Akhir Februari, Dubes Norwegia dan Menteri LKH Kunjungi Bukit Batu
Senin, 15 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
BENGKALIS -- Dijadwalkan pada akhir Februari ini, Duta Besar Norwegia Stig Travik dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya akan meninjau lokasi sekat kanal (blocking canal) di Kampung Jawa, Kelurahan Sungai Pakning Bengkalis.
Untuk mempersiapkan kehadiran Dubes Norwegia dan Menteri LHK RI, digelar rapat antara di Wisma Daerah Sri Mahkota. Hadir dalam rapat persiapan itu, Staf Khusus Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLKH), Hanni Adratri, Manager UNDP di Kementerian LKH Hening Parlan, Ahli  Gambut dari UNRI, Haris Gunawan.
Sedangkan dari Pemkab Bengkalis dihadiri Penjabat Bupati Bengkalis Ahmad Syah Harrofie, Bupati Bengkalis terpilih Amril Mukminin, Sekretaris Daerah Burhanudin dan Kadis Kehutanan dan Perkebunan Herman, Kepala Bappeda, Jondri Indra Bustaman, Kepala BPMPD M Jalal, Kepala BLH Arman, Kapolres Bengkalis, AKBP A Suryadi, Dandim 0303 Bengkalis Letkol Arh Wachyu Dwi Ariyanto, Camat Bukit Batu Fadlul, Lurah Sungai Pakning, Acil, Kapolsek Bukit Batu, Kompol Sugeng dan Danramel Bukit Batu,
Kunjungan Dubes Norwegia dan Menteri LKH di Bukit Batu, karena di kawasan terdapat pembuatan blocking kanal yang dibiayai dari Pemerintah Norwegia yang administrasinya dilakukan UNDP dan diawasi oleh KLKH. Untuk mengantisipasi dan menanggulangi musibah kebakaran lahan dan hutan di Provinsi Riau, khususnya Kabupaten Bengkalis telah dibangun sekat kanal di sejumlah titik, diantaranya di Kecamatan Bukit Batu.
Staf Ahli KLKH menyarankan daerah untuk membuat peta titik koordinanat keberadaan sekat kanal yang ada di Kabupaten Bengkalis, sekaligus menyebutkan jenis-jenis kanal, siapa yang membuatnya, seperti gotong royong masyarakat, bantuan perusahaan, bantuan dari pemerintah Norwegia maupun pemerintah daerah. Langkah ini, untuk memudahkan pemantauan terhadap sekat kanal yang ada.
Pada kesempatan itu, Hanni juga memuji keberhasilan Kabupaten Bengkalis dalam melakukan pencegahan dan penangkalan (cekal) kebakaran lahan dan hutan. Hal ini terlihat dari penurunan jumlah titik api mulai tahun 2014 hingga 2015 lalu, dimana jumlah titik api pada priode tersebut Kabupaten Bengkalis mengalami penurunan drastis.
Pj Bupati Bengkalis Ahmad Syah Harrofie, menyambut baik dipilihnya Bukit Batu sebagai daerah yang dikunjungi dan dipantau oleh Menteri KLH dan Dubes Norwegia. Hal ini tentu menjadi sebuah motivasi bagi seluruh elemen di Negeri Junjungan untuk bersama-sama dalam menanggulangi dan mencegah kebakaran lahan dan hutan. Terlebih masalah ini, sudah diinteruksikan oleh Presiden RI, agar pada tahun ini tidak ada ditemukan karlahut di Indonesia.
Sejauh ini, kata Ahmad Syah Harrofie, upaya pencegahan karlahut di Kabupaten Bengkalis sudah dilaksanakan oleh maksimal, baik itu yang dilakukan secara swadaya masyarakat, Pemda maupun langkah-langkah konkret oleh jajaran TNI/Polri. “Butuh kerja sama dalam penanggulangan musibah kebakaran lahan dan hutan. Kita harus komitmen bersama untuk mewujudkan Kabupaten Bengkalis zero hot spot di masa mendatang,†ungkap Ongah Ahmad.
Sementara, Bupati Bengkalis terpilih, Amril Mukminin, mengatakan persoalan Karlahut menjadi perhatian serius bersama mulai dari lapisan grass root (akar rumput) hingga lapisan atas. Karena musibah kebakaran lahan, akan menimbulkan kerugian sangat besar, bagi daerah, nasional bahkan internasional.
Amril menyatakan setelah resmi menjabat Bupati Bengkalis, bahwa salah satu fokus kerja dalam jangka pendek ini, menyangkut upaya penanggulangan kebakaran. Dirinya minta agar SKPD terkait untuk lebih fokus dan terus berkoordinasi dengan pihak terkait, guna mewujudkan Bengkalis bebas karlahut.**(put)‎
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Kamis, 19 November 2015 - 00:00:00 WIB
Musim Penghujan, Banjir Ancam Wilayah Pekanbaru
PEKANBARU -- Musim penghujan telah tiba, sejumlah daerah rawan banjir di Kota Pekanbaru saat ini sudah mulai digenangani air. Adapun daerah tersebut adalah Rumbai, Tenayan Raya dan Rumbai Pesisir. Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran Kota…
-
Kamis, 19 November 2015 - 00:00:00 WIB
Warga Bangko Pusako Minta Pembersihan Tali Air
BANGVKO PUSAKO -- Sudah bertahun-tahun lamanya keberadaan sungai Bangko yang berada di Kecamatan Bangko tersumbat. Akibatnya, keberadaan 5000an hektar lahan warga di lima kepenghuan sekitaran sungai tersebut menjadi terlantar. Lima kepenghuluan itu diantaranya, Kepenghuluan Bangko Bakti, Bangko…
-
Rabu, 18 November 2015 - 00:00:00 WIB
Daerah Rawan Banjir Diminta Selalu Waspada
PEKANBARU - Musim hujan yang mulai melanda Provinsi Riau hendaknya bisa diwaspadai oleh para Kepala Daerah dan instansi terkait yang termasuk dalam daerah rawan banjir. Hal itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman, menjawab…
-
Rabu, 18 November 2015 - 00:00:00 WIB
Akhir November, Petani di Siak Mulai Menanam Padi
SIAK -- Musim rendeng kedua (tanam kedua) tahun ini untuk lahan pangan yang ada di Kecamatan Bunga Raya Kabupaten Siak seluas 2209 hektar, penanamannya akan dilakukan pada akhir November ini. Penerapan waktu tanam tersebut karena memang sudah…
-
Rabu, 18 November 2015 - 00:00:00 WIB
DKP Pekanbaru Berkebun Pembibitan Tanaman Hias
PEKANBARU -- Guna memenuhi kebutuhan tanaman hias untuk taman kota kota yang sedang ditata. Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Pekanbaru saat ini sudah membudidayakan lebih dari 100 jenis tanaman hias. Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP)Kota Pekanbaru,…
-
Rabu, 18 November 2015 - 00:00:00 WIB
Pengumuman Fire Free Village RAPP, Tiga Desa Raih Reward 100 Juta Rupiah
PEKANBARU –- Tiga desa dari sembilan desa peserta program Desa Bebas Asap (Fire Free Village/FFV) yang diinisiasi ole PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) berhasil memperoleh penghargaan berupa reward senilai 100 juta rupiah atas keberhasilannya menjaga wilayah desa dari kebakaran lahan dan hutan (Karlahut) selama periode Agustus…
-
Selasa, 17 November 2015 - 00:00:00 WIB
Batang Lubuh Meluap, Enam Desa di Dua Kecamatan Terendam
PASIR PENGARAYAN -- Hujan lebat yang melanda Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) sekitar, pada Senin 16 Nopember 2015 tadi malam, sedikitnya enam desa di Dua Kecamatan terendam banjir. Hal ini juga disebabkan meluapnya air sungai Aliantan, Kecamatan Kabun dan Sungai Batang Lubuh, Kecamatan Rambah. …
-
Senin, 16 November 2015 - 00:00:00 WIB
Atasi Selokan Tersebut, Dinas PU Minta Camat dan Lurah Ajak Warga Goro
PEKANBARU -- Memasuki musim penghujan, Dinas Pekerjaan Umum Kota Pekanbaru mengeluh dengan tingkah laku para Camat dan Lurah yang suka main lapor saja tanpa memilah antara masalah besar atau kecil. "Musim penghujan seperti ini, kami banyak menerima…
-
Senin, 16 November 2015 - 00:00:00 WIB
Ribuan Tanaman Hias Untuk Penghijauan Pasir Pengarayan Dicuri OTK
PASIR PENGARAYAN -- Satu tahun belakangan ini, ribuan tanaman hias di polibek untuk penghijauan di kawasan pedestrian maupun median jalan dijalur hijau Pasir Pengarayan, termasuk jalan lingkar Km 4 ke Bandara Tuanku Tambusai ke Desa Rambah Samo Barat Kecamatan Rambah Samo dicuri Orang Tak dikenal (OTK). …
-
Minggu, 15 November 2015 - 00:00:00 WIB
HUT PGRI ke 70, Guru di Pelalawan Akan Tanam Pohon
PELALAWAN -- Mengusung tema lokal One Teacher One Tree atau Satu Guru Satu Pohon, Bupati Pelalawan beserta seluruh jajaran guru yang tergabung dalam Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Pelalawan akan melakukan penanaman pohon di seluruh daerah ini.
-
Kamis, 12 November 2015 - 00:00:00 WIB
Musim Hujan, BPBD-Damkar Data Lokasi Berpotensi Banjir
PEKANBARU -- Memasuki musim penghujan hingga akhir tahun 2015 mendatang. Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBD-Damkar) Kota Pekanbaru sudah melakukan pendataan terhadap beberapa daerah yang rawan banjir. Kepala BPBD Damkar Kota Pekanbaru, Burhan Gurning mengatakan jika…
-
Rabu, 11 November 2015 - 00:00:00 WIB
Pemkab Kuansing Pantau Dampak Musim Hujan
TELUKKUANTAN -- Bulan November, selalu dihiasi dengan musim penghujan. Hujan deras hampir setiap hari terjadi sejak awal bulan lalu, tentunya perubahan cuaca dari kemarau ke musim penghujan akan berdampak, diantaranya terhadap kondisi infrastruktur dan kesehatan masyarakat. Saat…
-
Senin, 09 November 2015 - 00:00:00 WIB
DPRD Riau Segera Selesaikan Ranperda Tanah Ulayat
PEKANBARU -- Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRD) Riau berkomitmen akan menyelesaikan pembahasan Ranperda Tanah Ulayat se-optimal mungkin. Pentingnya peraturan ini dinilai sangat baik untuk terbitkan dengan tujuan melindungi kepemilikan tanah rakyat yang sering bersengketa dengan sejumlah pihak perusahaan belakang ini. …
-
Senin, 09 November 2015 - 00:00:00 WIB
Cegah Karhutla Berkepanjangan
DPRD Riau Konsolidasi Antar Tiga Provinsi
PEKANBARU -- Guna mecegah ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang berkepanjangan, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau bangun konsolidasi antar tiga provinsi. Konsolidasi yang dimaksud untuk membangun sinergi pencegahan ini, dijalin guna menghasilkan solusi dalam…
-
Minggu, 08 November 2015 - 00:00:00 WIB
Legislator Pekanbaru Himbau Masyarakat Waspada Banjir
PEKANBARU -- Usai kabut asap yang berkepanjangan, suasana Kota Pekanbaru berubah dengan cuaca yang ekstrim dengan curah hujan deras dan di ikuti dengan angin kencang yang sangat mencemaskan masyarakat. Melihat keadaan cuaca seperti ini anggota Komisi IV Wan Agusti menghimbau kepada masyarakat untuk lebih waspada…
-
Minggu, 08 November 2015 - 00:00:00 WIB
Diduga Berasal Dari PT RSI
Masyarakat Keluhkan Aroma Busuk Limbah
UJUNGBATU -- Sejumlah Masyarakat Desa Ujungbatu Timur, Kecamatan Ujungbatu, Kabupaten Rokan Hulu mengeluhkan bau busuk limbah setiap malam di daerah ini. Diduga bau busuk limbah tersebut berasal dari PT Rohul Sawit Industri yang terseletak tidak jauh dari pemukiman masyarakat. Salah seorang masyarakat Desa Ujungbatu…
-
Kamis, 05 November 2015 - 00:00:00 WIB
Kayu Langka di Meranti, Pemkab di Minta Cari Solusi
SELATPANJANG -– Bahan baku kayu berbagai jenis kini keberadaannya sulit (langka,red) di peroleh oleh warga di Meranti. Di lain sisi permintaan kayu untuk kebutuhan rumah dan perabot terus meningkat. "Kondisi kelangkaan kayu ini jika berlangsung secara terus menerus akan berimplikasi kepada pembangunan daerah. Bagaimana masyarakat…
-
Selasa, 03 November 2015 - 00:00:00 WIB
Pj Bupati Inhu Buka Kegiatan Penyususnan Rencana Kontijensi Karhutla
RENGAT -- Bertempat di wisma Five Boys Pematang Reba, selasa 3 November 2015, Penjabat (Pj) Bupati Indragiri Hulu (Inhu) H Kasiarudin SH, membuka kegiatan Penyusunan Rencana Kontijensi Kebakaran Hutan dan Lahan di Kabupaten Inhu. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadaman Kebakaran…
-
Jumat, 30 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Kabupaten Inhu Nominasi AMPL Award 2015
RENGAT -- Prestasi membanggakan kembali di raih Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) di ajang nasional. Kali ini Kabupaten Inhu masuk sebagai salah satu nominasi penerima penghargaan Air Minum dan Penyehatan Lingkungan (AMPL) Award 2015 bidang sanitasi yang di selenggarakan Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas). Selanjutnya…
-
Kamis, 29 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Massa Minta Pelaku Pembakar Lahan Disampaikan Kepublik
SIAK -- Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh sejumlah massa yang tergabung idalam gerakan massa penduli Kabupaten Siak (GMPKS), Kamis 29 Oktober 2015 meminta kepada pihak yang berwenang untuk menyampaikan kepada publik pelaku pembakar lahan sudah ditangkap. …



