabu, 25 November 2015 - 00:00:00 WIB
SKPD Diminta Genjot Penagihan Kepada Objek Pajak
BAGANSIAPIAPI -- Dari evaluasi penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sejak beberapa bulan ini mengalami peningkatan yang sangat signipikan. Namun demikian Plt Sekda Rokan Hilir (Rohil) Drs H Surya Arfan Msi berharap kepada Satuan kerja perangkat Daerah (SKPD) untuk terus menggenjot penagihan kepada objek pajak.
-
Rabu, 25 November 2015 - 00:00:00 WIB
Pengesahan APBD Kota Pekanbaru Diundur
Ketua DPRD Pekanbaru Bantah ada Keretakan Hubungan Bersama Sekdako
PEKANBARU -- Pengesahan APBD Kota Pekanbaru Tahun 2016 dipastikan akan mengalami pengunduruan dari jadwal yang sudah ditentukan Banmus DPRD Pekanbaru sebelumnya yakni pada Jum'at 27 Nopember 2015. Banyak informasi dikalangan dewan jarang hadirnya Sekdako Pekanbaru Syukri Harto…
-
Rabu, 25 November 2015 - 00:00:00 WIB
Nasib Pasar Cik Puan Belum Jelas
PEKANBARU -- Kendatipun pasar Cik Puan yang berada di Jalan Tuanku Tambusai sudah mulai dibangun sejak tahun 2015, namun sampai saat ini pembangunannya masih jalan di tempat. Hal ini disebabkan belum adanya kejelasan antara Pemrov Riau dan Pemko Pekanbaru.
-
Rabu, 25 November 2015 - 00:00:00 WIB
Walikota Optimis Pengesahan APBD 2016 Tepat Waktu
PEKANBARU -- Akhirnya pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2016 Kota Pekanbaru selesai dibahas. Nota kesepakatan KUA-PPAS ditandatangani pada Selasa 24 Nopember 2015 malam kemarin. Kesepakatan…
-
Selasa, 24 November 2015 - 00:00:00 WIB
Bupati Inhil Kecewa Dengan Realisasi Anggaran
TEMBILAHAN - Bupati Kabupaten Inhil HM Wardan mengaku kecewa dengan realisasi anggaran saat ini. Laporan yang ia teritama realisasi anggaran baru mencapai angka 90 persen, padahal waktu efektif, hanya tinggal beberapa hari lagi. "Terus terang saya kecewa…
-
Selasa, 24 November 2015 - 00:00:00 WIB
Desember, Target Pengesahan APBD 2016
BENGKALIS -- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Riau Daerah (DPRD) Kabupaten Bengkalis H Heru Wahyudi, SH saat ini terus mengejar target pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2016 dilaksanakan Desember 2015. Hal itu disampaikan H Heru Wahyudi, kepada GaungRiau, Selasa 24 Nopember 2015.
-
Selasa, 24 November 2015 - 00:00:00 WIB
Bendahara SKPD Lingkup Pemkab Bengkalis Ikuti Sosialiasi MPN G-2
BENGKALIS -- Dalam rangka meningkatkan tata kelola keuangan negara berbasis kemajuan teknologi khususnya penerapan sistem penerimaan negara melalui sistem teknologi, ratusan bendahara lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis ikuti sosialisasi Penatausahaan Penerimaan Negara melalui Sistem MPN G2, Selasa 24 Nopember 2015. …



