DPD RI Akui UMKM Masih Kesulitan Dapatkan Modal
Selasa, 02 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
PEKANBARU -- Dikarenakan kesulitan dalam memperoleh modal, menyebabkan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia pada umumnya, masih sulit untuk berkembang.
Hal ini disampaikan Wakil Ketua Komite IV DPD RI A Budiono, Selasa 2 Februari 2016 saat melakukan kunjungan ke Pemprov Riau. Karena itu katanya, perlu ada perimbangan UMKM dalam hal akses pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR).
"Permasalahan yang melilit pelaku UMKM ini dari berbagai kunjungan yang kita lakukan, persoalannya itu selalu sama, yakni kesulitan dalam memperoleh pinjaman," kata Budiono.
Padahal, kata Budiono, permodalan sangat penting untuk memberikan pondasi kuat kepada UMKM, untuk tetap bertahan. Dengan tujuan, agar masalah permodalan ini bisa diminimalisir.
"Persoalan lainnya yang dihadapi mereka adalah terkait sulitnya mengurus legalitas usahanya. Ini, tentu menjadi catatan pentingbagi pemerintah,"pungkasnya.
Dia juga tidak menampik, jika pemerintah daerah belum bisa memberikan perlindungan terhadap UMKM, terkait bermunculannya supermarket atau pasar modern. Sebab, hal ini akan mengganggu keberadaan UMKM di tengah masyarakat.
Dalam pertemuan itu juga hadir, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman, Anggota DPD RI asal Riau H Gafar Usman, perwakilan OJK, Bank Indonesia dan sejumlah pimpinan SKPD terkait.**(mad)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Pengesahan APBD-P 2015 Pekanbaru Ditargetkan 25 September
Gaungriau.com -- 17 Ranperda yang merupakan Prolegda Pemerintah kota (Pemko) untuk dibahas di DPRD Pekanbaru, sudah resmi ditetapkan sejak beberapa bulan lalu. Namun hingga pekan ketiga September ini, dari 17 Prolegda tersebut, belum ada satu pun yang disahkan. Termasuk Ranperda APBD-P 2015. Ranperda APBD-P 2015 ini,…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kabut Asap
Jual Beli Masyarakat Turun 40 Persen
Gaungriau.com -- Akibat bencana kabut asap yang sudah hampir satu bulan ini melanda Kota Pekanbaru dan mengakibatkan penurunan jual beli masyarat dipasar-pasar tradisional. Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pekanbaru, Mas Irba Sulaiman mengatakan bahwa kabut asap yang terjadi beberapa minggu belakangan ini mengakibatkan…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Bencana Asap
Nelayan Bengkalis tak Melaut
Gaungriau.com -- Dampak kabut asap semakin tebal yang melanda Kabupaten Bengkalis beberapa akhir pekan ini, khususnya di perairan selat Bengkalis membuat para nelayan pendapatan ikan mengalami kerugian besar. Salah seorang Nelayan Bengkalis, Zainal (40) warga Pambang Pesisir Kecamatan Bantan, kabupaten Bengkalis. Ia mengatakan, kerugian besar nelayan…





