Buka Keterisolasian, Masyarakat Minta Jalan Poros Bukit Batu-Siak Kecil Ditingkatkan
Kamis, 18 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
SUNGAIPAKNING -- Masyarakat Kecamatan Bukit Batu dan Siak Kecil kususnya yang berdomisili di desa - desa terpencil, meminta agar Pemerintah Kabupaten Bengkalis melanjutkan peningkatan Jalan Poros Bukit Batu - Siak Kecil.
Jalan yang sebelumnya dibangun dengan Sistem Multy Years oleh Pemkab Bengkalis melalui Dinas Pekerjaan Umum dari tahun 2013 sampai 2015 itu, dinilai sangat bermanfaat terutama dalam membuka keterisoliran desa - desa terpencil.
"Kami mewakili masyarakat Desa Tanjung Damai Kecamatan Siak Kecil, sangat merasakan betul manfaat Jalan Poros Multy Year yang dibangun Pemkab, sebelumnya desa kami ini terisolir, namun setelah jalan dibuka sudah banyak pengguna jalan melintas sehingga gairah ekonomi pun menjadi meningkat," tutur Sunaryo salah seorang Warga Desa Tanjung Damai, Kamis 18 Februari 2016.
Dikatakan Sunaryo, masyarakat memintak agar jalan poros yang sudah dibangun itu, ditingkatkan oleh Pemkab Bengkalis, supaya dapat pula menunjang percepatan pembangunan desa-desa terpencil seperti Tanjung Damai, Sumber Jaya, Langkat dan lainnya.
"Kita sangat mendukung apabila Pemkab terus melanjutkan pembangunan Jalan Poros ini, apa yang dilakukan Pemkab melalui Dinas PU selama beberapa tahun terakhir sudah sangat tepat dan perlu dilanjutkan," tambahnya.
Hal senada disampaikan M. Nazli warga Desa Buruk Bakul Kecamatan Bukit Batu. Dia meminta Pemkab terus mengoptimalkan pembangunan jalan poros dari desa Buruk Bakul Kecamatan Bukit Batu menuju Desa Langkat Kecamatan Siak Kecil.
"Kita berharap jalan poros ini segera ditingkatkan untuk difungsikan, karena sangat besar manfaatnya bagi masyarakat desa seperti desa kami ini, paling tidak taraf ekonomi masyarakat akan meningkat secara perlahan, karena jalan merupakan urat nadi ekonomi," tutur Nazli.
Camat Siak Kecil Alpi Mukhdor dikonfirmasi membenarkan bahwa sejumlah desa seperti Tanjung Damai dan Langkat, menjadi tidak terisolir lagi sejak dibukanya jalan poros tersebut.
"Masyarakat Desa seperti di Tanjung Damai sangat mendukung jalan poros tersebut, karena gairah ekonomi menjadi lebih tinggi lantara desa mereka selalu dilewati kendaraan, baik dari Bukit Batu menju Siak Kecil maupun sebaliknya," tutur Alpi Camat Siak Kecil.**(put)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Minggu, 14 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Cegah DBD
Warga RT 08 Sidomulyo Barat Pekanbaru Laksanakan Fogging
PEKANBARU -- Ibarat pepatah, 'mencagah lebih baik daripada mengobati', hal itulah yang dilakukan warga RT 08 RW 18 Kelurahan Sidmulyo Barat, Kecamatan Tampan, Pekanbaru, dengan melaksanakan pengasapan atau fogging. Meski didaearah tersebut tidak ditemukan kasus Demam Berdarah…
-
Minggu, 14 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
45 Rumah Di Kelurahan Langgam Dikepung Banjir
LANGGAM -- Hingga saat ini debit aliran sungai Kampar yang berada di Kecamatan Langgam terus naik dan menyebabka banjir hingga setinggi pinggang Orang dewasa terutama yang berada ditepian sungai. Sebagian di Kelurahan Langgam Dimana sebanyak 45 rumah sudah terendam banjir. …
-
Jumat, 12 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
LPB Muhammadiyah Riau Salurkan Bantuan Untuk Korban Banjir di Kampar
PEKANBARU -- Sebagai wujud kepedulian terhadap sesama berkaitan bencana banjir yang melanda Kabupaten Kampar, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Riau melalui Lembaga Penanggulangan Bencana (LPB), Kamis 11 Februari sore kemarin dan hari ini Jumat 12 Februari 2016 salurkan bantuan. …
-
Jumat, 12 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Bengkalis Dijadikan Pilot Project Blocking Canal, Ini Alasan Kapolda Riau
BENGKALIS -- Kepolisian Daerah Riau menjadikan Bengkalis sebagai pilot projek pembuatan blocking canal (sekat canal red) untuk pencegahan penanganan kebakaran lahan dan hutan (karlahut) di Daerah Riau. Pemilihan Bengkalis sebagai tempat percontohan tersebut bukan tanpa alasan, karena 5 kabupaten di daerah Riau bagian utara merupakan…
-
Rabu, 10 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Bupati Siak Ekspos Penanganan Karlahut
SIAK -- Selama lima hari ke depan, ada 70 orang masyarakat dari tujuh desa yang ada di Kabupaten Siak mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pengendalian Kebakaran Lahan dan Hutan (Karlahut) Berbasis Masyarakat di Aula Pinus Balai Diklat Kehutanan Provinsi Riau, di Pekanbaru, Rabu 10 Februari 2016. …
-
Rabu, 10 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Bencana Banjir, Pemerintah Pusat Dinilai Pilih Kasih
TELUKKUANTAN -- Pemerintah pusat dinilai pilih kasih dan lamban dalam menangani Bencana Banjir di Riau, serta sejumlah wilayah di Sumatera. Hal itu disampaikan Humas Pemkab Kuantan Singingi (Kuansing), Hevi H Antoni kepada wartawan, Rabu 10 Februari 2016…
-
Rabu, 10 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Anggaran Minim
DPRD Riau Minta Pemda Jangan Gengsi Tingkatkan Status Darurat Banjir
PEKANBARU -- Terus semakin meluasnya musibah banjir di Provinsi Riau, membuat sejumlah pihak merasa khawatir dan dibikin cemas. Apalagi anggaran penanggulangan bencana yang dinilai minim dan terbatas, membuat DPRD Riau menyarankan Pemerintah Daerah (Pemda) untuk tidak gengsi tetapkan status darurat banjir guna mendapatkan bantuan yang lebih meluas.…
-
Rabu, 10 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Dua Kecamatan di Pelalawan Gelar rakor Penanggulangan Bencana Banjir
PELALAWAN -- Dua Kecamatan di Kabupaten Pelalawan yakni yakni Langgam dan Pelalawan menggelar koordinasi dalam rangka pemantauan dan antisipasi penanggulangan bencana banjir, Rabu 10 Februari 2016. Hal ini dibenarkan Hadi Penandio Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran…
-
Rabu, 10 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
PT SAI Sediakan Mobilisasi Kubota di Desa Sangkir
RAMBAH SAMO -- Guna meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana banjir, PT Sawit Asahan Indah (SAI) menyediakan mobilisasi kubota untuk mengevakuasi korban banjir di Desa Sangkir, Kecamatan Pagaran Tapah Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu. Grup perusahaan PT Astra Agro Lestari (AAL) itu juga menyalurkan bantuan sembako.
-
Rabu, 10 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Bupati Rohul Kunjungi Korban Banjir Rokan IV Koto
ROKAN IV KOTO -- Bupati Rokan Hulu, Drs H Achmad MSi, dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rohul mengunjungi korban banjir di Kecamatan Rokan IV Koto. Selain meninjau korban banjir, Bupati Rohul sempatkan diri melihat dapur…
-
Rabu, 10 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Pasca Banjir Melanda Rohul, Sebagian Masyarakat Mulai Bersih-Bersih
PASIR PENGARAYAN -- Sehari pasca banjir merendam ratusan rumah warga di tiga Desa Kecamatan Rambah, Rabu 10 Februari 2016 sejak pagi, masyarakat yang rumahnya sempat terendam banjir kini mulai bersihkan rumah mereka dari lumpur termasuk sekolah-sekolah yang juga ikut terendam banjir. …
-
Selasa, 09 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Pintu Air Waduk PLTA Koto Panjang Dibuka
BPBPKD Pelalawan Siapkan Perlengkapan Penanggulangan Banjir
PANGKALAN KERINCI -- Meski hingga hari ini Selasa 9 Februari 2016, belum ada desa dan Kelurahan di Pelalawan yang terkena imbas dibukanya beberapa pintu waduk PLTA Koto Panjang. Namun pihak Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran Daerah (BPBPKD) Pelalawan telah mulai melakukan persiapan untuk mengantisipasi jika terjadi…
-
Selasa, 09 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Tiga Jembatan di Kunto Darussalam Ambruk Diterjang Banjir
KUNTODARUSSALAM -- Tiga jembatan di Kelurahan Kota Lama, Kecamatan Kunto Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) dilaporkan ambruk diterjang banjir. Camat Kunto Darussalam, Herdianto S STP, mengatakan, Tiga jembatan di jalan kabupaten yang ambruk yakni jembatan Sungai Pisang Kolek,…
-
Selasa, 09 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Musim Penghujan, BPBPK Pekanbaru Terus Pantauan Wilayah Rawan Banjir
PEKANBARU -- Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Pekanbaru terus melakukan pemantauan kesejumlah wilayah yang rawan banjir seperti Pelita Pantai dan perumahan Witayu Rumbai. Sekretaris BPBPK Pekanbaru, Hermanto Yasin, Selasa 9 Februari 2016 mengatakan, bahwa saat…
-
Selasa, 09 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Wonosari dijadikan Desa Pilot Project ‎Blocking Canal
BENGKALIS -- Desa Wonosari Kecamatan Bengkalis, dijadikan desa pilot project pembuatan blocking canal (sekat kanal) oleh pihak Polda Riau. Langkah ini sebagai antisipasi dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan, daerah percontohan daerah lain di Kabupaten Bengkalis. Area…
-
Selasa, 09 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Warga Tambut Keluhkan Jalan Provinsi Bagai Kubangan Kerbau
TAMBUSAIUTARA -- Warga Kecamatan Tambusai Utara (Tambut), Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), mengeluhkan kondisi jalan Provinsi Riau yang sulit dilalui, musim hujan seperti sekarang ini jalan lebih mirip seperti kubangan Kerbau. “Kami sudah sering mengeluhkan kondisi jalan ini,bahkan sudah…
-
Senin, 08 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Kuala Selat Dihantam Gelombang Setinggi Tiga Meter, 19 Rumah Rusak
TEMBILAHAN -- Sejak dua hari terakhir, gelombang tinggi hantam perumahan perumahan warga Desa Kuala Selat, Kecamatan Kateman, Inhil. Gelombang yang dikarenakan pasang dalam dan angin kencang tersebut hari ini, Senin 8 Februari 2016 semakin tinggi dibandingkan kemarin.…
-
Minggu, 07 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Angin Kencang dan Gelombang Tinggi, Satu Rumah Roboh di Desa Kuala Selat
TEMBILAHAN - Ahad 7 Februari 2016 telah terjadi musibah gelombang tinggi yang mencapai sekitar 2 meter disertai hembusan angin kencang hingg merobohkan 1 rumah warga atas nama Aman dan beberapa rumah lain rusak di Desa Kuala Selat Kecamatan Kateman. "Dua rumah warga lainnya rusak atas…
-
Jumat, 05 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
PT SPM Gelar Sosialisasi Terpadu
BUKIT BATU -- Dalam rangka mencegah dan mengantisipasi terjadinya kebakaran lahan dan hutan di Kabupaten Bengkalis khususnya Kecamatan Bukit Batu, PT. SPM (Sekato Pratama Makmur) melakukan sosialisasi terpadu tentang, Kawasan Lindung, Tata Batas, Tata Ruang, Konservasi tanah dan air, rencana kerja umum, rencana kerja tahunan, Community Relation…
-
Rabu, 03 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Kebun Rusak Parah, Masyarakat Sungai Bela Minta Surya Dumai Bertanggungjawab
TEMBILAHAN -- Ulah perusahaan pengembang perkebunan Kelapa Sawit tidak henti hentinya menyengsarakan masyarakat Inhil, setelah beberapa desa di Gaung, Enok dan Keritang, kali ini giliran Desa Sungai Bela Kecamatan Kuala Indragiri yang merasakan. Pasalnya, lahan perkebunan "kelapa…



