• Dr H Firdaus ST MT

PEKANBARU -- Tidak sesuai dengan ajaran agama Islam dan budaya ketimuran. Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melarang masyarakat kota Pekanbaru untuk merayakan Valentine Day.

Walikota Pekanbaru, Firdaus MT, Jumat 12 Februari 2016 menegaskan bahwa perayaan valentine atau hari berkasih sayang yang pada 14 Februari mendatang sangat tidak tepat untuk dirayakan umat Muslim.

"Terlebih lagi dengan melakukan kegiatan menyimpang seperti menggunakan minuman keras dan segala bentuk negatif lainnya,"tegas Walikota.

Menurut Walikota, banyak yang salah kaprah tentang valentine day. Dimana asal mula hari berkasih sayang atau valentine day, sebenarnya muncul karena adanya pastor yang pada saat itu menentang pemerintahan romawi dan melakukan protes terhadap gereja.

"Seharusnya masyarakat itu wajib mengetahui dulu sejarah tentang valentine day. Jangan hanya ikut-ikutan budaya barat.  Sehingga tidak terjebak dalam hal yang tidak patut. Sebagai seorang muslim perlu menyadari bahwa cinta adalah fitrah dalam diri setiap seseorang hamba. Hal ini sesuai dengan petunjuk Islam yang jelas tentang hal itu.  Jadi Valentine Day ini bukan termasuk fitrah," terangnya.

Firdaus menambahkan, perayaan Valentine day ini merupakan produk agama lain dan memiliki tujuan tertentu.Oleh karena itu, dalam mewujudkan Kota Pekanbaru madani perayaan seperti tidak patut untuk dirayakan.

"Kalau ada sebagian kaum Muslimin yang merayakannya, ada kemungkinan karena ketidak tahuannya dan mengikuti ajaran agama lain sedikit demi sedikit,"tutupnya.**(saf)