JAKARTA -- Anggota komisi III DPR RI dari pemilihan Riau Mukhniarti “Eti” Basko (54)  meninggal dunia pada Kamis 28 Januari 2016 sekira pukul 08.10 di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) setelah menderita penyakit kanker Rahim (komplikasi dalam).

“Almarhumah menderita kanker rahim. Setelah sempat dirawat di RS Siloam Semanggi, lalu dilarikan ke RSPAD dua pekan lalu, hingga tutup usia Kamis pagi tadi, “ ujar Rina, Tenaga Ahli almarhumah Mukhniarti Basko di gedung DPR Jakarta, Kamis 28 Januari 2016.

“Eti” Basko demikian biasa disapa, istri dari pebisnis media di Riau, Sumbar dan Kepri, Basrizal Koto- merupakan satu-satunya legislator dari Fraksi Partai Demokrat Riau yang menjadi wakil Riau di komisi hukum DPR setelah menjadi anggota PAW menggantikan (alm) Sutan Sukarnotomo, pada Februari  setahun silam.

Sebelum diterbangkan ke Pekanbaru, Eti Basko, disemayamkan ke rumah gedung Grha Sabha jam 11.00 wib dan disholatkan di Mesjid Baitturahman Kompleks DPR/MPR/DPD RI, Senayan, Jakarta Pusat.

Hadir saat pemberikan penghormatan terakhir diantaranya  Ketum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dengan istrinya Ani Yudhoyono, Ketua DPR Ade Komaruddin, Wakil Ketua DPR Agus Hermanto, Ketua Fraksi PD DPR Edhie Baskoro Yudhoyono, Wakil Ketua Komisi III Trimedya Panjaitan, Wakil Ketua BKSAP yang juga Wakil Ketua Umum PD Nurhayati Ali Assegaf, Sekretaris FPD DPR Didiek Mukrianto, Sekjen DPR Winantuningtyastiti Swasanani dan Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan serta keluarga almarhumah.

Dalam sambutannya, didampingi Wakil Ketua DPR Agus Hermanto yang bertindak sebagai pemimpin upacara mengucapkan duka yang mendalam atas wafatnya almarhum. Semasa hidupnya, almarhum merupakan sosok putra bangsa berdedikasi tinggi kepada negara dan  kader partai yang sangat loyal.

“Bahkan disaat sakit pun, almarhumah tetap berusaha mengetahui  jadwal rapat dan berusaha mengikutinya jika mampu. Sebagai wakil rakyat, semangat juang untuk mengabdinya luar biasa Bu Mukhniarti,” ujar Agus Hermanto.

Oleh karena itu atas nama Anggota dan Setjen DPR RI, Agus mengucapkan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya, semoga almarhum diterima segala amal ibadahnya, diberikan tempat yang terbaik disisi Allah SWT. Kepada keluarga yang ditinggalkan tak lupa Agus berharap untuk mengikhlaskan kepergian almarhum, karena pastinya semua insan di dunia ini pun akan kembali ke hadapan NYA.

Wanita kelahiran Pariaman, Sumatera Barat, 13 September 1961 dikenal kerabat dan berbagai kalangan pernah menjadi Komisaris Utama di PT. Inti Kharisma Mandiri, Dirut untuk PT. Cerya Zico Utama, dan Komisaris PT. Riau Agro Mandiri.  Riwayat pendidikan almarhumah berasal dari SMEAN 1 Padang (1978) dan kemudian melanjutkan ke Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Persada Bunda,Pekanbaru, Riau (2009).

Sebelum menjadi wakil rakyat di Senayan, Mukhniarti Basko merupakan anggota DPRD provinsi Riau periode 2009-2014. Mukhniarti Basko  menjadi anggota DPR PAW, karena pada Pemilu Legislatif 2014 lalu di  daerah pemilihan Riau I, menduduki peringkat kedua suara terbanyak dengan raihan 27.060 suara di bawah 31.286 suara milik almarhum Sutan Sukarnotomo.  Urutan ketiga dan keempat suara terbanyak ditempati oleh Sayed Abubakar (14.713) dan Lenny Julianty.

Dengan demikian calon anggota DPR PAW almarhumah Eti Basko adalah pemilik suara terbanyak pada Pemilu Legislatif 2014 lalu yakni Sayed Abubakar.

Almarhumah duduk sebagai Anggota DPR RI setelah dilakukan Pergantian Antar Waktu (PAW), Sutan Sukarnotomo yang meninggal pada 25 Oktober 2014 lalu. Almarhum kemudian dilantik sebagai Anggota DPR RI pada Februari 2015.

Setelah era  Hj.Azlaini Agus menjadi legislator Riau membidangi masalah hukum pada periode 2004-2009, belum ada lagi wakil rakyat perempuan dari dapil Riau yang konsisten memperjuangkan hukum di Senayan. Pada masa 2009-2014 sebanyak 11 wakil rakyat dari Riau di Senayan, tak satupun berada di komisi III. 

Baru pada masa 2014-2019,  bersama Marsiaman Saragih (PDI Perjuangan), kembali ada wakil rakyat perempuan menggantikan Hj Azlaini Agus yang duduk di komisi hukum DPR. Sayang menginjak setahun menduduki kursi di Senayan, Mukhniarti Basko keburu dipanggil Allah SWT. Selamat jalan Mukhniarti Basko… Semoga tenang di sisi Nya.**(bam)